
Transaction ID (TXID), yang juga dikenal sebagai transaction hash, adalah nomor identifikasi unik yang diberikan pada transaksi tertentu di blockchain. Ini merupakan rangkaian alfanumerik khusus yang dapat diverifikasi dan tercatat di blockchain.
Setiap transaksi yang ditambahkan ke blockchain memperoleh TXID masing-masing. Pengidentifikasi ini dihasilkan dengan menerapkan fungsi hash pada data transaksi, termasuk alamat pengirim, alamat penerima, serta jumlah cryptocurrency yang dikirimkan.
Di sebagian besar blockchain, Anda dapat menelusuri transaksi apa pun di block explorer dengan mencari TXID-nya. Transaction ID sangat berguna untuk memverifikasi transaksi, mendapatkan detail transaksi, serta mengatasi masalah terkait transaksi.
Berikut adalah TXID dari transaksi Bitcoin pertama, yang dikirim Satoshi Nakamoto kepada Hal Finney:
F4184fc596403b9d638783cf57adfe4c75c605f6356fbc91338530e9831e9e16
Ini adalah TXID dari transaksi Bitcoin pizza yang legendaris:
Cca7507897abc89628f450e8b1e0c6fca4ec3f7b34cccf55f3f531c659ff4d79
Bitcoin menggunakan fungsi hash kriptografi SHA-256 (Secure Hash Algorithm 256-Bit) untuk menghasilkan TXID. Fungsi ini memproses data transaksi sebagai input dan menghasilkan hash 256-bit yang direpresentasikan dalam 64 karakter angka heksadesimal.
Anda dapat menemukan transaksi tersebut dengan menyalin TXID ke block explorer Bitcoin seperti blockchain.com atau blockchair.com.
TXID dapat diakses melalui blockchain explorer, di mana seluruh detail transaksi terkait dapat dilihat secara publik. Artinya, siapa saja dapat memperoleh informasi terkait transaksi atau alamat tertentu. Walaupun identitas pengirim atau penerima tidak langsung terlihat, informasi tersebut bisa saja diidentifikasi melalui metode lain.
Saat Anda menarik cryptocurrency dari centralized exchange (CEX), platform akan menampilkan TXID dari transaksi penarikan Anda. Pada exchange besar, informasi ini dapat ditemukan di riwayat transaksi Anda. Dengan mengklik TXID untuk penarikan tertentu, Anda akan diarahkan ke transaksi terkait di block explorer blockchain.
Jika Anda tidak sengaja mengirim dana ke alamat atau blockchain yang salah, TXID di riwayat penarikan sangat penting untuk memverifikasi apakah dana Anda dapat dipulihkan. Namun, pemulihan tidak selalu dapat dijamin. Disarankan untuk menghubungi tim customer support dari platform tujuan transfer untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Transaction ID (TXID) adalah pengidentifikasi unik untuk transaksi blockchain. TXID digunakan untuk melacak dan memverifikasi keberadaan serta status transaksi di jaringan, sekaligus menjadi kode referensi saat mengonfirmasi detail transaksi.
Temukan TXID di riwayat transaksi wallet Anda. Gunakan blockchain explorer seperti Blockchain.com atau Etherscan.io. Masukkan TXID untuk melihat detail transaksi, termasuk jumlah, tanggal, alamat, dan status konfirmasi.
TXID adalah pengidentifikasi unik untuk satu transaksi tertentu, sedangkan wallet address mengidentifikasi pengirim atau penerima dana. TXID menelusuri transaksi, sementara wallet address mengidentifikasi pengguna.
Jika transaksi Anda sudah memiliki TXID, berarti transaksi telah disiarkan ke jaringan namun masih menunggu konfirmasi. Konfirmasi membutuhkan waktu karena jaringan memproses blok. Kepadatan jaringan atau biaya gas rendah dapat memperlambat proses konfirmasi. Silakan tunggu hingga jumlah konfirmasi blok yang dibutuhkan pada blockchain Anda tercapai.
Gunakan blockchain explorer untuk mencari TXID. Jika muncul di blockchain lengkap dengan detail transaksi, pengirim, penerima, dan jumlah, berarti TXID tersebut valid dan asli. Jika tidak ditemukan, TXID tersebut tidak valid atau palsu.











