dalam posisi untung di luar posisi rugi

"In-the-money" (ITM) dan "out-of-the-money" (OTM) merupakan istilah dalam perdagangan opsi yang menjelaskan hubungan antara kontrak opsi dengan harga pasar terkini dari aset dasar. Opsi dinyatakan in-the-money jika pelaksanaannya memberikan nilai ekonomi secara langsung, sedangkan opsi disebut out-of-the-money jika pelaksanaannya tidak menghasilkan keuntungan. Kedua konsep ini memengaruhi premi opsi, risiko yang terkait, serta strategi dalam pemilihan strike price. Pemahaman terhadap ITM dan OTM sangat penting untuk penetapan harga, penempatan order, dan pengelolaan posisi secara tepat pada opsi BTC dan ETH di crypto exchange.
Abstrak
1.
Opsi in-the-money (ITM) memiliki nilai intrinsik di mana harga strike lebih menguntungkan dibandingkan harga pasar saat ini: opsi call dengan strike di bawah spot, opsi put dengan strike di atas spot.
2.
Opsi out-of-the-money (OTM) tidak memiliki nilai intrinsik, hanya nilai waktu, di mana harga strike tidak menguntungkan: opsi call dengan strike di atas spot, opsi put dengan strike di bawah spot.
3.
Opsi ITM memiliki premi lebih tinggi namun risiko lebih rendah, cocok untuk trader konservatif; opsi OTM memiliki premi lebih rendah namun leverage lebih tinggi, menarik bagi trader agresif.
4.
Di pasar opsi kripto, status ITM/OTM secara langsung memengaruhi penetapan harga opsi, pemilihan strategi trading, dan keputusan manajemen risiko.
dalam posisi untung di luar posisi rugi

Apa Itu In-the-Money (ITM) / Out-of-the-Money (OTM)?

In-the-money (ITM) dan out-of-the-money (OTM) adalah istilah yang menunjukkan status opsi terhadap harga pasar saat ini. Sebuah opsi dikategorikan ITM jika dapat langsung dieksekusi untuk menghasilkan keuntungan ekonomi; jika tidak, maka disebut OTM. Penanda ini memudahkan penentuan apakah suatu opsi memiliki nilai intrinsik saat ini.

Opsi memberikan hak, bukan kewajiban, untuk membeli atau menjual aset pada harga tertentu (harga strike) di masa depan. Dengan membandingkan harga strike dengan harga pasar aset dasar, Anda dapat langsung menilai apakah eksekusi opsi akan menghasilkan profit (ITM) atau tidak (OTM).

Status ITM atau OTM secara langsung memengaruhi premi—harga untuk memperoleh suatu opsi. Premi opsi terdiri dari dua elemen: nilai intrinsik dan nilai waktu. Opsi ITM memiliki nilai intrinsik, sedangkan OTM tidak, sehingga premi OTM terutama berasal dari nilai waktu.

Nilai intrinsik adalah potensi keuntungan instan jika opsi dieksekusi saat ini. Nilai waktu mencerminkan ekspektasi pasar terhadap pergerakan harga di masa depan dan dipengaruhi oleh volatilitas tersirat. Semakin dalam opsi berada pada posisi ITM, semakin besar nilai intrinsiknya. Semakin lama waktu hingga jatuh tempo dan semakin tinggi volatilitas yang diantisipasi, semakin besar nilai waktunya.

Cara Menentukan ITM/OTM untuk Opsi Call dan Put

Penentuan status ini sangat sederhana:

  • Opsi call ITM jika harga aset dasar di atas harga strike.
  • Opsi put ITM jika harga aset dasar di bawah harga strike.
  • Selain itu, keduanya OTM.

Langkah 1: Tentukan jenis opsi—call memberi hak beli di harga strike di masa depan; put memberi hak jual.

Langkah 2: Bandingkan harga—call ITM jika harga aset dasar melebihi strike; put ITM jika harga aset dasar di bawah strike.

Langkah 3: Perhatikan waktu jatuh tempo—semakin dekat jatuh tempo, semakin sulit opsi OTM menjadi ITM, dan nilai waktunya berkurang lebih cepat.

Cara Membandingkan ITM/OTM Berdasarkan Harga Strike dan Harga Aset Dasar

Fokus pada dua angka: harga strike dan harga pasar aset dasar saat ini. Perbandingan kedua nilai ini langsung menunjukkan apakah opsi ITM atau OTM.

Contoh: Jika ETH diperdagangkan di $2.000, call dengan strike $1.800 adalah ITM (bisa beli ETH di bawah harga pasar); call $2.200 adalah OTM. Sebaliknya, put option dengan strike $2.200 adalah ITM (bisa jual di atas harga pasar); di $1.800 menjadi OTM.

Contoh lain: Jika BTC di $40.000, call dengan strike $38.000 adalah ITM; $42.000 adalah OTM. Untuk put, $42.000 adalah ITM; $38.000 adalah OTM. Perbandingan ini memudahkan identifikasi status opsi.

Perbedaan ITM/OTM dan Nilai Intrinsik/Nilai Waktu

ITM/OTM menggambarkan status opsi; nilai intrinsik dan nilai waktu adalah komponen premi. Nilai intrinsik hanya ada pada opsi ITM dan merupakan keuntungan langsung dari eksekusi. Nilai waktu ada pada semua opsi dan mencerminkan potensi keuntungan di masa depan.

Menjelang jatuh tempo, nilai waktu menyusut—disebut “time decay”. Kenaikan volatilitas tersirat meningkatkan nilai waktu, dan opsi OTM sangat sensitif karena preminya hampir seluruhnya nilai waktu. Banyak pemula mengabaikan hal ini, sehingga harga OTM bisa cepat turun di pasar stabil.

Bagaimana ITM/OTM Digunakan di Pasar Kripto?

Di pasar kripto, status ITM/OTM membantu Anda memilih opsi sesuai strategi. Untuk hedging, trader cenderung memilih put ITM (mirip asuransi—biaya lebih tinggi, perlindungan lebih besar). Untuk spekulasi, call atau put OTM populer (biaya rendah, risiko/imbalan tinggi).

Misal, jika Anda memegang spot BTC dan khawatir harga turun, membeli put near-ITM bisa melindungi dari kerugian. Jika Anda bullish pada ETH dan siap menghadapi volatilitas, Anda dapat membeli call OTM dengan premi rendah dan peluang profit besar.

Cara Menentukan dan Trading Opsi ITM/OTM di Gate

Di platform trading opsi Gate, Anda dapat menggunakan daftar harga strike dan harga pasar terbaru untuk menilai status ITM/OTM sebelum transaksi.

Langkah 1: Pilih aset dasar dan tanggal jatuh tempo (misal, kontrak BTC atau ETH).

Langkah 2: Periksa harga strike—bandingkan dengan harga pasar terbaru. Untuk call, di atas pasar = ITM; untuk put, di bawah pasar = ITM.

Langkah 3: Konfirmasi order dan atur anggaran—kerugian maksimum saat membeli opsi adalah premi yang dibayarkan, gunakan ini untuk menentukan ukuran posisi.

Langkah 4: Pantau risiko—perhatikan volatilitas tersirat dan penurunan nilai waktu; hindari eksposur besar ke OTM mendekati jatuh tempo.

Tips Manajemen Risiko Opsi ITM/OTM

Opsi ITM dan OTM memiliki profil risiko berbeda. Opsi ITM lebih mahal namun harganya lebih stabil; OTM options lebih murah tapi bisa berakhir tanpa nilai dan sangat sensitif terhadap penurunan nilai waktu dan perubahan volatilitas.

Strategi manajemen risiko meliputi membatasi alokasi premi per transaksi; menggunakan put near-ITM untuk hedging; menetapkan aturan stop-loss yang jelas untuk trading spekulatif (misal keluar saat rugi mencapai persentase tertentu); dan berhati-hati dengan posisi OTM di pasar volatilitas rendah.

Kesalahpahaman Umum tentang ITM/OTM

Kesalahpahaman 1: Opsi ITM selalu lebih baik. Faktanya, harganya lebih mahal, leverage lebih kecil, dan harus disesuaikan dengan tujuan Anda.

Kesalahpahaman 2: Opsi OTM mudah memberikan keuntungan besar. Opsi OTM butuh pergerakan harga signifikan dalam waktu terbatas agar bernilai; jika tidak, preminya bisa cepat habis menjelang jatuh tempo.

Kesalahpahaman 3: Opsi ITM tidak bisa rugi sebelum jatuh tempo. Bahkan opsi ITM bisa turun harga karena time decay atau turunnya volatilitas—khususnya di pasar stabil.

Cara Cepat Mengenali dan Mengaplikasikan Status ITM/OTM

Intinya adalah membandingkan harga strike dengan harga aset dasar sesuai tipe opsi. Untuk hedging, prioritaskan put near-ITM; untuk spekulasi, opsi OTM lebih hemat modal namun berisiko tinggi terkena time decay dan potensi rugi total. Gabungkan penilaian ITM/OTM dengan waktu jatuh tempo dan analisis volatilitas tersirat demi pricing dan eksekusi order yang lebih efektif.

FAQ

Apa arti ITM, ATM, dan OTM, dan bagaimana cara cepat mengenalinya?

ITM (in-the-money), ATM (at-the-money), dan OTM (out-of-the-money) adalah istilah standar untuk tiga status opsi. Caranya sederhana: bandingkan harga strike dengan harga pasar—call ITM jika strike di bawah harga pasar; put ITM jika strike di atas harga pasar. Jika sama, ATM; jika tidak, OTM. Ingat metode ini untuk menilai status opsi secara cepat.

Mengapa opsi ITM dianggap lebih aman sementara OTM lebih berisiko?

Opsi ITM sudah mengandung nilai intrinsik dan dapat dieksekusi untuk profit langsung, sehingga relatif lebih aman. Opsi OTM tidak punya nilai intrinsik dan sepenuhnya bergantung pada nilai waktu serta pergerakan harga di masa depan—jika harga aset dasar tak bergerak sesuai harapan, nilainya bisa cepat hilang. Karena itu, pemula kerap memilih ITM untuk mengurangi risiko.

Mengapa satu opsi bisa berubah dari ITM ke OTM atau sebaliknya?

Status opsi berubah seiring pergerakan harga aset dasar secara real time. Jika harga Bitcoin naik, call OTM bisa menjadi ITM; jika turun, call ITM bisa jadi OTM. Perubahan status ini menuntut pemantauan harga pasar secara aktif dan penyesuaian strategi secara tepat waktu di platform Gate.

Apakah premi opsi ITM lebih mahal?

Ya—opsi ITM umumnya berharga lebih tinggi dari OTM karena mengandung nilai intrinsik dan waktu. OTM lebih murah tapi berisiko; butuh pergerakan harga signifikan agar menguntungkan. Di Gate, penting menyeimbangkan biaya dan risiko/imbalan saat memilih opsi.

Apa yang terjadi pada opsi ITM dan OTM saat mendekati jatuh tempo?

Menjelang jatuh tempo, nilai waktu menyusut pesat—opsi ITM mempertahankan nilai intrinsik dan mendekati selisih harga spot, sedangkan OTM kehilangan sisa nilai waktu dan bisa berakhir tanpa nilai. Memegang OTM mendekati jatuh tempo sangat berisiko jika harga aset dasar belum bergerak sesuai harapan—ini menegaskan pentingnya realisasi profit atau pemotongan rugi secara tepat waktu dalam trading opsi.

Sebuah “suka” sederhana bisa sangat berarti

Bagikan

Glosarium Terkait
APR
Annual Percentage Rate (APR) adalah tingkat hasil atau biaya tahunan yang dihitung sebagai bunga sederhana, tanpa memasukkan efek bunga berbunga. Label APR umumnya ditemukan pada produk tabungan di bursa, platform pinjaman DeFi, dan halaman staking. Dengan memahami APR, Anda dapat memperkirakan imbal hasil berdasarkan lama kepemilikan, membandingkan berbagai produk, serta mengetahui apakah bunga berbunga atau aturan lock-up diberlakukan.
FOMO
Fear of Missing Out (FOMO) adalah fenomena psikologis ketika seseorang merasa cemas akan tertinggal setelah melihat orang lain meraih keuntungan atau terjadi lonjakan tren pasar secara tiba-tiba, sehingga mendorong mereka untuk segera ikut berpartisipasi. Perilaku ini sering dijumpai dalam aktivitas trading kripto, Initial Exchange Offerings (IEO), minting NFT, dan klaim airdrop. FOMO dapat memicu kenaikan volume perdagangan dan volatilitas pasar, serta meningkatkan risiko kerugian. Pemahaman dan pengelolaan FOMO sangat penting bagi pemula agar terhindar dari pembelian impulsif saat harga naik dan penjualan panik saat pasar turun.
leverage
Leverage adalah praktik memanfaatkan sebagian kecil modal pribadi sebagai margin untuk memperbesar dana trading atau investasi Anda. Dengan demikian, Anda dapat mengambil posisi yang lebih besar meskipun modal awal terbatas. Di pasar kripto, leverage biasanya digunakan dalam perpetual contracts, leveraged tokens, dan DeFi collateralized lending. Leverage dapat meningkatkan efisiensi modal serta memperkuat strategi hedging, namun juga menimbulkan risiko seperti forced liquidation, funding rates, dan volatilitas harga yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko yang baik dan mekanisme stop-loss sangat penting saat menggunakan leverage.
APY
Annual Percentage Yield (APY) merupakan metrik yang mengannualisasi bunga majemuk, memungkinkan pengguna membandingkan hasil nyata dari berbagai produk. Tidak seperti APR yang hanya memperhitungkan bunga sederhana, APY memperhitungkan dampak reinvestasi bunga yang diperoleh ke saldo pokok. Dalam investasi Web3 dan kripto, APY sering dijumpai pada staking, lending, liquidity pool, serta halaman earn platform. Gate juga menampilkan hasil menggunakan APY. Untuk memahami APY, pengguna perlu mempertimbangkan baik frekuensi penggandaan maupun sumber penghasilan yang mendasarinya.
AMM
Automated Market Maker (AMM) merupakan mekanisme perdagangan on-chain yang memanfaatkan aturan yang telah ditetapkan untuk menentukan harga dan mengeksekusi transaksi. Pengguna menyetorkan dua atau lebih aset ke dalam pool likuiditas bersama, di mana harga akan menyesuaikan secara otomatis berdasarkan rasio aset yang ada di dalam pool tersebut. Biaya transaksi akan didistribusikan secara proporsional kepada penyedia likuiditas. Tidak seperti bursa tradisional, AMM tidak menggunakan order book; sebaliknya, partisipan arbitrase berperan menjaga harga pool tetap sejalan dengan harga pasar secara umum.

Artikel Terkait

Bagaimana Melakukan Penelitian Anda Sendiri (DYOR)?
Pemula

Bagaimana Melakukan Penelitian Anda Sendiri (DYOR)?

"Penelitian berarti Anda tidak tahu, tetapi bersedia mencari tahu." - Charles F. Kettering.
2022-11-21 08:14:39
Analisis Teknis adalah apa?
Pemula

Analisis Teknis adalah apa?

Belajar dari masa lalu - Untuk menjelajahi hukum pergerakan harga dan kode kekayaan di pasar yang selalu berubah.
2022-11-21 10:04:58
Top 10 Platform Perdagangan Koin Meme
Pemula

Top 10 Platform Perdagangan Koin Meme

Dalam panduan ini, kami akan menjelajahi rincian perdagangan koin meme, platform teratas yang dapat Anda gunakan untuk melakukan perdagangan, dan tips tentang melakukan penelitian.
2024-10-15 10:27:38