Beberapa minggu terakhir pasar altcoin cukup menarik—di satu sisi proyek-proyek ramai bikin gimmick, di sisi lain investor institusi diam-diam mulai masuk.
Apa yang terjadi dengan tren panas ini?
Datavault AI melakukan trik: meng-airdrop meme coin “mangkuk mimpi” ke pemegang saham, hasilnya harga saham DVLT langsung naik 4,91%. Sederhananya, ini cara pakai token buat tarik investor ritel, dan ternyata cukup ampuh. Di saat yang sama, Scilex menggelontorkan $150 juta buat beli Bitcoin dan investasi di Datavault, batas antara modal tradisional dan aset kripto makin kabur.
DeFi dan NFT mulai pulih
Total market cap NFT naik kembali ke $3,9 miliar (naik 12% minggu ini), total nilai meme coin melonjak ke $52 miliar. Tampaknya pasar mulai bangkit dari penurunan bulan lalu. Tapi NFT bluechip mulai terpolarisasi—CryptoPunks dan MAYC naik pesat, tapi BAYC masih turun.
Institusi mulai melirik
Canary XRP ETF baru diluncurkan langsung cetak volume trading $26 juta (dalam 30 menit), ini menandakan sikap institusi terhadap altcoin mulai berubah. Di saat bersamaan, proyek DeFi Mutuum Finance mengumpulkan pendanaan $18,7 juta, tokennya dari awal tahun $0,01 meroket jadi $0,025 (naik 250%), ini pengakuan nyata dari pasar.
Tapi apakah tren ini bisa bertahan?
Pertanyaan kuncinya: berapa banyak proyek yang benar-benar punya use case, dan berapa banyak yang cuma jualan konsep? Dari data sekarang, pasar masih galau antara “kegunaan” dan “sensasi”. Shiba Inu cetak rekor terendah ($0,000009771), membuktikan proyek jelek tetap akan ditinggal investor.
Pada akhirnya, cerita altcoin 2025 tetap tentang siapa yang bisa memadukan teknologi dengan aplikasi nyata secara paling erat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Altcoin 2025: Perebutan Antara Hype dan Aplikasi
Beberapa minggu terakhir pasar altcoin cukup menarik—di satu sisi proyek-proyek ramai bikin gimmick, di sisi lain investor institusi diam-diam mulai masuk.
Apa yang terjadi dengan tren panas ini?
Datavault AI melakukan trik: meng-airdrop meme coin “mangkuk mimpi” ke pemegang saham, hasilnya harga saham DVLT langsung naik 4,91%. Sederhananya, ini cara pakai token buat tarik investor ritel, dan ternyata cukup ampuh. Di saat yang sama, Scilex menggelontorkan $150 juta buat beli Bitcoin dan investasi di Datavault, batas antara modal tradisional dan aset kripto makin kabur.
DeFi dan NFT mulai pulih
Total market cap NFT naik kembali ke $3,9 miliar (naik 12% minggu ini), total nilai meme coin melonjak ke $52 miliar. Tampaknya pasar mulai bangkit dari penurunan bulan lalu. Tapi NFT bluechip mulai terpolarisasi—CryptoPunks dan MAYC naik pesat, tapi BAYC masih turun.
Institusi mulai melirik
Canary XRP ETF baru diluncurkan langsung cetak volume trading $26 juta (dalam 30 menit), ini menandakan sikap institusi terhadap altcoin mulai berubah. Di saat bersamaan, proyek DeFi Mutuum Finance mengumpulkan pendanaan $18,7 juta, tokennya dari awal tahun $0,01 meroket jadi $0,025 (naik 250%), ini pengakuan nyata dari pasar.
Tapi apakah tren ini bisa bertahan?
Pertanyaan kuncinya: berapa banyak proyek yang benar-benar punya use case, dan berapa banyak yang cuma jualan konsep? Dari data sekarang, pasar masih galau antara “kegunaan” dan “sensasi”. Shiba Inu cetak rekor terendah ($0,000009771), membuktikan proyek jelek tetap akan ditinggal investor.
Pada akhirnya, cerita altcoin 2025 tetap tentang siapa yang bisa memadukan teknologi dengan aplikasi nyata secara paling erat.