Inilah kenyataannya: membangun dengan sistem terpusat jauh lebih sederhana, tetapi membuat jaringan desentralisasi benar-benar berfungsi? Di situlah tantangannya.
Ambil FABRIC sebagai contoh. Ketika robot atau sistem otonom beroperasi bersama dalam lingkungan yang sama, mereka tidak bisa hanya bergantung pada satu server, satu otoritas pengendali, atau bergantung pada vendor tertentu. Itulah masalah utama yang diselesaikan oleh FABRIC.
Apa yang dibawa FABRIC ke meja cukup sederhana tetapi kuat. Pertama, identitas yang dapat diverifikasi—setiap peserta memiliki identitas yang aman secara kriptografi yang dapat dipercaya orang lain tanpa perlu perantara. Kedua, konteks bersama—semua node dapat mengakses dan memverifikasi informasi yang sama, menciptakan fondasi yang andal untuk koordinasi.
Hasilnya? Beberapa sistem independen dapat bekerja sama, membuat keputusan, dan menyinkronkan tanpa adanya titik kegagalan tunggal. Itulah inti dari desentralisasi, tetapi mewujudkannya secara teknis adalah bagian yang sulit.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
JustHereForAirdrops
· 14jam yang lalu
ngl Terpusat memang menyenangkan, tapi desentralisasi adalah masa depan... ngomong gampang, tapi melakukannya sulit banget
Lihat AsliBalas0
DaoResearcher
· 14jam yang lalu
Menurut whitepaper, mekanisme otentikasi FABRIC memang menyelesaikan masalah kepercayaan antar node, tetapi yang perlu diperhatikan adalah—apakah efisiensi konsensusnya dapat bertahan dalam skenario dengan tingkat konkurensi tinggi, tergantung pada data di chain.
---
Desentralisasi memang masa depan, tetapi kompleksitas implementasi teknologinya sering diremehkan, terutama bagian insentif yang tidak kompatibel.
---
cryptographic identity ini cukup bagus, tapi tetap harus ditanyakan—dalam kondisi di mana persentase node jahat melebihi 33%, apakah mekanisme ini benar-benar stabil?
---
Masalah single point of failure sudah teratasi, tapi biaya governance-nya bagaimana? Dari data voting proposal DAO, efisiensi pengambilan keputusan sistem semacam ini biasanya jauh di bawah sistem terpusat.
---
Saya mengerti poin yang ingin diselesaikan oleh FABRIC, tetapi keseimbangan permainan antar autonomous systems... sebenarnya cukup rapuh.
---
shared context terdengar indah, kenyataannya, apakah kamu sudah menghitung biaya sinkronisasi data antar node? Throughput akan terhambat.
Lihat AsliBalas0
ser_aped.eth
· 14jam yang lalu
ngl fabric ini terdengar cukup bagus, tetapi apakah benar-benar dapat menyelesaikan masalah titik tunggal kegagalan, rasanya masih tergantung pada apakah ekosistem dapat benar-benar berkembang secara luas
Inilah kenyataannya: membangun dengan sistem terpusat jauh lebih sederhana, tetapi membuat jaringan desentralisasi benar-benar berfungsi? Di situlah tantangannya.
Ambil FABRIC sebagai contoh. Ketika robot atau sistem otonom beroperasi bersama dalam lingkungan yang sama, mereka tidak bisa hanya bergantung pada satu server, satu otoritas pengendali, atau bergantung pada vendor tertentu. Itulah masalah utama yang diselesaikan oleh FABRIC.
Apa yang dibawa FABRIC ke meja cukup sederhana tetapi kuat. Pertama, identitas yang dapat diverifikasi—setiap peserta memiliki identitas yang aman secara kriptografi yang dapat dipercaya orang lain tanpa perlu perantara. Kedua, konteks bersama—semua node dapat mengakses dan memverifikasi informasi yang sama, menciptakan fondasi yang andal untuk koordinasi.
Hasilnya? Beberapa sistem independen dapat bekerja sama, membuat keputusan, dan menyinkronkan tanpa adanya titik kegagalan tunggal. Itulah inti dari desentralisasi, tetapi mewujudkannya secara teknis adalah bagian yang sulit.