Banyak orang mengejar keuntungan jangka pendek, tetapi akhirnya selalu tersandung. Sebenarnya prinsip investasi sangat sederhana, Duan Yongping sudah menjelaskannya dengan jelas.
Filosofi investasinya hanya memiliki satu logika inti: temukan perusahaan yang memiliki model bisnis yang unggul dan budaya perusahaan yang luar biasa, beli saat harganya masuk akal, lalu bersabar dan tahan, biarkan bunga majemuk bekerja untukmu.
Terdengar mudah, tetapi bagaimana dengan praktiknya? Kebanyakan orang terjebak di tiga hal ini.
**Pertama, tidak dapat menemukan perusahaan yang baik.** Bukan berarti perusahaan yang baik tidak ada, tetapi kamu harus benar-benar memahami apa yang dilakukan perusahaan tersebut—apa logika bisnisnya, di mana keunggulan kompetitifnya, dan apakah manajemen dapat dipercaya. Ini membutuhkan pemikiran dan penilaian mendalam, bukan sekadar membaca beberapa artikel analisis.
**Kedua, tidak sabar menunggu harga yang baik.** Kadang-kadang, bahkan perusahaan terbaik pun harganya bisa sangat tinggi. Bisa membeli saat harga masuk akal adalah ujian kesabaran dan rasionalitasmu. Banyak orang terjebak di sini—terus mengejar harga tinggi, akhirnya malah merugi.
**Ketiga, tidak mampu bertahan sampai akhir.** Setelah membeli, pasti akan ada fluktuasi dan godaan. Apakah kamu mampu bertahan selama 5 tahun, 10 tahun, bahkan lebih lama lagi? Kebanyakan orang tidak mampu menahan, dan hasilnya orang lain yang menikmati buah dari bunga majemuk.
Jadi, yang paling diuji dalam investasi sebenarnya bukan seberapa tajam penglihatanmu, tetapi apakah kamu memiliki kesabaran untuk menjadi investor jangka panjang yang sejati.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ZenZKPlayer
· 01-09 09:34
Benar sekali, tetapi bertahan terlalu sulit, saya sendiri sering tidak bisa menahan keinginan untuk membeli saat harga turun.
Lihat AsliBalas0
JustHodlIt
· 01-08 06:02
Mengatakan mudah, melakukan sulit, ya. Banyak orang di sekitar saya yang nasibnya adalah mengikuti kenaikan dan menjual saat jatuh
Lihat AsliBalas0
ApeWithNoFear
· 01-07 12:37
Singkatnya, harus sabar, kebanyakan orang sama sekali tidak tahan
Lihat AsliBalas0
DeFiChef
· 01-06 11:09
Sejujurnya, kesabaran ini benar-benar barang langka
Lihat AsliBalas0
NFT_Therapy_Group
· 01-06 11:08
Benar sekali, saya memang orang yang tidak sabar menunggu harga yang baik, setiap kali mengejar kenaikan harga dan terjebak, benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
Anon4461
· 01-06 11:07
Benar sekali, tetapi sejujurnya, sebagian besar orang sama sekali tidak mampu melakukan ketiga hal ini
Lihat AsliBalas0
BottomMisser
· 01-06 11:02
Benar sekali, hanya kurang sabar saja.
Lihat AsliBalas0
MoonlightGamer
· 01-06 10:56
Benar sekali, saya memang tipe orang yang rugi karena membeli tinggi
Lihat AsliBalas0
BlockchainArchaeologist
· 01-06 10:54
Benar sekali, tapi kita semua tahu bahwa kebanyakan orang sama sekali tidak mampu melakukannya.
Lihat AsliBalas0
GasGasGasBro
· 01-06 10:45
Benar sekali, hanya saja tidak punya kesabaran itu, saudara-saudara
Banyak orang mengejar keuntungan jangka pendek, tetapi akhirnya selalu tersandung. Sebenarnya prinsip investasi sangat sederhana, Duan Yongping sudah menjelaskannya dengan jelas.
Filosofi investasinya hanya memiliki satu logika inti: temukan perusahaan yang memiliki model bisnis yang unggul dan budaya perusahaan yang luar biasa, beli saat harganya masuk akal, lalu bersabar dan tahan, biarkan bunga majemuk bekerja untukmu.
Terdengar mudah, tetapi bagaimana dengan praktiknya? Kebanyakan orang terjebak di tiga hal ini.
**Pertama, tidak dapat menemukan perusahaan yang baik.** Bukan berarti perusahaan yang baik tidak ada, tetapi kamu harus benar-benar memahami apa yang dilakukan perusahaan tersebut—apa logika bisnisnya, di mana keunggulan kompetitifnya, dan apakah manajemen dapat dipercaya. Ini membutuhkan pemikiran dan penilaian mendalam, bukan sekadar membaca beberapa artikel analisis.
**Kedua, tidak sabar menunggu harga yang baik.** Kadang-kadang, bahkan perusahaan terbaik pun harganya bisa sangat tinggi. Bisa membeli saat harga masuk akal adalah ujian kesabaran dan rasionalitasmu. Banyak orang terjebak di sini—terus mengejar harga tinggi, akhirnya malah merugi.
**Ketiga, tidak mampu bertahan sampai akhir.** Setelah membeli, pasti akan ada fluktuasi dan godaan. Apakah kamu mampu bertahan selama 5 tahun, 10 tahun, bahkan lebih lama lagi? Kebanyakan orang tidak mampu menahan, dan hasilnya orang lain yang menikmati buah dari bunga majemuk.
Jadi, yang paling diuji dalam investasi sebenarnya bukan seberapa tajam penglihatanmu, tetapi apakah kamu memiliki kesabaran untuk menjadi investor jangka panjang yang sejati.