Dalam perdagangan kontrak, inti dari persaingan bukanlah seberapa hebat analisis garis K-mu, melainkan apakah kamu mampu mengendalikan emosimu.



Sudah terlalu banyak pemula yang memulai trading kontrak dengan mimpi kekayaan dalam semalam, dan akhirnya mereka keluar dengan malu-malu. Tapi juga ada beberapa trader berpengalaman yang diam-diam konsisten mendapatkan keuntungan dari pasar setiap bulan. Situasi pasar yang sama, alat yang sama, mengapa perbedaannya begitu besar? Singkatnya, satu kata: disiplin.

Lalu, bagaimana trader yang mampu menghasilkan keuntungan secara stabil melakukannya? Mereka memiliki sistem tertentu, dan sebelum masuk posisi, mereka harus bertanya pada diri sendiri tiga hal: mengapa harus masuk, kapan harus keluar jika rugi, dan kapan harus keluar saat sudah mendapatkan keuntungan. Begitu saja. Mereka tidak serakah mengikuti setiap gelombang pasar, melainkan hanya bergerak saat mereka benar-benar memahami situasinya. Mereka tidak mengubah rencana hanya karena satu garis candlestick besar, dan mereka tidak panik karena berita mendadak.

Saya mengenal seorang teman yang sangat stabil dalam trading-nya: caranya sangat sederhana, maksimal menggunakan 10% dari total dana saat membuka posisi. Setelah mendapatkan keuntungan, dia akan menarik kembali modalnya dulu, biarkan keuntungan berjalan sendiri. Dia sendiri bilang, "Saya bukan untuk berjudi, saya untuk berbisnis." Kedengarannya klise, tapi ini adalah logika para raja investasi tradisional—pertama, jaga modal, jangan berharap menggandakan dengan cepat.

Sebaliknya, mereka yang selalu rugi? Mereka dipimpin oleh emosi. Takut kehilangan momentum, mereka mengejar kenaikan harga, enggan mengakui kerugian, dan terus bertahan. Saat pasar sedang bagus, mereka ingin all in, dan begitu ada gejolak kecil, mereka langsung panik. Operasi roller coaster seperti ini akhirnya hanya bisa menunggu waktu untuk kalah.

Sebenarnya, kunci kemenangan dalam kontrak tidak pernah terletak pada aspek teknikal atau fundamental, melainkan pada mental dan tingkat disiplin diri. Pilihan ada di tanganmu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeLovervip
· 01-11 09:32
Mengatakannya terlalu luar biasa, disiplin terdengar sederhana, tetapi sangat sedikit orang yang benar-benar bisa melakukannya.
Lihat AsliBalas0
FlashLoanLordvip
· 01-08 17:20
Benar sekali, harus bisa mengendalikan diri, jangan sembarangan bertindak, begitu mengejar kenaikan harga langsung hilang
Lihat AsliBalas0
MoodFollowsPricevip
· 01-08 14:52
Benar sekali, saya memang tipe orang yang dipimpin oleh emosi, melihat orang lain dengan stabil menghasilkan uang benar-benar membuat iri.
Lihat AsliBalas0
SignatureCollectorvip
· 01-08 14:45
Benar, saya telah melihat terlalu banyak orang yang belajar analisis teknikal dengan sangat mahir, tetapi akhirnya gagal karena mental. Tahun lalu saya mengenal seorang teman, dia setiap hari melihat MACD dan moving average, hasilnya? Tiga bulan berturut-turut mengalami margin call. Memang benar, disiplin adalah kuncinya. Tapi jujur saja, hal ini jauh lebih sulit daripada belajar teknik.
Lihat AsliBalas0
IronHeadMinervip
· 01-08 14:38
Benar sekali, teman-teman saya yang mengalami margin call semuanya kalah karena emosi, sedangkan teknik dan lain-lain justru menjadi hal yang sekunder.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)