Interpol dalam kasus penggerebekan aset kripto senilai 2,6 miliar dolar AS di Afrika menarik perhatian. Selanjutnya, Tether mengumumkan kerjasama dengan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC), secara bersama-sama mendorong pembangunan sistem pencegahan kejahatan mata uang kripto.
Langkah ini menandai kolaborasi mendalam antara pemimpin stablecoin dan lembaga penegak hukum internasional. Kedua belah pihak akan mengembangkan alat pemantauan, mekanisme berbagi informasi, serta standar pelacakan dana kejahatan. Para profesional industri menunjukkan bahwa langkah ini merupakan dorongan terhadap disiplin pasar sendiri dan juga mencerminkan bahwa industri kripto semakin cepat mengadopsi kerangka pengawasan. Dalam konteks kejahatan lintas negara yang semakin kompleks, kombinasi transparansi di blockchain dan kolaborasi penegakan hukum sedang menjadi arah baru dalam pengembangan kepatuhan industri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ImaginaryWhale
· 23jam yang lalu
Eh, Tether ini agak menarik, aktif bekerja sama dengan lembaga penegak hukum, ini mau menegaskan posisi "infrastruktur stablecoin" nih
Tunggu, berbagi alat pemantauan itu hal yang baik, tapi apakah akan membuat semua data di chain menjadi transparan? Rasanya seperti memberi belenggu pada diri sendiri
Kasus besar sebesar 2,6 miliar dolar memang menggemparkan, tapi yang lebih saya penasaran adalah, setelah standar ini dibuat, bagaimana dengan koin kecil dan bursa kecil, apakah tekanan akan sepenuhnya mereka yang tanggung?
Tapi ngomong-ngomong, Tether berani tampil ke depan memang punya nyali, jauh lebih baik daripada bersembunyi di belakang dan diserang habis-habisan
Lihat AsliBalas0
MeltdownSurvivalist
· 01-10 17:17
2.6亿 ditangkap, Tether sekarang bekerja sama dengan PBB, sekarang tidak ada lagi privasi di blockchain
Lihat AsliBalas0
GasFeeDodger
· 01-09 21:03
Pengawasan telah datang, semua stablecoin harus patuh dan bekerja sama dengan baik
Lihat AsliBalas0
SignatureCollector
· 01-09 21:03
Hmm... Tether kali ini sepertinya ingin menyingkirkan label uang kotor, bekerja sama dengan PBB terdengar bagus, tapi berapa tahun sudah kita bicara tentang transparansi di blockchain?
Lihat AsliBalas0
LiquidationTherapist
· 01-09 20:57
Eh bukan... Apakah kali ini USDT benar-benar akan diawasi ketat?
Lihat AsliBalas0
SmartMoneyWallet
· 01-09 20:57
2.6 juta bisa diperiksa kapan saja, Tether benar-benar sangat kooperatif dengan regulator kali ini, mereka benar-benar memahami kecemasan retail investor.
Interpol dalam kasus penggerebekan aset kripto senilai 2,6 miliar dolar AS di Afrika menarik perhatian. Selanjutnya, Tether mengumumkan kerjasama dengan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC), secara bersama-sama mendorong pembangunan sistem pencegahan kejahatan mata uang kripto.
Langkah ini menandai kolaborasi mendalam antara pemimpin stablecoin dan lembaga penegak hukum internasional. Kedua belah pihak akan mengembangkan alat pemantauan, mekanisme berbagi informasi, serta standar pelacakan dana kejahatan. Para profesional industri menunjukkan bahwa langkah ini merupakan dorongan terhadap disiplin pasar sendiri dan juga mencerminkan bahwa industri kripto semakin cepat mengadopsi kerangka pengawasan. Dalam konteks kejahatan lintas negara yang semakin kompleks, kombinasi transparansi di blockchain dan kolaborasi penegakan hukum sedang menjadi arah baru dalam pengembangan kepatuhan industri.