Lihat fenomena menarik: selama lebih dari satu tahun terakhir, skala kepemilikan obligasi AS oleh suatu negara besar telah menyusut dengan cepat. Pada Oktober tahun lalu, mereka masih memegang 2410 miliar dolar AS, tetapi pada Oktober tahun ini hanya tersisa 190,7 miliar dolar. Ini bukan keputusan mendadak, melainkan pengurangan secara berkelanjutan.
Lalu, ke mana uangnya? Kemana alirannya? Data sangat menjelaskan masalah—pada periode yang sama, cadangan emas secara tenang meningkat menjadi sekitar 880 ton, cadangan devisa tetap stabil di sekitar 685 miliar dolar AS. Dengan kata lain, obligasi AS menyusut, emas bertambah. Logika apa yang mendasari ini? Patut dipikirkan oleh para pelaku pasar. Perubahan kecil dalam alokasi modal global, terkadang bisa dilihat dari data ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Lihat fenomena menarik: selama lebih dari satu tahun terakhir, skala kepemilikan obligasi AS oleh suatu negara besar telah menyusut dengan cepat. Pada Oktober tahun lalu, mereka masih memegang 2410 miliar dolar AS, tetapi pada Oktober tahun ini hanya tersisa 190,7 miliar dolar. Ini bukan keputusan mendadak, melainkan pengurangan secara berkelanjutan.
Lalu, ke mana uangnya? Kemana alirannya? Data sangat menjelaskan masalah—pada periode yang sama, cadangan emas secara tenang meningkat menjadi sekitar 880 ton, cadangan devisa tetap stabil di sekitar 685 miliar dolar AS. Dengan kata lain, obligasi AS menyusut, emas bertambah. Logika apa yang mendasari ini? Patut dipikirkan oleh para pelaku pasar. Perubahan kecil dalam alokasi modal global, terkadang bisa dilihat dari data ini.