Belakangan ini lembaga penegak hukum federal memulai penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve Powell, yang sebenarnya dipicu oleh ketegangan yang semakin dalam antara Trump dan Powell terkait kebijakan moneter.
Pemicu utama adalah proyek renovasi kantor pusat Federal Reserve di Washington yang menghabiskan biaya 2,5 miliar dolar AS. Proyek ini dimulai pada tahun 2022 dan direncanakan selesai pada tahun 2027, tetapi justru mengalami kelebihan biaya sebesar 700 juta dolar AS. Fokus penyelidikan adalah apakah Powell memberikan pernyataan palsu kepada Kongres mengenai kemewahan fasilitas proyek tersebut (seperti lift pribadi, restoran VIP, dan lain-lain).
Dari segi penempatan personel, Trump sudah mengincar pengganti Powell, dengan pilihan utama adalah penasihat ekonomi utamanya. Masa jabatan Powell sebagai ketua berakhir pada Mei tahun ini, meskipun statusnya sebagai anggota dewan masih bisa diperpanjang hingga 2028, tetapi prospeknya cukup tidak pasti.
Namun, jujur saja, penyelidikan semacam ini bukan yang pertama kali menimpa Trump — rantai bukti seringkali tidak cukup kuat, dan menuntut secara hukum tidaklah mudah.
Reaksi pasar sangat cepat. Begitu berita ini muncul, dolar AS melemah di pasar Asia, harga emas bahkan mencapai rekor tertinggi baru, dan indeks futures S&P 500 juga turun sekitar 0,3%. Fluktuasi ini menunjukkan bahwa para trader sedang menilai kembali ketidakpastian kebijakan Federal Reserve.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LiquidationAlert
· 01-15 04:33
又是这一套?私人电梯贵宾餐厅,这真是找茬的借口,实际就是权力斗争
Balas0
PessimisticLayer
· 01-14 21:17
Ini lagi-lagi permainan kekuasaan, lift pribadi pun bisa menjadi tuduhan... Federal Reserve semakin lama semakin seperti perusahaan
Ini lagi-lagi pola yang sama, lift pribadi layak untuk dipertunjukkan? Rasanya hanya sebagai alat politik saja
Lihat AsliBalas0
AirdropAnxiety
· 01-12 06:43
又来?Trump mengganti orang memang seperti ini, menggunakan pembengkakan biaya konstruksi sebagai alat. Yang penting, Powell sudah mengundurkan diri pada bulan Mei, apa gunanya penyelidikan ini jika ditunda...
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperer
· 01-12 06:39
Haha, datang lagi dengan gaya ini? Lift pribadi sudah dipasang, ini sedang membangun Federal Reserve atau hotel bintang lima?
Belakangan ini lembaga penegak hukum federal memulai penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve Powell, yang sebenarnya dipicu oleh ketegangan yang semakin dalam antara Trump dan Powell terkait kebijakan moneter.
Pemicu utama adalah proyek renovasi kantor pusat Federal Reserve di Washington yang menghabiskan biaya 2,5 miliar dolar AS. Proyek ini dimulai pada tahun 2022 dan direncanakan selesai pada tahun 2027, tetapi justru mengalami kelebihan biaya sebesar 700 juta dolar AS. Fokus penyelidikan adalah apakah Powell memberikan pernyataan palsu kepada Kongres mengenai kemewahan fasilitas proyek tersebut (seperti lift pribadi, restoran VIP, dan lain-lain).
Dari segi penempatan personel, Trump sudah mengincar pengganti Powell, dengan pilihan utama adalah penasihat ekonomi utamanya. Masa jabatan Powell sebagai ketua berakhir pada Mei tahun ini, meskipun statusnya sebagai anggota dewan masih bisa diperpanjang hingga 2028, tetapi prospeknya cukup tidak pasti.
Namun, jujur saja, penyelidikan semacam ini bukan yang pertama kali menimpa Trump — rantai bukti seringkali tidak cukup kuat, dan menuntut secara hukum tidaklah mudah.
Reaksi pasar sangat cepat. Begitu berita ini muncul, dolar AS melemah di pasar Asia, harga emas bahkan mencapai rekor tertinggi baru, dan indeks futures S&P 500 juga turun sekitar 0,3%. Fluktuasi ini menunjukkan bahwa para trader sedang menilai kembali ketidakpastian kebijakan Federal Reserve.