Belakangan ini mengamati dinamika media sosial dari eksekutif utama di bursa terkemuka, menemukan sebuah perubahan menarik.
Cara mereka menyampaikan pesan secara diam-diam berubah. Tidak lagi terburu-buru membuktikan seberapa pintar mereka, seberapa benar keputusan mereka, malah sering mengingatkan orang untuk tidak terjebak, tidak ikut-ikutan, dan tidak dibawa oleh emosi. Ini sangat berbeda dari gaya mereka di masa lalu.
**Serangan Dahulu**
Saat itu, narasi mereka sangat langsung: membahas efisiensi, bersaing dalam produk, mengejar ekspansi skala, merebut pasar global. Masalah inti hanya satu—seberapa cepat bisa berjalan? Seluruh industri berlomba-lomba dalam kecepatan dan ambisi.
**Irama Sekarang**
Sekarang? Kata-kata yang sering muncul berubah menjadi: risiko, mentalitas, long-termism, ketidakpastian. Tidak memberi jawaban pasti seperti "beli ini pasti benar", melainkan menekankan satu makna tersembunyi—orang yang terburu-buru tidak akan mendapatkan uang.
**Mengapa Berubah? Satu kalimat: Sudah melihat terlalu banyak kegagalan**
Dalam sepuluh tahun terakhir, para pelaku ini menyaksikan begitu banyak "pedagang jenius"
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
0xSherlock
· 01-12 09:57
Haha, ini namanya belajar pamer setelah mengalami kerugian, budaya ganas di masa lalu sekarang sudah menjadi lelucon
Lihat AsliBalas0
PumpStrategist
· 01-12 06:56
Perubahan pola bicara ini, pada dasarnya adalah setelah risiko dilepaskan, mulai memanen hati para pemetik bawang orang lain saja
---
Menarik, dari "Saya paling hebat" ke "Jangan buru-buru", pola yang sudah terbentuk dan saatnya untuk keluar
---
Singkatnya, sudah kenyang, sekarang mulai menjadi mentor untuk memanen kecemasan orang lain, saya sendiri tidak tahu harus tertawa atau menangis
---
Bentuknya sudah terbentuk, eksekutif secara kolektif beralih ke nada konservatif, ini sendiri adalah sebuah sinyal
---
Seberapa cepat bisa lari, jangan buru-buru, yang penting mereka sudah cukup mendapatkan keuntungan, dari sudut pandang strategi probabilitas ini memang titik balik
---
Haha, sudah melihat terlalu banyak kegagalan sehingga mulai berpura-pura B站 tim jangka panjang? Bangun, itu saja trik lama memanen bawang
---
Indikator suasana pasar sudah mencapai puncaknya, kata-kata mereka sekarang benar-benar berlawanan dengan argumen tiga tahun lalu, celah logika ini cukup besar
---
Semakin konservatif pola bicara ini justru menunjukkan distribusi pemetik bawang sudah sangat terkonsentrasi, risiko ini harus dilepaskan
---
Pola pikir pemetik bawang yang khas adalah setelah mendengar kata-kata mereka ini, benar-benar percaya bisa memegang jangka panjang, lucu banget
Lihat AsliBalas0
LiquiditySurfer
· 01-12 06:56
Haha, singkatnya, orang yang pernah rugi mulai berpura-pura jujur, kan? Setelah bisnis stabil, siapa lagi yang mau bicara tentang risiko?
Lihat AsliBalas0
potentially_notable
· 01-12 06:46
哈,说得没错啊,见过太多爆仓的韭菜之后,再吹牛逼也没人信了。
---
Kebalikan ini sebenarnya adalah untuk membuka jalan bagi diri sendiri, rasa "Saya sudah memperingatkan kalian sejak dulu" itu.
---
Orang yang menyerah semua belajar mengatakan "long-termism", lucu.
---
Sebenarnya yang ingin saya katakan hanyalah satu hal—orang yang sudah mendapatkan uang semua diam.
---
Tak heran, karena terlalu banyak FUD, menghasilkan uang malah terlihat tidak profesional.
---
Sudah melihat semuanya, ternyata orang pintar akhirnya selalu mengulang-ulang membodohi orang lain agar tidak terburu-buru.
---
Tertawa sampai mati, ini disebut sudah cukup belajar dari pelajaran.
---
Jelas saja, ini tidak lain hanya ingin mempertahankan citra, sekaligus mengambil keuntungan dari gelombang yang lebih berhati-hati.
Belakangan ini mengamati dinamika media sosial dari eksekutif utama di bursa terkemuka, menemukan sebuah perubahan menarik.
Cara mereka menyampaikan pesan secara diam-diam berubah. Tidak lagi terburu-buru membuktikan seberapa pintar mereka, seberapa benar keputusan mereka, malah sering mengingatkan orang untuk tidak terjebak, tidak ikut-ikutan, dan tidak dibawa oleh emosi. Ini sangat berbeda dari gaya mereka di masa lalu.
**Serangan Dahulu**
Saat itu, narasi mereka sangat langsung: membahas efisiensi, bersaing dalam produk, mengejar ekspansi skala, merebut pasar global. Masalah inti hanya satu—seberapa cepat bisa berjalan? Seluruh industri berlomba-lomba dalam kecepatan dan ambisi.
**Irama Sekarang**
Sekarang? Kata-kata yang sering muncul berubah menjadi: risiko, mentalitas, long-termism, ketidakpastian. Tidak memberi jawaban pasti seperti "beli ini pasti benar", melainkan menekankan satu makna tersembunyi—orang yang terburu-buru tidak akan mendapatkan uang.
**Mengapa Berubah? Satu kalimat: Sudah melihat terlalu banyak kegagalan**
Dalam sepuluh tahun terakhir, para pelaku ini menyaksikan begitu banyak "pedagang jenius"