Perasaan pasar trader terpecah belah: Rebound BTC di akhir tahun menghadapi banyak hambatan
Berdasarkan pengamatan pasar terbaru, sejak peluncuran opsi ETF Bitcoin spot AS (IBIT) pada 19 November 2024, pergerakan BTC mengalami perubahan struktural. Saat ini, komunitas trader menunjukkan perbedaan pendapat yang jelas tentang arah pasar selanjutnya, di mana kubu bearish berpendapat bahwa Bitcoin terus melemah dan tidak ada momentum kenaikan yang signifikan selama sesi perdagangan AS.
Sebagian besar trader bersikap hati-hati terhadap kemungkinan terjadinya terobosan besar sebelum akhir tahun. Dari segi teknikal, grafik candlestick harian masih menunjukkan tren lemah, mengindikasikan tekanan kenaikan jangka pendek yang masih ada. Sentimen berhati-hati ini tercermin di seluruh komunitas trading berbahasa Inggris, di mana investor lebih memilih strategi menunggu dan melihat daripada melakukan pembelian aktif.
Perlu diperhatikan bahwa sekitar 6 Januari mungkin menjadi jendela volatilitas penting, dan pelaku pasar sedang memantau kinerja selama periode ini dengan seksama. Namun demikian, mayoritas trader masih meragukan apakah mereka dapat menembus kondisi saat ini. Secara keseluruhan, dalam jangka pendek, Bitcoin menghadapi tekanan dari dua aspek: performa teknikal yang lemah dan ekspektasi konservatif dari segi sentimen.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perasaan pasar trader terpecah belah: Rebound BTC di akhir tahun menghadapi banyak hambatan
Berdasarkan pengamatan pasar terbaru, sejak peluncuran opsi ETF Bitcoin spot AS (IBIT) pada 19 November 2024, pergerakan BTC mengalami perubahan struktural. Saat ini, komunitas trader menunjukkan perbedaan pendapat yang jelas tentang arah pasar selanjutnya, di mana kubu bearish berpendapat bahwa Bitcoin terus melemah dan tidak ada momentum kenaikan yang signifikan selama sesi perdagangan AS.
Sebagian besar trader bersikap hati-hati terhadap kemungkinan terjadinya terobosan besar sebelum akhir tahun. Dari segi teknikal, grafik candlestick harian masih menunjukkan tren lemah, mengindikasikan tekanan kenaikan jangka pendek yang masih ada. Sentimen berhati-hati ini tercermin di seluruh komunitas trading berbahasa Inggris, di mana investor lebih memilih strategi menunggu dan melihat daripada melakukan pembelian aktif.
Perlu diperhatikan bahwa sekitar 6 Januari mungkin menjadi jendela volatilitas penting, dan pelaku pasar sedang memantau kinerja selama periode ini dengan seksama. Namun demikian, mayoritas trader masih meragukan apakah mereka dapat menembus kondisi saat ini. Secara keseluruhan, dalam jangka pendek, Bitcoin menghadapi tekanan dari dua aspek: performa teknikal yang lemah dan ekspektasi konservatif dari segi sentimen.