Dalam satu minggu terakhir, pasar kripto menunjukkan fenomena divergensi yang menarik. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh CoinShares, aset digital secara keseluruhan mengalami aliran keluar bersih sebesar 1,94 miliar dolar AS minggu lalu, menandai gelombang pencairan dana terbesar ketiga sejak 2018. Namun di tengah lautan hijau ini, ada satu koin yang melawan tren dan mengalami kenaikan, menarik masuknya dana institusional dalam jumlah besar—itulah XRP.
Mengapa XRP Menjadi Tempat Perlindungan Dana?
Di tengah seluruh dana yang dicairkan dari dana cryptocurrency, XRP justru menjadi sorotan pasar dengan aliran masuk bersih sebesar 8,93 juta dolar AS. Ini bukan kebetulan, melainkan ada jejak yang dapat diikuti.
Berdasarkan pengamatan dari platform analisis blockchain Santiment, kekuatan utama yang mendorong perhatian terhadap XRP berasal dari peluncuran ETF (Exchange-Traded Fund) di bursa spot secara massif. ETF XRP pertama yang diterbitkan oleh Canary Capital berhasil meraih volume transaksi sebesar 58 juta dolar AS pada hari pertama peluncurannya, bahkan melampaui performa ETF Solana dari Bitwise yang sebelumnya diluncurkan. Selanjutnya, Bitwise Asset Management juga meluncurkan ETF XRP di pasar spot mereka sendiri.
Peluncuran ETF ini mengirimkan sinyal yang jelas: investor institusional utama mulai menganggap XRP sebagai opsi penting dalam portofolio altcoin. Langkah ini mencerminkan penilaian ulang pasar terhadap nilai jangka panjang XRP.
Perbandingan Aliran Dana di Tengah Penyesuaian Pasar
Sebaliknya, performa aset utama pasar tampak cukup suram. Bitcoin mengalami aliran keluar dana sebesar 1,27 miliar dolar AS dalam satu minggu terakhir, meskipun pada hari Jumat sempat rebound singkat dengan masuknya 225 juta dolar AS, namun akhirnya tidak mampu membalikkan tren negatif selama minggu tersebut.
Situasi Ethereum bahkan lebih parah. Minggu lalu, terjadi pencairan dana sebesar 589 juta dolar AS, yang mewakili 7,3% dari total aset kelolaan mereka. Jika melihat minggu sebelumnya, jumlah pencairan ETH bahkan mencapai 689 juta dolar AS. Tren keluar dana ini telah berlangsung selama beberapa minggu, menunjukkan sikap konservatif dari investor institusional terhadap Ethereum saat ini.
Menghitung data selama empat minggu terakhir, total aliran keluar aset digital mencapai 4,92 miliar dolar AS, menegaskan tekanan penyesuaian yang sedang dihadapi pasar dalam waktu dekat.
Logika Pasar di Balik Performa Harga
Dari data harga real-time, XRP saat ini diperdagangkan di angka 2,07 dolar AS, dengan penurunan 0,76% dalam 24 jam terakhir. Meskipun mengalami fluktuasi jangka pendek, kapitalisasi pasar sebesar 12,577 miliar dolar AS dan tren aliran dana yang terus berlanjut menunjukkan bahwa pasar tetap memiliki harapan terhadap prospek jangka panjangnya.
Berbeda dengan itu, Bitcoin tetap memegang posisi dominan di pasar selama penyesuaian ini, dengan kapitalisasi pasar sebesar 183,447 miliar dolar AS yang mencerminkan statusnya sebagai aset utama. Ethereum menempati posisi kedua dengan kapitalisasi pasar sebesar 38,069 miliar dolar AS.
Perubahan Logika Investasi Dana di Dana Cryptocurrency
Fenomena ini menyiratkan adanya perubahan halus dalam logika investasi pasar. Ketika aset pasar utama mengalami tekanan pencairan dana, beberapa dana kripto justru menemukan peluang yang kurang dihargai oleh pasar. Aliran dana masuk yang melawan tren XRP adalah manifestasi dari strategi alokasi yang selektif ini.
ETF sebagai jalur utama masuknya institusi semakin menegaskan pengakuan pasar terhadap aset tertentu. Hal ini menandai perkembangan ekosistem aset kripto secara keseluruhan, menunjukkan bahwa partisipan pasar semakin rasional dan profesional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa dana kripto tetap optimis terhadap XRP saat pasar utama melemah?
Dalam satu minggu terakhir, pasar kripto menunjukkan fenomena divergensi yang menarik. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh CoinShares, aset digital secara keseluruhan mengalami aliran keluar bersih sebesar 1,94 miliar dolar AS minggu lalu, menandai gelombang pencairan dana terbesar ketiga sejak 2018. Namun di tengah lautan hijau ini, ada satu koin yang melawan tren dan mengalami kenaikan, menarik masuknya dana institusional dalam jumlah besar—itulah XRP.
Mengapa XRP Menjadi Tempat Perlindungan Dana?
Di tengah seluruh dana yang dicairkan dari dana cryptocurrency, XRP justru menjadi sorotan pasar dengan aliran masuk bersih sebesar 8,93 juta dolar AS. Ini bukan kebetulan, melainkan ada jejak yang dapat diikuti.
Berdasarkan pengamatan dari platform analisis blockchain Santiment, kekuatan utama yang mendorong perhatian terhadap XRP berasal dari peluncuran ETF (Exchange-Traded Fund) di bursa spot secara massif. ETF XRP pertama yang diterbitkan oleh Canary Capital berhasil meraih volume transaksi sebesar 58 juta dolar AS pada hari pertama peluncurannya, bahkan melampaui performa ETF Solana dari Bitwise yang sebelumnya diluncurkan. Selanjutnya, Bitwise Asset Management juga meluncurkan ETF XRP di pasar spot mereka sendiri.
Peluncuran ETF ini mengirimkan sinyal yang jelas: investor institusional utama mulai menganggap XRP sebagai opsi penting dalam portofolio altcoin. Langkah ini mencerminkan penilaian ulang pasar terhadap nilai jangka panjang XRP.
Perbandingan Aliran Dana di Tengah Penyesuaian Pasar
Sebaliknya, performa aset utama pasar tampak cukup suram. Bitcoin mengalami aliran keluar dana sebesar 1,27 miliar dolar AS dalam satu minggu terakhir, meskipun pada hari Jumat sempat rebound singkat dengan masuknya 225 juta dolar AS, namun akhirnya tidak mampu membalikkan tren negatif selama minggu tersebut.
Situasi Ethereum bahkan lebih parah. Minggu lalu, terjadi pencairan dana sebesar 589 juta dolar AS, yang mewakili 7,3% dari total aset kelolaan mereka. Jika melihat minggu sebelumnya, jumlah pencairan ETH bahkan mencapai 689 juta dolar AS. Tren keluar dana ini telah berlangsung selama beberapa minggu, menunjukkan sikap konservatif dari investor institusional terhadap Ethereum saat ini.
Menghitung data selama empat minggu terakhir, total aliran keluar aset digital mencapai 4,92 miliar dolar AS, menegaskan tekanan penyesuaian yang sedang dihadapi pasar dalam waktu dekat.
Logika Pasar di Balik Performa Harga
Dari data harga real-time, XRP saat ini diperdagangkan di angka 2,07 dolar AS, dengan penurunan 0,76% dalam 24 jam terakhir. Meskipun mengalami fluktuasi jangka pendek, kapitalisasi pasar sebesar 12,577 miliar dolar AS dan tren aliran dana yang terus berlanjut menunjukkan bahwa pasar tetap memiliki harapan terhadap prospek jangka panjangnya.
Berbeda dengan itu, Bitcoin tetap memegang posisi dominan di pasar selama penyesuaian ini, dengan kapitalisasi pasar sebesar 183,447 miliar dolar AS yang mencerminkan statusnya sebagai aset utama. Ethereum menempati posisi kedua dengan kapitalisasi pasar sebesar 38,069 miliar dolar AS.
Perubahan Logika Investasi Dana di Dana Cryptocurrency
Fenomena ini menyiratkan adanya perubahan halus dalam logika investasi pasar. Ketika aset pasar utama mengalami tekanan pencairan dana, beberapa dana kripto justru menemukan peluang yang kurang dihargai oleh pasar. Aliran dana masuk yang melawan tren XRP adalah manifestasi dari strategi alokasi yang selektif ini.
ETF sebagai jalur utama masuknya institusi semakin menegaskan pengakuan pasar terhadap aset tertentu. Hal ini menandai perkembangan ekosistem aset kripto secara keseluruhan, menunjukkan bahwa partisipan pasar semakin rasional dan profesional.