Ketika Bitcoin mengalami penurunan dari posisi tertingginya baru-baru ini, pasar dipenuhi suasana pesimis. Analis ramai-ramai mengeluarkan pandangan bearish, menyatakan bahwa dasar sebenarnya baru akan muncul pada tahun 2026. Namun, trader Alessio Rastani menemukan peluang rebound yang diabaikan oleh kebanyakan orang dari sudut pandang teknikal.
Berdasarkan analisis grafik Rastani, pola penurunan ini telah muncul berkali-kali sebelumnya, dan data historis menunjukkan sekitar 75% kemungkinan akan diikuti dengan rebound yang signifikan. Banyak trader terbiasa menafsirkan pola ini sebagai sinyal bearish, tetapi Rastani berpendapat bahwa ini justru kesalahan persepsi dari pasar.
Indikator Sentimen Pasar dan Teknikal yang Berbeda
Saat ini, sentimen pasar Bitcoin menunjukkan ketakutan ekstrem. Berdasarkan data real-time, sentimen bearish mencapai 46.73%. Dalam kondisi emosi ekstrem ini, indikator teknikal menunjukkan tanda-tanda oversold yang jelas. Rastani menekankan bahwa ketidaksesuaian antara sentimen dan indikator teknikal ini sering kali menandakan adanya peluang pembalikan.
Dia juga menunjukkan bahwa tren setelah death cross memberi kita pesan penting: pergerakan harga lebih mampu menjelaskan situasi daripada siklus waktu. Hanya mengandalkan teori siklus pasar bearish dapat menyesatkan.
“Puncak Meledak” Belum Terjadi, Puncak Mungkin Belum Tertetapkan
Rastani mengemukakan pandangan kunci lainnya—Bitcoin mungkin belum membentuk ciri khas “puncak meledak” yang umum terjadi pada puncak pasar sebelumnya. Ini berarti bahwa posisi tertinggi yang baru saja dicapai mungkin bukan puncak sejati dari siklus ini. Dengan menggabungkan analisis korelasi kuat dengan pasar saham, dia percaya bahwa kemungkinan kelanjutan kenaikan sangat diremehkan.
Harga Bitcoin saat ini berada di sekitar $91.84K, pasar sedang dalam fase keraguan ekstrem. Tetapi dari pengalaman trading bertahun-tahun Rastani, ini adalah saat yang tepat bagi trader yang sabar untuk melakukan akumulasi posisi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Sinyal rebound Bitcoin muncul? Trader Rastani menunjukkan peluang rebound 75% yang diabaikan
Ketika Bitcoin mengalami penurunan dari posisi tertingginya baru-baru ini, pasar dipenuhi suasana pesimis. Analis ramai-ramai mengeluarkan pandangan bearish, menyatakan bahwa dasar sebenarnya baru akan muncul pada tahun 2026. Namun, trader Alessio Rastani menemukan peluang rebound yang diabaikan oleh kebanyakan orang dari sudut pandang teknikal.
Berdasarkan analisis grafik Rastani, pola penurunan ini telah muncul berkali-kali sebelumnya, dan data historis menunjukkan sekitar 75% kemungkinan akan diikuti dengan rebound yang signifikan. Banyak trader terbiasa menafsirkan pola ini sebagai sinyal bearish, tetapi Rastani berpendapat bahwa ini justru kesalahan persepsi dari pasar.
Indikator Sentimen Pasar dan Teknikal yang Berbeda
Saat ini, sentimen pasar Bitcoin menunjukkan ketakutan ekstrem. Berdasarkan data real-time, sentimen bearish mencapai 46.73%. Dalam kondisi emosi ekstrem ini, indikator teknikal menunjukkan tanda-tanda oversold yang jelas. Rastani menekankan bahwa ketidaksesuaian antara sentimen dan indikator teknikal ini sering kali menandakan adanya peluang pembalikan.
Dia juga menunjukkan bahwa tren setelah death cross memberi kita pesan penting: pergerakan harga lebih mampu menjelaskan situasi daripada siklus waktu. Hanya mengandalkan teori siklus pasar bearish dapat menyesatkan.
“Puncak Meledak” Belum Terjadi, Puncak Mungkin Belum Tertetapkan
Rastani mengemukakan pandangan kunci lainnya—Bitcoin mungkin belum membentuk ciri khas “puncak meledak” yang umum terjadi pada puncak pasar sebelumnya. Ini berarti bahwa posisi tertinggi yang baru saja dicapai mungkin bukan puncak sejati dari siklus ini. Dengan menggabungkan analisis korelasi kuat dengan pasar saham, dia percaya bahwa kemungkinan kelanjutan kenaikan sangat diremehkan.
Harga Bitcoin saat ini berada di sekitar $91.84K, pasar sedang dalam fase keraguan ekstrem. Tetapi dari pengalaman trading bertahun-tahun Rastani, ini adalah saat yang tepat bagi trader yang sabar untuk melakukan akumulasi posisi.