#密码资产动态追踪 Mengapa ada orang yang mengandalkan rolling posisi dalam satu siklus pasar bullish untuk menggandakan dana mereka, sementara sebagian besar trader masih berada di ambang likuidasi?
Saya rasa kuncinya hanya dua kata—**kognisi**.
Banyak orang pernah mendengar tentang strategi rolling posisi, tetapi sedikit yang benar-benar memahaminya. Ini bukan sekadar menambah posisi, melainkan sebuah filosofi manajemen dana yang lengkap. Hari ini saya akan paparkan beberapa pengalaman praktis saya.
**Fakta tentang rolling posisi: gunakan keuntungan sebagai peluru**
Rolling posisi terdengar sangat canggih, padahal logika intinya tidak rumit—kamu selalu menggunakan uang hasil keuntungan untuk memperbesar posisi, bukan menggunakan modal utama.
Bagaimana caranya? Misalnya kamu punya 100.000 rupiah untuk masuk pasar: - Langkah pertama, alokasikan 20% untuk membangun posisi, yaitu 20.000 rupiah. Ini adalah bantalan keamanan kamu. - Setelah harga naik 10%–20%, kamu sudah mendapatkan keuntungan floating. Saat ini jangan ragu, teruskan membeli dengan bagian keuntungan tersebut. Misalnya kamu mendapatkan 2.000 rupiah keuntungan, langsung tambah 2.000 rupiah ke posisi. - Lanjutkan logika ini—selama tren naik dan ada keuntungan, terus gunakan floating profit untuk rolling.
Apa manfaat dari cara ini? Begitu tren berbalik, modal utama kamu sebenarnya aman. Hanya keuntungan floating yang mengalami koreksi.
Mengapa sebagian besar orang gagal rolling posisi? Karena mereka berpikir sebaliknya—kerugian tetap harus ditambal, berusaha menurunkan biaya rata-rata. Strategi ini sangat berbahaya di pasar bearish, semakin ditambal semakin dalam kerugiannya.
**Rolling posisi tidak selalu bisa digunakan**
Di sini perlu dijelaskan satu hal—tidak semua kondisi pasar cocok dengan strategi ini. Kamu harus memenuhi beberapa syarat ini:
Pertama, **tren utama harus naik**. Bukan hanya rebound kecil, tetapi pola tren secara keseluruhan harus mengarah ke atas.
Kedua, **emosi pasar harus sedang panas**. Kamu harus bisa merasakan secara jelas bahwa pasar sedang bergairah, volume transaksi meningkat, dana baru terus masuk.
Ketiga, **mata uang kripto harus memiliki sifat follow-through**. Ada dana kuat yang mendorong, bukan sekadar pemain retail yang bermain sendiri.
Jika salah satu dari kondisi ini mulai longgar, kamu harus segera berhenti. Ini bukan soal serakah, tetapi soal menyelamatkan diri.
**Contoh nyata: bagaimana dari satu gelombang pasar bisa balik 3–5 kali lipat**
Pengalaman paling sukses saya adalah seperti ini:
Sebuah koin menembus level tertinggi historisnya, ada yang masuk dengan posisi 20%. Tidak terlalu banyak, hanya untuk uji coba.
Lalu harga naik 20% lagi. Dengan keuntungan yang sudah didapat sebelumnya, saya menambahkan dana baru sekitar 10% dari total posisi. Sekarang posisi menjadi 30%.
Kemudian, lagi-lagi ada kenaikan 30%. Saya terus rolling sesuai logika, menambah lagi sebagian. Sepanjang proses ini, posisi dari awal 20% secara bertahap meningkat mendekati 50% bahkan 60%.
Kapan harus keluar? Saat harga mulai menguat di level tinggi tetapi volume tidak bertambah, atau menembus garis MA 5 hari, itu sinyal—keluarkan semua.
Dengan strategi ini, modal awal bisa balik 3 sampai 5 kali lipat.
**Take profit lebih sulit daripada stop loss, tapi lebih penting**
Ada satu detail yang sangat krusial—banyak orang sangat berhati-hati saat menetapkan stop loss, tetapi sembarangan saat mengambil profit. Padahal seharusnya sebaliknya.
Metode saya adalah **menggeser stop profit**: setiap kali harga naik 10%, saya geser stop loss naik 5%. Dengan cara ini, kamu selalu melindungi keuntungan yang sudah didapat, sekaligus memberi ruang tren untuk terus berjalan.
Cara lain adalah **take profit bertahap**. Pada level resistance penting, jual sebagian posisi untuk mengamankan keuntungan. sisanya biarkan terus berjalan dalam tren, untuk memaksimalkan profit. Dengan begitu, kamu bisa ikut dalam gelombang kenaikan utama tanpa harus menutup semuanya karena serakah.
**Penutup**
Rolling posisi dan take profit yang dipadukan memang merupakan alat yang sangat efektif. Tapi syarat utamanya adalah kamu benar-benar memahami ritme pasar, mampu mengenali kapan harus masuk dan kapan harus berhenti.
Tidak semua orang cocok bermain seperti ini, karena membutuhkan mental yang kuat, pemantauan real-time, dan kemampuan pengambilan keputusan cepat. Tapi jika kamu bersedia meluangkan waktu untuk belajar, saat gelombang pasar berikutnya datang, kamu punya peluang untuk mendapatkan hasil yang berbeda secara kualitas dibanding yang lain.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
25 Suka
Hadiah
25
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirDropMissed
· 01-13 00:46
Sejujurnya, setelah melihat begitu banyak tutorial rollover, yang benar-benar menghasilkan uang semuanya diam saja
Pengertian ini memang menyentuh inti, tetapi kebanyakan orang tetap serakah sampai mati
Lihat AsliBalas0
BlockchainFries
· 01-12 12:47
Benar sekali, perbedaan kognisi adalah perbedaan kaya dan miskin
Perbedaan kognisi memang adalah perbedaan kaya dan miskin, sesederhana dan sekejam itu
Saya pernah bermain dengan strategi rolling posisi, yang utama adalah mindset
Yang paling ditakuti adalah mendapatkan keuntungan lalu ingin terus mendapatkan keuntungan, hasilnya langsung kembali ke nol dalam satu arah yang berlawanan
Orang ini menjelaskannya dengan detail, tapi saya rasa kebanyakan orang setelah membaca tetap akan mengalami kerugian di bagian take profit
Mengatur take profit secara bertahap sangat bagus, yaitu tidak serakah
Orang yang tahu cara melindungi keuntungan sementara, baru bisa benar-benar bertahan sampai putaran berikutnya
Lihat AsliBalas0
ProofOfNothing
· 01-12 07:30
Terlalu idealis, yang penting tetaplah pola pikirnya
Lihat AsliBalas0
GasFeeWhisperer
· 01-12 07:25
Dikatakan dengan baik, sebenarnya semuanya adalah strategi setelah kejadian
Berapa banyak yang benar-benar mampu memahami dengan tepat?
Lihat AsliBalas0
ChainWallflower
· 01-12 07:23
Tidak salah, hanya saja keserakahan menghancurkan segalanya
Lihat AsliBalas0
DevChive
· 01-12 07:23
Benar sekali, itu hanya perbedaan persepsi
Menggulung posisi terdengar sederhana, tetapi saat melakukannya memang membutuhkan mental yang kuat. Kebanyakan orang tetap disebabkan oleh keserakahan
Saya sudah mencoba strategi trailing stop, cukup hebat
Intinya jangan menambah posisi saat pasar sedang bearish, itu benar-benar seperti mengirimkan kepala ke orang lain
Menunggu gelombang pasar berikutnya, saya harus memikirkan kembali logika ini dengan baik
Lihat AsliBalas0
CommunityWorker
· 01-12 07:19
Rolling posisi terdengar canggih tetapi dalam praktiknya tetap mudah mengalami kerugian
---
Benar sekali, perbedaan pengetahuan memang besar, tetapi masalahnya adalah kebanyakan orang bahkan belum sempat mendapatkan peluang itu sudah terlebih dulu mengalami kerugian
---
Logika ini terdengar ideal, pasar sangat keras, sangat sedikit yang benar-benar bisa melaksanakan dengan baik
---
Intinya tetap pada kualitas mental, sudah terlalu banyak yang melihat keuntungan sedikit langsung kabur, kerugian sedikit langsung menambah posisi
---
Saya pernah mencoba stop profit bergerak, tetapi saat praktik sering kali tertarik keluar, mungkin karena pasar belum cukup dalam
---
Stop profit bertahap memang lebih andal, jauh lebih rasional daripada langsung all-in
---
Pasar bullish begitu bagus, mengapa masih ada yang memilih bangkrut? Pada akhirnya tetap nafsu yang menjadi penyebabnya
Lihat AsliBalas0
SudoRm-RfWallet/
· 01-12 07:16
Kata yang indah, tapi itu semua tergantung keberuntungan. Saya hanya ingin bertanya, berapa orang yang benar-benar bisa keluar tanpa serakah?
Lihat AsliBalas0
SolidityNewbie
· 01-12 07:11
Pada akhirnya, tetap harus bisa menjual. Orang yang bisa menjual akan mendapatkan keuntungan besar, sementara orang yang tidak bisa menjual akan mengalami kerugian besar.
#密码资产动态追踪 Mengapa ada orang yang mengandalkan rolling posisi dalam satu siklus pasar bullish untuk menggandakan dana mereka, sementara sebagian besar trader masih berada di ambang likuidasi?
Saya rasa kuncinya hanya dua kata—**kognisi**.
Banyak orang pernah mendengar tentang strategi rolling posisi, tetapi sedikit yang benar-benar memahaminya. Ini bukan sekadar menambah posisi, melainkan sebuah filosofi manajemen dana yang lengkap. Hari ini saya akan paparkan beberapa pengalaman praktis saya.
**Fakta tentang rolling posisi: gunakan keuntungan sebagai peluru**
Rolling posisi terdengar sangat canggih, padahal logika intinya tidak rumit—kamu selalu menggunakan uang hasil keuntungan untuk memperbesar posisi, bukan menggunakan modal utama.
Bagaimana caranya? Misalnya kamu punya 100.000 rupiah untuk masuk pasar:
- Langkah pertama, alokasikan 20% untuk membangun posisi, yaitu 20.000 rupiah. Ini adalah bantalan keamanan kamu.
- Setelah harga naik 10%–20%, kamu sudah mendapatkan keuntungan floating. Saat ini jangan ragu, teruskan membeli dengan bagian keuntungan tersebut. Misalnya kamu mendapatkan 2.000 rupiah keuntungan, langsung tambah 2.000 rupiah ke posisi.
- Lanjutkan logika ini—selama tren naik dan ada keuntungan, terus gunakan floating profit untuk rolling.
Apa manfaat dari cara ini? Begitu tren berbalik, modal utama kamu sebenarnya aman. Hanya keuntungan floating yang mengalami koreksi.
Mengapa sebagian besar orang gagal rolling posisi? Karena mereka berpikir sebaliknya—kerugian tetap harus ditambal, berusaha menurunkan biaya rata-rata. Strategi ini sangat berbahaya di pasar bearish, semakin ditambal semakin dalam kerugiannya.
**Rolling posisi tidak selalu bisa digunakan**
Di sini perlu dijelaskan satu hal—tidak semua kondisi pasar cocok dengan strategi ini. Kamu harus memenuhi beberapa syarat ini:
Pertama, **tren utama harus naik**. Bukan hanya rebound kecil, tetapi pola tren secara keseluruhan harus mengarah ke atas.
Kedua, **emosi pasar harus sedang panas**. Kamu harus bisa merasakan secara jelas bahwa pasar sedang bergairah, volume transaksi meningkat, dana baru terus masuk.
Ketiga, **mata uang kripto harus memiliki sifat follow-through**. Ada dana kuat yang mendorong, bukan sekadar pemain retail yang bermain sendiri.
Jika salah satu dari kondisi ini mulai longgar, kamu harus segera berhenti. Ini bukan soal serakah, tetapi soal menyelamatkan diri.
**Contoh nyata: bagaimana dari satu gelombang pasar bisa balik 3–5 kali lipat**
Pengalaman paling sukses saya adalah seperti ini:
Sebuah koin menembus level tertinggi historisnya, ada yang masuk dengan posisi 20%. Tidak terlalu banyak, hanya untuk uji coba.
Lalu harga naik 20% lagi. Dengan keuntungan yang sudah didapat sebelumnya, saya menambahkan dana baru sekitar 10% dari total posisi. Sekarang posisi menjadi 30%.
Kemudian, lagi-lagi ada kenaikan 30%. Saya terus rolling sesuai logika, menambah lagi sebagian. Sepanjang proses ini, posisi dari awal 20% secara bertahap meningkat mendekati 50% bahkan 60%.
Kapan harus keluar? Saat harga mulai menguat di level tinggi tetapi volume tidak bertambah, atau menembus garis MA 5 hari, itu sinyal—keluarkan semua.
Dengan strategi ini, modal awal bisa balik 3 sampai 5 kali lipat.
**Take profit lebih sulit daripada stop loss, tapi lebih penting**
Ada satu detail yang sangat krusial—banyak orang sangat berhati-hati saat menetapkan stop loss, tetapi sembarangan saat mengambil profit. Padahal seharusnya sebaliknya.
Metode saya adalah **menggeser stop profit**: setiap kali harga naik 10%, saya geser stop loss naik 5%. Dengan cara ini, kamu selalu melindungi keuntungan yang sudah didapat, sekaligus memberi ruang tren untuk terus berjalan.
Cara lain adalah **take profit bertahap**. Pada level resistance penting, jual sebagian posisi untuk mengamankan keuntungan. sisanya biarkan terus berjalan dalam tren, untuk memaksimalkan profit. Dengan begitu, kamu bisa ikut dalam gelombang kenaikan utama tanpa harus menutup semuanya karena serakah.
**Penutup**
Rolling posisi dan take profit yang dipadukan memang merupakan alat yang sangat efektif. Tapi syarat utamanya adalah kamu benar-benar memahami ritme pasar, mampu mengenali kapan harus masuk dan kapan harus berhenti.
Tidak semua orang cocok bermain seperti ini, karena membutuhkan mental yang kuat, pemantauan real-time, dan kemampuan pengambilan keputusan cepat. Tapi jika kamu bersedia meluangkan waktu untuk belajar, saat gelombang pasar berikutnya datang, kamu punya peluang untuk mendapatkan hasil yang berbeda secara kualitas dibanding yang lain.