Investor menarik diri dari saham Oracle - harga saham turun hampir 12% dalam perdagangan pra-pasar, saat terungkapnya rencana investasi agresif perusahaan dalam infrastruktur kecerdasan buatan.
## Hasil keuangan di bawah ekspektasi
Dalam kuartal terakhir, Oracle melaporkan pendapatan sebesar 16,1 miliar dolar. Meskipun ini meningkat 14% dibandingkan tahun sebelumnya, hasilnya mengecewakan pasar - para analis mengharapkan angka yang lebih tinggi. Perubahan dalam proyeksi menjadi sinyal bagi investor untuk berbalik arah.
## Investasi besar-besaran pada pusat data
Alasan utama penurunan harga saham adalah keputusan perusahaan untuk mengeluarkan dana tambahan sebesar 15 miliar dolar untuk pusat data. Pengeluaran ini bertujuan mendukung pengembangan aplikasi AI serta memenuhi permintaan yang meningkat dari perusahaan seperti OpenAI. Oracle juga menaikkan proyeksi capex untuk tahun fiskal berjalan hingga 40%, menetapkan target baru sebesar 50 miliar dolar.
## Peningkatan utang yang mengkhawatirkan analis
Strategi investasi agresif berdampak pada neraca perusahaan. Utang jangka panjang meningkat menjadi 99,9 miliar dolar, dan Morgan Stanley memperkirakan bahwa utang bersih Oracle dapat mencapai sekitar 290 miliar dolar pada tahun 2028. Investor bertanya-tanya apakah kewajiban keuangan tersebut akan berdampak pada profitabilitas dalam jangka pendek, terutama mengingat ketidakpastian di pasar teknologi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Investor menarik diri dari saham Oracle - harga saham turun hampir 12% dalam perdagangan pra-pasar, saat terungkapnya rencana investasi agresif perusahaan dalam infrastruktur kecerdasan buatan.
## Hasil keuangan di bawah ekspektasi
Dalam kuartal terakhir, Oracle melaporkan pendapatan sebesar 16,1 miliar dolar. Meskipun ini meningkat 14% dibandingkan tahun sebelumnya, hasilnya mengecewakan pasar - para analis mengharapkan angka yang lebih tinggi. Perubahan dalam proyeksi menjadi sinyal bagi investor untuk berbalik arah.
## Investasi besar-besaran pada pusat data
Alasan utama penurunan harga saham adalah keputusan perusahaan untuk mengeluarkan dana tambahan sebesar 15 miliar dolar untuk pusat data. Pengeluaran ini bertujuan mendukung pengembangan aplikasi AI serta memenuhi permintaan yang meningkat dari perusahaan seperti OpenAI. Oracle juga menaikkan proyeksi capex untuk tahun fiskal berjalan hingga 40%, menetapkan target baru sebesar 50 miliar dolar.
## Peningkatan utang yang mengkhawatirkan analis
Strategi investasi agresif berdampak pada neraca perusahaan. Utang jangka panjang meningkat menjadi 99,9 miliar dolar, dan Morgan Stanley memperkirakan bahwa utang bersih Oracle dapat mencapai sekitar 290 miliar dolar pada tahun 2028. Investor bertanya-tanya apakah kewajiban keuangan tersebut akan berdampak pada profitabilitas dalam jangka pendek, terutama mengingat ketidakpastian di pasar teknologi.