Serangan pinjaman kilat terus mengganggu ekosistem DeFi, dan rantai SEI telah menjadi korban terbaru. Namun, insiden keamanan terbaru pada kontrak Synnax mengungkapkan ancaman yang lebih bernuansa—terkadang kerentanan terbesar bukan terletak pada kode itu sendiri, tetapi pada bagaimana pengguna berinteraksi dengannya.
Rincian Serangan
Menurut temuan dari BlockSec Phalcon, seorang penyerang memanfaatkan mekanisme pinjaman kilat untuk mengeluarkan 1,96 juta token WSEI dari kontrak Synnax, yang bernilai sekitar @E5@240.000 dalam nilai dolar. Yang membuat insiden ini sangat mencolok adalah bahwa penyerang sama sekali tidak berniat untuk membayar kembali dana yang dipinjam, melaksanakan pengurasan modal secara penuh daripada serangan pinjaman kilat berbasis arbitrase yang biasa.
Pemicu Tak Terduga
Namun, cerita sebenarnya dimulai tiga blok sebelumnya. Sebuah alamat (0x9748…a714) secara tidak sengaja mentransfer sejumlah besar dana langsung ke kontrak melalui apa yang tampaknya merupakan kesalahan pengguna. Transaksi yang salah arah ini secara efektif memuat kontrak Synnax dengan modal yang diperlukan untuk melaksanakan serangan pinjaman kilat berikutnya. Insiden ini menyoroti pola kritis: kesalahan pengguna dapat menjadi pemicu serangan.
Rantai Serangan dan Wawasan Teknis
Eksploitasi dilakukan melalui dua transaksi utama (TX1 dan TX2), menunjukkan bagaimana penyerang menghubungkan operasi-operasi tersebut untuk memaksimalkan efisiensi pengambilan. Transaksi-transaksi ini berlangsung dalam urutan yang terkoordinasi sehingga menyisakan sedikit ruang untuk deteksi atau intervensi.
Implikasi Risiko Lebih Luas
Insiden rantai SEI ini mengingatkan bahwa keamanan DeFi tidak hanya bergantung pada audit kontrak pintar. Kesalahan operasi rantai—baik transfer dana yang tidak disengaja maupun pengaturan parameter yang tidak tepat—dapat menciptakan vektor serangan tak terduga yang mungkin terlewatkan dalam tinjauan keamanan. Seiring ekosistem berkembang, perlindungan terhadap kerentanan kode maupun kesalahan operasional menjadi sama pentingnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Hadiah
suka
1
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
dajuyiding
· 01-12 23:40
Duduklah dengan nyaman dan pegang dengan baik, kita akan segera lepas landas 🛫
SEI Chain Menghadapi Kerentanan Pinjaman Kilat: Pelanggaran Kontrak Synnax Membuka Vektor Serangan Baru
Serangan pinjaman kilat terus mengganggu ekosistem DeFi, dan rantai SEI telah menjadi korban terbaru. Namun, insiden keamanan terbaru pada kontrak Synnax mengungkapkan ancaman yang lebih bernuansa—terkadang kerentanan terbesar bukan terletak pada kode itu sendiri, tetapi pada bagaimana pengguna berinteraksi dengannya.
Rincian Serangan
Menurut temuan dari BlockSec Phalcon, seorang penyerang memanfaatkan mekanisme pinjaman kilat untuk mengeluarkan 1,96 juta token WSEI dari kontrak Synnax, yang bernilai sekitar @E5@240.000 dalam nilai dolar. Yang membuat insiden ini sangat mencolok adalah bahwa penyerang sama sekali tidak berniat untuk membayar kembali dana yang dipinjam, melaksanakan pengurasan modal secara penuh daripada serangan pinjaman kilat berbasis arbitrase yang biasa.
Pemicu Tak Terduga
Namun, cerita sebenarnya dimulai tiga blok sebelumnya. Sebuah alamat (0x9748…a714) secara tidak sengaja mentransfer sejumlah besar dana langsung ke kontrak melalui apa yang tampaknya merupakan kesalahan pengguna. Transaksi yang salah arah ini secara efektif memuat kontrak Synnax dengan modal yang diperlukan untuk melaksanakan serangan pinjaman kilat berikutnya. Insiden ini menyoroti pola kritis: kesalahan pengguna dapat menjadi pemicu serangan.
Rantai Serangan dan Wawasan Teknis
Eksploitasi dilakukan melalui dua transaksi utama (TX1 dan TX2), menunjukkan bagaimana penyerang menghubungkan operasi-operasi tersebut untuk memaksimalkan efisiensi pengambilan. Transaksi-transaksi ini berlangsung dalam urutan yang terkoordinasi sehingga menyisakan sedikit ruang untuk deteksi atau intervensi.
Implikasi Risiko Lebih Luas
Insiden rantai SEI ini mengingatkan bahwa keamanan DeFi tidak hanya bergantung pada audit kontrak pintar. Kesalahan operasi rantai—baik transfer dana yang tidak disengaja maupun pengaturan parameter yang tidak tepat—dapat menciptakan vektor serangan tak terduga yang mungkin terlewatkan dalam tinjauan keamanan. Seiring ekosistem berkembang, perlindungan terhadap kerentanan kode maupun kesalahan operasional menjadi sama pentingnya.