Selama pembicaraan bilateral, Menteri Keuangan Jepang dan Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyoroti kekhawatiran yang meningkat tentang pelemahan yen yang terus berlanjut. Mata uang ini sekarang mendekati level kritis di mana otoritas secara historis telah turun tangan untuk menstabilkan pasar.
Mengapa ini penting: Ketika mata uang utama menghadapi tekanan depresiasi, hal ini sering memicu volatilitas pasar yang lebih luas. Isyarat kekhawatiran dari pembuat kebijakan menunjukkan potensi intervensi yang mungkin akan datang—sebuah faktor yang tidak hanya mempengaruhi trader forex tetapi juga strategi alokasi aset di seluruh ekuitas, komoditas, dan aset alternatif.
Kelemahan yen juga mencerminkan perbedaan kebijakan moneter yang lebih luas antara AS dan Jepang. Saat bank sentral menavigasi dinamika inflasi dan pertumbuhan secara berbeda, investor harus memperhatikan bagaimana diskusi ini berkembang. Preseden sejarah menunjukkan bahwa manajemen mata uang yang terkoordinasi dapat menggerakkan pasar dengan cepat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHunterWang
· 01-16 00:15
Bank of Japan akan kembali bertindak? Kali ini yen benar-benar tidak mampu menguat... Hati-hati dengan Federal Reserve dan Bank of Japan yang melakukan intervensi terkoordinasi, saat itu harus memantau posisi secara ketat
Lihat AsliBalas0
quietly_staking
· 01-15 01:03
Bank of Japan akan kembali bertindak, apakah yen akan rebound kali ini?
Lihat AsliBalas0
NeverPresent
· 01-13 00:44
Kembali lagi, para bank sentral akan mulai saling berantem lagi, pasti Jepang di sana panik banget
Lihat AsliBalas0
WhaleMinion
· 01-13 00:30
Yen lagi mau runtuh lagi? Kok rasanya para birokrat ini selalu suka mengandalkan langkah mendadak...
---
Sekali lagi kebijakan moneter yang tidak sinkron, Federal Reserve dan Bank of Japan tidak sejalan.
---
Tunggu dan lihat apakah mereka akan bekerja sama melakukan intervensi, saat itu pasar akan kembali bergetar.
---
Astaga, jika benar-benar bertindak, emas spot pasti akan meledak, lalu bagaimana mengatur aset...
---
Rasanya Jepang kali ini agak lemah, mata uang yang begitu lemah ini juga menjadi beban bagi perdagangan ekspor.
---
Sekali lagi ada drama "kami sangat khawatir", tinggal menunggu siapa yang akan cepat tidak sabar.
Lihat AsliBalas0
NotSatoshi
· 01-13 00:22
Jepang akan kembali melakukan intervensi pasar, apakah kali ini benar-benar akan bertindak tegas?
Selama pembicaraan bilateral, Menteri Keuangan Jepang dan Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyoroti kekhawatiran yang meningkat tentang pelemahan yen yang terus berlanjut. Mata uang ini sekarang mendekati level kritis di mana otoritas secara historis telah turun tangan untuk menstabilkan pasar.
Mengapa ini penting: Ketika mata uang utama menghadapi tekanan depresiasi, hal ini sering memicu volatilitas pasar yang lebih luas. Isyarat kekhawatiran dari pembuat kebijakan menunjukkan potensi intervensi yang mungkin akan datang—sebuah faktor yang tidak hanya mempengaruhi trader forex tetapi juga strategi alokasi aset di seluruh ekuitas, komoditas, dan aset alternatif.
Kelemahan yen juga mencerminkan perbedaan kebijakan moneter yang lebih luas antara AS dan Jepang. Saat bank sentral menavigasi dinamika inflasi dan pertumbuhan secara berbeda, investor harus memperhatikan bagaimana diskusi ini berkembang. Preseden sejarah menunjukkan bahwa manajemen mata uang yang terkoordinasi dapat menggerakkan pasar dengan cepat.