Seorang perusahaan manajemen aset besar baru-baru ini mengemukakan sebuah ide menarik: tren Bitcoin kali ini mungkin berbeda dari sebelumnya.
Pemahaman konvensional cukup jelas — setiap kali Bitcoin mengalami halving, biasanya puncaknya terjadi sekitar 17 hingga 18 bulan kemudian. Pada 2017 seperti itu, dan juga pada 2021. Berdasarkan logika ini, mulai dari halving April 2024, pola yang sama seharusnya akan berulang.
Namun, lembaga ini berpendapat bahwa aturan mainnya telah berubah.
Kuncinya terletak pada sifat permintaan yang berubah. Sekarang, daya beli Bitcoin tidak lagi didominasi oleh ritel yang membeli saat harga tinggi, melainkan berasal dari aliran masuk ETF institusional yang terus-menerus dan mekanis. Sikap kebijakan di AS juga berbeda, tidak lagi secara tegas menentang aset kripto. Lebih penting lagi, Bitcoin mulai dipandang sebagai aset makro independen, bukan sekadar aset risiko yang terkait saham.
Kondisi ini sebelumnya tidak ada dalam siklus-siklus sebelumnya.
Mereka membandingkan situasi saat ini dengan super siklus komoditas awal 2000-an — kisaran harga tinggi yang diperpanjang, penurunan harga yang tidak sesering dulu, dan permintaan yang tetap stabil.
Jika penilaian ini valid, maka banyak orang yang saat ini menunggu "puncak setelah 6-18 bulan pasca halving" mungkin akan menjadi sinyal palsu. Kebanyakan trader masih mengikuti pola lama, tetapi pola tersebut mungkin sudah tidak relevan lagi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ImpermanentPhobia
· 20jam yang lalu
Sekarang semua institusi sedang membeli, sementara investor ritel masih menunggu puncak, situasi ini benar-benar telah berbalik
Lihat AsliBalas0
MetadataExplorer
· 01-13 00:51
Kembali dengan pola yang sama "Kali ini berbeda"? Setiap siklus selalu ada yang mengatakan begitu, lalu apa hasilnya, sejarah selalu cenderung berulang. Masuknya ETF institusi memang mengubah sedikit hal, tetapi jika dikatakan aturan benar-benar berubah, saya harus memberi tanda tanya.
Lihat AsliBalas0
GateUser-44a00d6c
· 01-13 00:49
Bro, trik ini benar-benar mungkin sudah ketinggalan zaman, institusi membeli di bawah bukan bisa dibandingkan dengan retail yang membeli di puncak
Lihat AsliBalas0
MevSandwich
· 01-13 00:43
Sungguh, logika ini terdengar cukup menarik... lembaga benar-benar sedang memahami pola trader ritel, ya
Lihat AsliBalas0
CryingOldWallet
· 01-13 00:43
Apakah kali ini benar-benar berbeda? Lembaga-lembaga kembali mulai bercerita, tunggu saja dan lihat nanti
Lihat AsliBalas0
LayerZeroHero
· 01-13 00:42
Aduh, mulai lagi cerita tentang "kali ini berbeda", tapi saya merasa memang ada sedikit sesuatu.
Lembaga terus-menerus membeli, ini benar-benar mengubah permainan, era di mana investor ritel terpaksa menjual sepertinya benar-benar telah berlalu.
Kalau menurut saya, ya, pola lama yang tidak efektif... kita tunggu saja, orang yang terjebak akan menjadi yang terakhir tahu.
Lihat AsliBalas0
RektDetective
· 01-13 00:37
Haha, cerita "beda kali ini" lagi, sudah pernah didengar di setiap siklus
Lihat AsliBalas0
LidoStakeAddict
· 01-13 00:35
Kembali dengan argumen "beda kali ini"... Tapi sejujurnya, para institusi memang ada sedikit isi di dalamnya
Seorang perusahaan manajemen aset besar baru-baru ini mengemukakan sebuah ide menarik: tren Bitcoin kali ini mungkin berbeda dari sebelumnya.
Pemahaman konvensional cukup jelas — setiap kali Bitcoin mengalami halving, biasanya puncaknya terjadi sekitar 17 hingga 18 bulan kemudian. Pada 2017 seperti itu, dan juga pada 2021. Berdasarkan logika ini, mulai dari halving April 2024, pola yang sama seharusnya akan berulang.
Namun, lembaga ini berpendapat bahwa aturan mainnya telah berubah.
Kuncinya terletak pada sifat permintaan yang berubah. Sekarang, daya beli Bitcoin tidak lagi didominasi oleh ritel yang membeli saat harga tinggi, melainkan berasal dari aliran masuk ETF institusional yang terus-menerus dan mekanis. Sikap kebijakan di AS juga berbeda, tidak lagi secara tegas menentang aset kripto. Lebih penting lagi, Bitcoin mulai dipandang sebagai aset makro independen, bukan sekadar aset risiko yang terkait saham.
Kondisi ini sebelumnya tidak ada dalam siklus-siklus sebelumnya.
Mereka membandingkan situasi saat ini dengan super siklus komoditas awal 2000-an — kisaran harga tinggi yang diperpanjang, penurunan harga yang tidak sesering dulu, dan permintaan yang tetap stabil.
Jika penilaian ini valid, maka banyak orang yang saat ini menunggu "puncak setelah 6-18 bulan pasca halving" mungkin akan menjadi sinyal palsu. Kebanyakan trader masih mengikuti pola lama, tetapi pola tersebut mungkin sudah tidak relevan lagi.