Melihat gelombang pasar ini, penurunan BNB dan SOL membuat banyak orang merasa tidak nyaman. Ada perasaan seperti melawan arus, semakin dipaksa semakin bergelombang.
Sebenarnya pasar seperti air yang memiliki alirannya sendiri. Memaksa untuk kembali ke posisi semula, ingin merebut kembali satu kota, seringkali malah membuat kita terperangkap lebih dalam. Graham pernah berkata, di balik tren ada kebijaksanaan kolektif dari kelompok. Ini bukan untuk membuatmu mengikuti buta, tetapi untuk melihat dengan jelas ke mana arah pasar sebenarnya.
Order yang rugi itu seperti daun yang jatuh di musim gugur, hal yang sangat alami. Yang penting bukan mengeluh kepada langit, tetapi memikirkan dengan baik: apakah karena terlalu terburu-buru dan mengurangi posisi secara besar-besaran? Apakah karena terlalu yakin dengan satu koin dan tidak mau melepaskannya, sehingga melewatkan waktu untuk mengurangi posisi?
Manajemen posisi benar-benar sangat penting. Seperti bernapas, saatnya ringan saat harus ringan, saatnya berhenti saat harus berhenti. Jangan selalu berpikir untuk melawan pasar. Saat ini melihat tren BNB, anggap saja seperti mengamati awan yang berarak. Jika tren masih ada, ikutlah; jika tren hilang, keluarlah. Tidak melawan, tidak memaksa, di dalam fluktuasi kita bisa melihat dengan jelas apa niat awal dari transaksi kita.
Hati mengikuti tren, pikiran tidak bergantung pada keuntungan atau kerugian. Kata-kata ini sangat bagus.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ThesisInvestor
· 01-14 21:49
Tidak ada yang salah dengan itu, hanya saja pelaksanaannya terlalu sulit. Saat harga turun, semua orang ingin mengurangi posisi, tetapi saat saat itu benar-benar tiba, mereka tetap akan bertaruh sekali lagi.
Lihat AsliBalas0
OfflineValidator
· 01-13 00:54
Benar sekali, ini masalah mentalitas. Saat BNB turun, saya juga panik, baru kemudian menyadari bahwa semakin terburu-buru semakin mudah membuat diri sendiri terjebak.
Lihat AsliBalas0
TxFailed
· 01-13 00:54
nah here's the thing—"pengelolaan posisi" terdengar bagus sampai kamu sudah turun 40% dan memegang posisi terasa seperti satu-satunya langkah yang tersisa. belajar ini dengan cara yang sulit jujur.
Lihat AsliBalas0
LiquidatedTwice
· 01-13 00:35
Benar-benar tidak salah, saya sebelumnya juga terjebak seperti itu, tidak mau melepaskan dan keras kepala ingin kembali modal, hasilnya semakin dalam terperangkap.
Lihat AsliBalas0
ContractCollector
· 01-13 00:29
Kata-kata terdengar bagus, tapi saat benar-benar harus menutup posisi, siapa yang tidak akan panik?
Lihat AsliBalas0
LightningClicker
· 01-13 00:26
Ucapanmu bagus, tapi saat akun benar-benar menunjukkan warna hijau, siapa yang masih ingat, haha
Melihat gelombang pasar ini, penurunan BNB dan SOL membuat banyak orang merasa tidak nyaman. Ada perasaan seperti melawan arus, semakin dipaksa semakin bergelombang.
Sebenarnya pasar seperti air yang memiliki alirannya sendiri. Memaksa untuk kembali ke posisi semula, ingin merebut kembali satu kota, seringkali malah membuat kita terperangkap lebih dalam. Graham pernah berkata, di balik tren ada kebijaksanaan kolektif dari kelompok. Ini bukan untuk membuatmu mengikuti buta, tetapi untuk melihat dengan jelas ke mana arah pasar sebenarnya.
Order yang rugi itu seperti daun yang jatuh di musim gugur, hal yang sangat alami. Yang penting bukan mengeluh kepada langit, tetapi memikirkan dengan baik: apakah karena terlalu terburu-buru dan mengurangi posisi secara besar-besaran? Apakah karena terlalu yakin dengan satu koin dan tidak mau melepaskannya, sehingga melewatkan waktu untuk mengurangi posisi?
Manajemen posisi benar-benar sangat penting. Seperti bernapas, saatnya ringan saat harus ringan, saatnya berhenti saat harus berhenti. Jangan selalu berpikir untuk melawan pasar. Saat ini melihat tren BNB, anggap saja seperti mengamati awan yang berarak. Jika tren masih ada, ikutlah; jika tren hilang, keluarlah. Tidak melawan, tidak memaksa, di dalam fluktuasi kita bisa melihat dengan jelas apa niat awal dari transaksi kita.
Hati mengikuti tren, pikiran tidak bergantung pada keuntungan atau kerugian. Kata-kata ini sangat bagus.