Tahun 2026 dimulai dengan gejolak hebat di pasar keuangan global. Bentrokan kekuasaan antara Trump dan Ketua Federal Reserve Powell sedang mengubah secara mendalam pola kapital internasional—ini bukan sekadar perbedaan kebijakan, melainkan ujian terhadap kepercayaan global terhadap dolar.
**Kondisi Pasar Saat Ini: Tiga Ancaman Muncul**
Data sudah di depan mata, perubahan telah terjadi:
Indeks dolar menembus 98.82, mencatat penurunan tahunan terbesar dalam 9 tahun. Dominasi keuangan masa lalu mulai melonggar.
Futures Nasdaq anjlok lebih dari 0.9%, suasana panik di pasar saham menyebar ke seluruh dunia.
Hanya dalam satu minggu, Jepang melepas lebih dari 200 miliar dolar AS dalam obligasi AS, dan investor institusi asing secara kolektif menyesuaikan portofolio mereka. Skala pengurangan ini mencerminkan penilaian ulang terhadap prospek obligasi AS.
Emas menembus rekor tertinggi—London Gold melonjak ke 4601.38 dolar AS per ons, menjadi tempat perlindungan utama bagi kapital global. Pasar saham Asia menarik dana secara kontra tren, menunjukkan investor mencari nilai baru sebagai jangkar.
**Ekonomi di Balik Perang Kekuasaan**
Apa inti dari konflik ini? Bukan sekadar pertarungan politik biasa.
Trump berusaha mengintervensi secara keras, mendorong Federal Reserve menurunkan suku bunga. Ia menggunakan tekanan melalui penyelidikan kriminal, melewati independensi bank sentral, bahkan membatasi suku bunga kartu kredit secara langsung. Tindakan ini merusak kerangka kerja independen Federal Reserve selama puluhan tahun.
Sejarah mengingatkan kita: pada 1971, Nixon mengintervensi sistem Federal Reserve, yang akhirnya memicu krisis stagflasi selama satu dekade. Kini, ekonomi AS tampak melemah—data non-pertanian melemah, tingkat pengangguran meningkat—dengan latar belakang ini, seberapa besar risiko menekan suku bunga?
Institusi keuangan top seperti BlackRock, JPMorgan Chase, dan Lazard sudah mengeluarkan peringatan. JPMorgan Chase secara tegas menyatakan: tekanan terhadap dolar dan obligasi AS belum pernah sebesar ini. Lazard bahkan secara terbuka menyatakan: "Amerika Serikat sebagai negara luar biasa" sudah mati. Bank Sentral Eropa bahkan menyerukan, aksi politik Gedung Putih sedang menghancurkan posisi dominan dolar.
**Aliran Kapital Kembali ke Global**
Yang paling menarik adalah suara rakyat melalui investasi.
Ketika kepercayaan terhadap dolar menurun, apa yang dilakukan investor institusional global? Mereka melarikan diri dari aset berbasis dolar, beralih ke emas, komoditas, bahkan pasar berkembang. Proses ini begitu mulai, sulit untuk dibalik—karena begitu kepercayaan terhadap dolar sebagai mata uang cadangan hilang, penurunannya akan semakin cepat.
Apa arti semua ini bagi pelaku pasar kripto? Likuiditas global sedang mencari arah baru untuk dialokasikan. Ketika kepercayaan terhadap sistem keuangan tradisional goyah, aset yang memiliki likuiditas global akan mendapatkan perhatian baru.
**Tiga Pertanyaan di Depan Mata**
Apakah Trump benar-benar bisa "menjinakkan" Federal Reserve, atau justru akan memicu krisis keuangan yang lebih besar?
Apakah dominasi dolar kali ini akan terus terkikis, atau hanya fluktuasi jangka pendek? Siapa yang akan memimpin tatanan keuangan internasional yang baru?
Penembusan emas di atas 4600 hanyalah awal dari perlindungan modal, atau sinyal era baru?
Gelombang besar sudah datang. Bagaimana pendapat Anda?
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NFT_Therapy
· 01-15 22:58
Dolar AS melemah, emas melambung, gelombang ini memang tidak sia-sia
Tunggu dulu, benar-benar bisa "menjinakkan" Federal Reserve? Nixon bahkan tidak berhasil
Likuiditas sedang mencari jalur keluar baru, apakah peluang di dunia kripto datang?
Kali ini berbeda, rasanya benar-benar akan terjadi perubahan besar
Amerika Serikat sebagai pengecualian sudah mati... lalu siapa yang akan mengambil alih?
Emas 4600 bukanlah akhir, itu baru permulaan
Pengakuan kekalahan terhadap dolar AS memang benar, lompatan emas kali ini sangat luar biasa
Lihat AsliBalas0
ContractFreelancer
· 01-13 01:00
Apakah dolar benar-benar akan selesai? Rasanya setiap tahun selalu ada yang mengumandangkan argumen ini...
---
Emas 4600 memang luar biasa, tapi mengatakan "teori pengecualian kematian" terlalu mutlak, kan?
---
Tunggu dulu, kamu bilang kapital melarikan diri dari dolar... jadi kenaikan crypto kali ini memang ada logikanya?
---
Ini lagi-lagi analogi tahun 1971, apakah sejarah benar-benar akan terulang? Saya rasa belum tentu.
---
Indeks dolar turun sebesar 9 tahun terbesar... data ini bisa dipahami, tapi jangan bohongi saya bahwa dolar akan hilang.
---
Masalah terpenting adalah, apakah kalian benar-benar membangun posisi atau hanya sekadar berteriak-teriak?
---
Mencari arah aliran likuiditas... singkatnya, uang akan mengalir ke crypto, kan? Haha.
---
Peringatan dari JPMorgan, dan Goldman Sachs meramalkan penurunan... saya lebih peduli dengan apa yang dilakukan lembaga-lembaga ini sendiri.
---
Independensi Federal Reserve, hal ini tampaknya lebih patut diperhatikan daripada fluktuasi harga emas.
---
"Isyarat era baru"... masih pola lama, hanya menciptakan kecemasan bagi orang biasa.
Lihat AsliBalas0
RektButStillHere
· 01-13 00:59
Dolar AS runtuh, emas melambung tinggi, ini benar-benar berbeda sekarang
Lihat AsliBalas0
RugDocDetective
· 01-13 00:59
Apakah dolar benar-benar akan hilang? Saya rasa tidak akan secepat itu, tetapi memang arah angin telah berubah, emas dan kripto ini akan segera melambung.
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrier
· 01-13 00:55
Dolar mati, emas adalah ayah yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
BlockchainRetirementHome
· 01-13 00:54
Apakah dolar akan hancur? Setiap hari terus meneriakkan, bangunlah jangan bermimpi lagi
Lihat AsliBalas0
AirdropHunterXiao
· 01-13 00:49
Dolar ambruk, emas melambung tinggi, sekarang saatnya kita di kunci utama di dunia kripto, kan?
#密码资产动态追踪 $ETH $Emas $Dolar
Tahun 2026 dimulai dengan gejolak hebat di pasar keuangan global. Bentrokan kekuasaan antara Trump dan Ketua Federal Reserve Powell sedang mengubah secara mendalam pola kapital internasional—ini bukan sekadar perbedaan kebijakan, melainkan ujian terhadap kepercayaan global terhadap dolar.
**Kondisi Pasar Saat Ini: Tiga Ancaman Muncul**
Data sudah di depan mata, perubahan telah terjadi:
Indeks dolar menembus 98.82, mencatat penurunan tahunan terbesar dalam 9 tahun. Dominasi keuangan masa lalu mulai melonggar.
Futures Nasdaq anjlok lebih dari 0.9%, suasana panik di pasar saham menyebar ke seluruh dunia.
Hanya dalam satu minggu, Jepang melepas lebih dari 200 miliar dolar AS dalam obligasi AS, dan investor institusi asing secara kolektif menyesuaikan portofolio mereka. Skala pengurangan ini mencerminkan penilaian ulang terhadap prospek obligasi AS.
Emas menembus rekor tertinggi—London Gold melonjak ke 4601.38 dolar AS per ons, menjadi tempat perlindungan utama bagi kapital global. Pasar saham Asia menarik dana secara kontra tren, menunjukkan investor mencari nilai baru sebagai jangkar.
**Ekonomi di Balik Perang Kekuasaan**
Apa inti dari konflik ini? Bukan sekadar pertarungan politik biasa.
Trump berusaha mengintervensi secara keras, mendorong Federal Reserve menurunkan suku bunga. Ia menggunakan tekanan melalui penyelidikan kriminal, melewati independensi bank sentral, bahkan membatasi suku bunga kartu kredit secara langsung. Tindakan ini merusak kerangka kerja independen Federal Reserve selama puluhan tahun.
Sejarah mengingatkan kita: pada 1971, Nixon mengintervensi sistem Federal Reserve, yang akhirnya memicu krisis stagflasi selama satu dekade. Kini, ekonomi AS tampak melemah—data non-pertanian melemah, tingkat pengangguran meningkat—dengan latar belakang ini, seberapa besar risiko menekan suku bunga?
Institusi keuangan top seperti BlackRock, JPMorgan Chase, dan Lazard sudah mengeluarkan peringatan. JPMorgan Chase secara tegas menyatakan: tekanan terhadap dolar dan obligasi AS belum pernah sebesar ini. Lazard bahkan secara terbuka menyatakan: "Amerika Serikat sebagai negara luar biasa" sudah mati. Bank Sentral Eropa bahkan menyerukan, aksi politik Gedung Putih sedang menghancurkan posisi dominan dolar.
**Aliran Kapital Kembali ke Global**
Yang paling menarik adalah suara rakyat melalui investasi.
Ketika kepercayaan terhadap dolar menurun, apa yang dilakukan investor institusional global? Mereka melarikan diri dari aset berbasis dolar, beralih ke emas, komoditas, bahkan pasar berkembang. Proses ini begitu mulai, sulit untuk dibalik—karena begitu kepercayaan terhadap dolar sebagai mata uang cadangan hilang, penurunannya akan semakin cepat.
Apa arti semua ini bagi pelaku pasar kripto? Likuiditas global sedang mencari arah baru untuk dialokasikan. Ketika kepercayaan terhadap sistem keuangan tradisional goyah, aset yang memiliki likuiditas global akan mendapatkan perhatian baru.
**Tiga Pertanyaan di Depan Mata**
Apakah Trump benar-benar bisa "menjinakkan" Federal Reserve, atau justru akan memicu krisis keuangan yang lebih besar?
Apakah dominasi dolar kali ini akan terus terkikis, atau hanya fluktuasi jangka pendek? Siapa yang akan memimpin tatanan keuangan internasional yang baru?
Penembusan emas di atas 4600 hanyalah awal dari perlindungan modal, atau sinyal era baru?
Gelombang besar sudah datang. Bagaimana pendapat Anda?