你 memegang token tata kelola dari protokol stablecoin terkemuka, tetapi tidak pernah berpartisipasi dalam voting komunitas, lalu mengeluh harga token stagnan? Ini adalah situasi "dipotong" yang khas.
Bayangkan pada tahun 2030, DAO menjadi bentuk organisasi utama. Saat itu, tidak ada lagi "mayoritas diam"—hanya "mayoritas yang dibagi". Jika kamu tidak bersuara, hak-hakmu akan disusupi secara diam-diam oleh paus aktif dan pihak proyek. Dalam tata kelola terdesentralisasi, diam sama dengan menyerah.
**Untuk tetap hidup, harus berisik**
Jangan lagi menjadi investor ritel yang hanya meluapkan kekesalan di grup. Berikut adalah langkah nyata dalam tiga tahap:
**Langkah pertama: Gunakan hak veto sebagai senjata** Ubah staking token menjadi hak governance. Ketika suatu hari ada yang mengusulkan penambahan kuota pencetakan stablecoin atau mengubah parameter jaminan, langsung berikan suara menolak. Ini bukan sekadar obrolan—setiap suara adalah penjaga akunmu.
**Langkah kedua: Cari keuntungan dari pasar suap** Jangan menunggu orang lain memberi uang padamu. Jelajahi platform governance suap, cari proyek yang bersedia membayar untuk suaramu. Hak votingmu sudah berharga, tidak aktif menjualnya adalah pemborosan.
**Langkah ketiga: Jadilah suara yang berpengaruh** Buat posting di forum governance, ajukan rencanamu. Setelah mampu mengumpulkan konsensus dari investor ritel, kamu bisa mempengaruhi arah protokol.
Alasannya sederhana: orang yang punya suara menang, yang diam akan dipotong. Pilihan ada di tanganmu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SandwichVictim
· 01-13 08:46
Diam diam memang berarti menyerah, tapi siapa sih yang punya waktu setiap hari ngecek forum?
Lihat AsliBalas0
NeverPresent
· 01-13 02:04
Kata-kata yang sangat tajam haha, aku adalah tipe investor kecil yang mengumpulkan token tapi tidak pernah voting, sekarang tersentuh oleh kata-kata ini, terasa sakit
Lihat AsliBalas0
Rugman_Walking
· 01-13 01:50
Sial, ini kan ngomongin aku... Memegang token tata kelola selama dua tahun belum pernah voting sama sekali, malah setiap hari ngejelek-jelekin tim proyek di grup karena nggak kompeten, emang pantas dipotong.
Lihat AsliBalas0
NFTArchaeologist
· 01-13 01:50
Sial, hak suara bisa dijual uang? Kenapa aku nggak pernah paham pola ini...
Lihat AsliBalas0
LiquidityWitch
· 01-13 01:50
Benar sekali, saya mengunci begitu banyak token hanya sebagai pajangan... harus segera pergi ke forum tata kelola untuk berbuat sesuatu
你 memegang token tata kelola dari protokol stablecoin terkemuka, tetapi tidak pernah berpartisipasi dalam voting komunitas, lalu mengeluh harga token stagnan? Ini adalah situasi "dipotong" yang khas.
Bayangkan pada tahun 2030, DAO menjadi bentuk organisasi utama. Saat itu, tidak ada lagi "mayoritas diam"—hanya "mayoritas yang dibagi". Jika kamu tidak bersuara, hak-hakmu akan disusupi secara diam-diam oleh paus aktif dan pihak proyek. Dalam tata kelola terdesentralisasi, diam sama dengan menyerah.
**Untuk tetap hidup, harus berisik**
Jangan lagi menjadi investor ritel yang hanya meluapkan kekesalan di grup. Berikut adalah langkah nyata dalam tiga tahap:
**Langkah pertama: Gunakan hak veto sebagai senjata**
Ubah staking token menjadi hak governance. Ketika suatu hari ada yang mengusulkan penambahan kuota pencetakan stablecoin atau mengubah parameter jaminan, langsung berikan suara menolak. Ini bukan sekadar obrolan—setiap suara adalah penjaga akunmu.
**Langkah kedua: Cari keuntungan dari pasar suap**
Jangan menunggu orang lain memberi uang padamu. Jelajahi platform governance suap, cari proyek yang bersedia membayar untuk suaramu. Hak votingmu sudah berharga, tidak aktif menjualnya adalah pemborosan.
**Langkah ketiga: Jadilah suara yang berpengaruh**
Buat posting di forum governance, ajukan rencanamu. Setelah mampu mengumpulkan konsensus dari investor ritel, kamu bisa mempengaruhi arah protokol.
Alasannya sederhana: orang yang punya suara menang, yang diam akan dipotong. Pilihan ada di tanganmu.