Charlie Munger never sugar-coated reality. In what became his final recorded interview, just weeks before passing at 99, the legendary Berkshire Hathaway vice chairman offered this stark truth: life isn't fair, obstacles are inevitable, dan menyerah sama sekali tidak dapat diterima. Dia menyebut pola pikir ini "soldiering"—seni untuk terus maju melalui kesulitan tanpa alasan. Apakah Anda sedang menavigasi siklus pasar, membangun kekayaan, atau mengejar tujuan jangka panjang, filosofi Munger tetap tegas: rangkul perjuangan, tolak untuk berhenti, dan pahami bahwa ketidaknyamanan adalah bagian dari perjalanan. Begitulah cara para raksasa berpikir.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RetailTherapist
· 9jam yang lalu
Sejujurnya, teori Munger ini terdengar sangat hebat, tetapi hanya sedikit yang benar-benar mampu melakukannya. Kebanyakan dari kita masih bermain di zona nyaman
Lihat AsliBalas0
HodlOrRegret
· 15jam yang lalu
Munger ini memang tidak salah, tapi mudah diucapkan dan sulit dilakukan... Berapa banyak orang akhirnya tetap memilih untuk berdiam diri
Lihat AsliBalas0
StillBuyingTheDip
· 16jam yang lalu
Munger ini benar-benar keras, kehidupan memang tidak adil, daripada menyalahkan langit dan manusia, lebih baik maju terus dengan kepala tegak
Lihat AsliBalas0
MemeKingNFT
· 16jam yang lalu
Teori Mulg ini jika diterapkan di dunia kripto hanyalah sebuah lelucon, pasar juga tidak mengedepankan "soldiering", melainkan data di blockchain dan konsensus dasar, banyak proyek yang tidak mampu bertahan dari gelombang penurunan berikutnya.
Lihat AsliBalas0
ContractBugHunter
· 16jam yang lalu
Sejujurnya, teori ini sudah terlalu sering didengar... "Soldiering" yang sebenarnya itu tidak begitu romantis, itu hanya dipaksa untuk menanggung beban saja
Charlie Munger never sugar-coated reality. In what became his final recorded interview, just weeks before passing at 99, the legendary Berkshire Hathaway vice chairman offered this stark truth: life isn't fair, obstacles are inevitable, dan menyerah sama sekali tidak dapat diterima. Dia menyebut pola pikir ini "soldiering"—seni untuk terus maju melalui kesulitan tanpa alasan. Apakah Anda sedang menavigasi siklus pasar, membangun kekayaan, atau mengejar tujuan jangka panjang, filosofi Munger tetap tegas: rangkul perjuangan, tolak untuk berhenti, dan pahami bahwa ketidaknyamanan adalah bagian dari perjalanan. Begitulah cara para raksasa berpikir.