Sumber: PortaldoBitcoin
Judul Asli: CVM aktualisasi aturan internal dan perluasan struktur dengan penciptaan superintendensi baru
Tautan Asli: https://portaldobitcoin.uol.com.br/cvm-atualiza-regimento-interno-e-amplia-estrutura-com-criacao-de-novas-superintendencias/
Komisi Sekuritas dan Bursa (CVM) menerbitkan Resolusi CVM No. 239, yang memperbarui Tata Tertib Internal lembaga tersebut agar sesuai dengan perubahan yang diatur dalam Dekret No. 12.787/2025. Peraturan baru ini mulai berlaku pada tanggal yang sama dan memungkinkan salah satu perluasan terbesar dari struktur organisasi CVM sejak didirikan.
Dekret tersebut, yang diterbitkan di Diari Resmi Uni pada 22 Desember 2025, memperluas jumlah posisi dan fungsi di lembaga tersebut, dengan penciptaan 35 posisi baru, serta mendirikan dua superintendensi baru. Menurut CVM, pembaruan tata tertib internal adalah syarat yang diperlukan agar perubahan tersebut dapat berfungsi secara efektif dalam operasional lembaga.
Menurut presiden sementara CVM, João Accioly, langkah ini merupakan kemajuan penting dalam proses modernisasi institusional. “Dekret 12.787 memberikan kondisi yang lebih baik bagi CVM untuk menjalankan fungsinya. Ini adalah hasil dari lebih dari satu tahun negosiasi dan koordinasi dengan Eksekutif Federal,” katanya.
Superintendensi Baru
Salah satu perubahan utama adalah penciptaan Superintendensi Pengembangan Kecerdasan (SDI), yang fokus pada penggunaan teknologi secara intensif, analisis data dalam jumlah besar, dan integrasi dengan basis data eksternal serta data publik. Area ini juga akan bertanggung jawab atas inisiatif yang melibatkan kecerdasan buatan, tata kelola, dan perlindungan data.
Menurut Accioly, SDI akan memainkan peran strategis dalam integrasi kegiatan dari superintendensi lainnya, dengan tujuan meningkatkan alur kerja internal dan memperkuat tindakan pengawasan dan penegakan hukum mengingat semakin canggihnya kejahatan di pasar modal.
Kabar lain adalah penciptaan Superintendensi Pengawasan Pasar, Derivatif, dan Risiko Sistemik (SMD). Unit baru ini akan mengambil alih tugas yang sebelumnya terkonsentrasi di Superintendensi Hubungan dengan Pasar dan Perantara (SMI) dan memperluas cakupan pengawasan CVM terhadap derivatif dan analisis risiko sistemik serta makroprudensial.
“SMD akan mengembangkan pengawasan yang bersifat prudensial, memetakan hubungan keuangan antara berbagai peserta pasar modal dan potensi dampaknya terhadap sistem,” jelas presiden sementara.
Penguatan Tata Kelola
Resolusi ini juga mendorong pemisahan struktur Pengaduan dan Pengawasan, yang sebelumnya terkait dengan Audit Internal, dan mengubahnya menjadi unit yang mandiri dan otonom. Perubahan ini mengikuti rekomendasi audit dan praktik tata kelola yang baik, serta panduan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (CGU), dengan tujuan memperkuat integritas dan transparansi institusional.
Selain itu, terjadi perluasan tim Penasehat Relatoria Teknis Dewan, yang akan mendukung para direktur dalam analisis proses. Harapan CVM adalah langkah ini dapat membantu mengurangi waktu pengambilan keputusan dan memberikan respons yang lebih cepat kepada masyarakat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
CVM memperbarui tata tertib internal dan memperluas struktur dengan pembentukan superintendensi baru
Sumber: PortaldoBitcoin Judul Asli: CVM aktualisasi aturan internal dan perluasan struktur dengan penciptaan superintendensi baru Tautan Asli: https://portaldobitcoin.uol.com.br/cvm-atualiza-regimento-interno-e-amplia-estrutura-com-criacao-de-novas-superintendencias/ Komisi Sekuritas dan Bursa (CVM) menerbitkan Resolusi CVM No. 239, yang memperbarui Tata Tertib Internal lembaga tersebut agar sesuai dengan perubahan yang diatur dalam Dekret No. 12.787/2025. Peraturan baru ini mulai berlaku pada tanggal yang sama dan memungkinkan salah satu perluasan terbesar dari struktur organisasi CVM sejak didirikan.
Dekret tersebut, yang diterbitkan di Diari Resmi Uni pada 22 Desember 2025, memperluas jumlah posisi dan fungsi di lembaga tersebut, dengan penciptaan 35 posisi baru, serta mendirikan dua superintendensi baru. Menurut CVM, pembaruan tata tertib internal adalah syarat yang diperlukan agar perubahan tersebut dapat berfungsi secara efektif dalam operasional lembaga.
Menurut presiden sementara CVM, João Accioly, langkah ini merupakan kemajuan penting dalam proses modernisasi institusional. “Dekret 12.787 memberikan kondisi yang lebih baik bagi CVM untuk menjalankan fungsinya. Ini adalah hasil dari lebih dari satu tahun negosiasi dan koordinasi dengan Eksekutif Federal,” katanya.
Superintendensi Baru
Salah satu perubahan utama adalah penciptaan Superintendensi Pengembangan Kecerdasan (SDI), yang fokus pada penggunaan teknologi secara intensif, analisis data dalam jumlah besar, dan integrasi dengan basis data eksternal serta data publik. Area ini juga akan bertanggung jawab atas inisiatif yang melibatkan kecerdasan buatan, tata kelola, dan perlindungan data.
Menurut Accioly, SDI akan memainkan peran strategis dalam integrasi kegiatan dari superintendensi lainnya, dengan tujuan meningkatkan alur kerja internal dan memperkuat tindakan pengawasan dan penegakan hukum mengingat semakin canggihnya kejahatan di pasar modal.
Kabar lain adalah penciptaan Superintendensi Pengawasan Pasar, Derivatif, dan Risiko Sistemik (SMD). Unit baru ini akan mengambil alih tugas yang sebelumnya terkonsentrasi di Superintendensi Hubungan dengan Pasar dan Perantara (SMI) dan memperluas cakupan pengawasan CVM terhadap derivatif dan analisis risiko sistemik serta makroprudensial.
“SMD akan mengembangkan pengawasan yang bersifat prudensial, memetakan hubungan keuangan antara berbagai peserta pasar modal dan potensi dampaknya terhadap sistem,” jelas presiden sementara.
Penguatan Tata Kelola
Resolusi ini juga mendorong pemisahan struktur Pengaduan dan Pengawasan, yang sebelumnya terkait dengan Audit Internal, dan mengubahnya menjadi unit yang mandiri dan otonom. Perubahan ini mengikuti rekomendasi audit dan praktik tata kelola yang baik, serta panduan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (CGU), dengan tujuan memperkuat integritas dan transparansi institusional.
Selain itu, terjadi perluasan tim Penasehat Relatoria Teknis Dewan, yang akan mendukung para direktur dalam analisis proses. Harapan CVM adalah langkah ini dapat membantu mengurangi waktu pengambilan keputusan dan memberikan respons yang lebih cepat kepada masyarakat.