Kebenaran keras tentang perdagangan kripto: sekitar 85% trader akhirnya kehilangan uang. Mengapa? Kebanyakan orang melompat ke pasar mengejar hype, mengabaikan dasar-dasar manajemen risiko. Mereka terlalu leverage pada aset yang volatil, panik menjual di waktu yang buruk, atau mengejar kerugian dengan putus asa. Emosi mengalahkan strategi. Pemenang? Mereka memperlakukan perdagangan seperti bisnis—stop-loss yang ketat, pengaturan posisi, dan disiplin emosional. Mereka juga kalah dalam perdagangan, tetapi kerugian yang dihitung tidak membuat akun meledak. Sebelum Anda mempertaruhkan modal, tanyakan pada diri sendiri: apakah Anda memiliki rencana nyata, atau hanya berjudi? Pasar tidak peduli dengan keyakinan Anda. Pasar menghargai persiapan dan menghukum kepercayaan diri yang berlebihan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MidnightSnapHunter
· 5jam yang lalu
Kerugian 85%... Sejujurnya, ini adalah data paling nyata di dalam komunitas, tidak ada yang ingin mendengarnya
Lihat AsliBalas0
BridgeJumper
· 01-13 01:46
Sejujurnya, angka 85% ini sudah cukup lembut, saya merasa kenyataannya mungkin lebih buruk...
Lihat AsliBalas0
GasGrillMaster
· 01-13 01:44
85% kerugian, memang benar, di sekitar saya semua orang seperti ini
Lihat AsliBalas0
LayerZeroHero
· 01-13 01:39
85% kerugian, data ini benar-benar menakutkan... Tapi jujur saja, kebanyakan orang masuk dengan mindset penjudi
Lihat AsliBalas0
ChainComedian
· 01-13 01:33
Kerugian 85%... Saya bilang, kenapa dompet saya terus menyusut haha
Lihat AsliBalas0
LiquidationWatcher
· 01-13 01:29
Angka 85% kerugian ini sama sekali tidak nyata, saya pernah melihat yang lebih parah
Kebenaran keras tentang perdagangan kripto: sekitar 85% trader akhirnya kehilangan uang. Mengapa? Kebanyakan orang melompat ke pasar mengejar hype, mengabaikan dasar-dasar manajemen risiko. Mereka terlalu leverage pada aset yang volatil, panik menjual di waktu yang buruk, atau mengejar kerugian dengan putus asa. Emosi mengalahkan strategi. Pemenang? Mereka memperlakukan perdagangan seperti bisnis—stop-loss yang ketat, pengaturan posisi, dan disiplin emosional. Mereka juga kalah dalam perdagangan, tetapi kerugian yang dihitung tidak membuat akun meledak. Sebelum Anda mempertaruhkan modal, tanyakan pada diri sendiri: apakah Anda memiliki rencana nyata, atau hanya berjudi? Pasar tidak peduli dengan keyakinan Anda. Pasar menghargai persiapan dan menghukum kepercayaan diri yang berlebihan.