Pasar futures perpetual sedang mengalami fluktuasi liar belakangan ini. Pedagang mendorong posisi ke ekstrem, menumpuk leverage dan mengikuti setiap pergerakan harga seolah tidak ada hari esok. Liquidasi posisi long meningkat tajam, kemudian diikuti oleh liquidasi short—ini adalah pola whipsaw klasik yang mengejutkan semua orang.
Apa yang mendorong kegilaan ini? Campuran faktor: likuiditas tipis di level harga tertentu, FOMO ritel yang membanjir, dan pemain institusional yang berpotensi menggulingkan tangan lemah sebelum pergerakan besar. Tingkat pendanaan juga menceritakan kisahnya—ketika mereka melonjak positif, itu menandakan bias long yang berat; ketika mereka berbalik negatif, posisi short yang menguasai.
Grafik menggambarkan gambaran yang kacau. Ekor menjadi lebih panjang, rentang melebar, dan stop-loss menjadi bump jalan daripada pelindung keamanan. Bagi trader perp yang berpengalaman, volatilitas ini adalah peluang. Bagi yang terlalu leverage, ini adalah perhitungan ulang. Pasar saat ini secara dasar memisahkan yang berkualitas dari yang tidak, dan siapa pun yang memegang leverage 50x sambil menggulir media sosial mungkin ingin mempertimbangkan kembali manajemen risiko mereka.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHunter
· 8jam yang lalu
Melihat kondisi pasar seperti ini, saya teringat saudara-saudara yang pernah mengalami margin call terakhir... bermain media sosial dengan leverage 50x, bangunlah semuanya.
Lihat AsliBalas0
LayerHopper
· 01-15 06:58
Menggunakan leverage 50x untuk media sosial, ini benar-benar bunuh diri, likuidasi ada di depan mata
Perpetual Futures Market Menghangat
Pasar futures perpetual sedang mengalami fluktuasi liar belakangan ini. Pedagang mendorong posisi ke ekstrem, menumpuk leverage dan mengikuti setiap pergerakan harga seolah tidak ada hari esok. Liquidasi posisi long meningkat tajam, kemudian diikuti oleh liquidasi short—ini adalah pola whipsaw klasik yang mengejutkan semua orang.
Apa yang mendorong kegilaan ini? Campuran faktor: likuiditas tipis di level harga tertentu, FOMO ritel yang membanjir, dan pemain institusional yang berpotensi menggulingkan tangan lemah sebelum pergerakan besar. Tingkat pendanaan juga menceritakan kisahnya—ketika mereka melonjak positif, itu menandakan bias long yang berat; ketika mereka berbalik negatif, posisi short yang menguasai.
Grafik menggambarkan gambaran yang kacau. Ekor menjadi lebih panjang, rentang melebar, dan stop-loss menjadi bump jalan daripada pelindung keamanan. Bagi trader perp yang berpengalaman, volatilitas ini adalah peluang. Bagi yang terlalu leverage, ini adalah perhitungan ulang. Pasar saat ini secara dasar memisahkan yang berkualitas dari yang tidak, dan siapa pun yang memegang leverage 50x sambil menggulir media sosial mungkin ingin mempertimbangkan kembali manajemen risiko mereka.