#2026年比特币价格展望 $BTC $ETH $BNB——Kinerja pasar awal tahun ini langsung memberikan pukulan keras ke pasar modal global.
Pengantar ceritanya sangat sederhana: pemerintahan Trump secara langsung mengirim surat panggilan pidana kepada Ketua Federal Reserve Powell, dengan dalih "penyelidikan renovasi gedung" untuk menekan suku bunga. Secara kasat mata ini adalah pemeriksaan keuangan, tetapi inti sebenarnya adalah mengguncang fondasi bank sentral yang telah berdiri selama seabad. Seberapa hebat reaksi pasar? Menggunakan istilah "semua lini dalam keadaan darurat" tidak berlebihan.
Lihat data ini dan Anda akan mengerti: indeks dolar merosot, mencatat penurunan terbesar dalam beberapa tahun; kontrak berjangka saham AS turun tajam; imbal hasil obligasi justru melonjak secara berlawanan. Emas bahkan lebih gila—menembus angka $4600, dan lembaga mulai secara terbuka menyatakan bahwa $6000 bukan lagi mimpi. Lebih menyakitkan lagi, bank sentral dan investor institusional global mulai melakukan penjualan obligasi AS secara bersamaan, Jepang saja menjual $200 miliar dalam satu minggu. Ini bukan sekadar gangguan kecil, ini adalah penyesuaian aset secara sistematis.
Inti masalah sebenarnya tidak serumit itu: Gedung Putih ingin mengendalikan mesin pencetak uang itu secara langsung. Sambil menekan Powell secara hukum, mereka juga menyebarkan kabar akan menempatkan calon ketua yang lebih "patuh", bahkan merencanakan operasi "QE hipotek" yang melewati Federal Reserve. Jika strategi ini benar-benar dijalankan, akankah sejarah terulang kembali? Pada masa Nixon, intervensi terhadap Federal Reserve langsung memicu stagflasi selama sepuluh tahun, dan mimpi buruk itu masih menjadi studi kasus klasik hingga kini.
Sekarang, masalah yang dihadapi investor menjadi semakin rumit: bagaimana mengatur portofolio aset Anda? Dominasi dolar sedang goyah, dan ini bukan lagi sekadar topik diskusi—dari perilaku pasar, pilihan lembaga besar sudah sangat jelas. Mereka melakukan short dolar dan obligasi AS, sekaligus mengakumulasi emas, aset non-AS, dan juga Bitcoin yang mengklaim sebagai "aset keras non-kedaulaan". Pertarungan antara bullish dan bearish semakin memanas, dan ada beberapa pilihan: tetap mempertahankan alokasi dolar tradisional, beralih ke emas, menambah aset Asia, atau mengalokasikan sebagian ke Bitcoin sebagai lindung risiko.
Pertanyaan utama di sini: akankah Powell tetap bertahan di kursinya? Jika independensi Federal Reserve benar-benar runtuh, akankah pintu penurunan suku bunga terbuka lebar? Pertarungan sengit ini, yang menggunakan reputasi bank sentral sebagai taruhan, tanpa disadari bisa memicu gelombang likuiditas global berikutnya.
Pertanyaan-pertanyaan ini tidak memiliki jawaban pasti, tetapi setiap orang harus memikirkannya dengan serius—setiap langkah dalam pengelolaan aset Anda bisa menentukan arah keuntungan dalam beberapa tahun ke depan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BrokenRugs
· 20jam yang lalu
Powell benar-benar tidak bisa duduk di kursi ini lagi, rasanya independensi Federal Reserve benar-benar hilang, apakah BTC langsung meluncur ke langit?
Lihat AsliBalas0
MetaverseMigrant
· 20jam yang lalu
Apakah gaya permainan Nixon itu benar-benar harus dilakukan lagi? Astaga, saya akan gila
Lihat AsliBalas0
DataBartender
· 01-15 03:11
Powell, kursi ini sepertinya tidak akan stabil lagi, independensi Federal Reserve benar-benar akan runtuh dan dunia kripto langsung melesat tinggi.
Lihat AsliBalas0
RugpullSurvivor
· 01-13 02:58
Sial, apakah independensi Federal Reserve benar-benar hilang? Jadi BTC kita adalah aset nyata yang sebenarnya keras.
Lihat AsliBalas0
AirdropHunterWang
· 01-13 02:57
Semua yang dilakukan Nixon telah gagal, sekarang mau mengulang lagi? Gila
Lihat AsliBalas0
ZenZKPlayer
· 01-13 02:44
Powell, kursi ini, rasanya tidak stabil lagi
Lihat AsliBalas0
LiquidationWatcher
· 01-13 02:41
Powell, kursi ini sepertinya tidak akan tahan lagi, dominasi dolar benar-benar mulai melonggar
Lihat AsliBalas0
WinterWarmthCat
· 01-13 02:33
Apakah permainan ala Nixon itu akan dilakukan lagi, benar?
Lihat AsliBalas0
MemeTokenGenius
· 01-13 02:33
Powell sepertinya tidak akan lagi nyaman duduk di kursinya, keruntuhan independensi Federal Reserve adalah pemenang sejati Bitcoin
#2026年比特币价格展望 $BTC $ETH $BNB——Kinerja pasar awal tahun ini langsung memberikan pukulan keras ke pasar modal global.
Pengantar ceritanya sangat sederhana: pemerintahan Trump secara langsung mengirim surat panggilan pidana kepada Ketua Federal Reserve Powell, dengan dalih "penyelidikan renovasi gedung" untuk menekan suku bunga. Secara kasat mata ini adalah pemeriksaan keuangan, tetapi inti sebenarnya adalah mengguncang fondasi bank sentral yang telah berdiri selama seabad. Seberapa hebat reaksi pasar? Menggunakan istilah "semua lini dalam keadaan darurat" tidak berlebihan.
Lihat data ini dan Anda akan mengerti: indeks dolar merosot, mencatat penurunan terbesar dalam beberapa tahun; kontrak berjangka saham AS turun tajam; imbal hasil obligasi justru melonjak secara berlawanan. Emas bahkan lebih gila—menembus angka $4600, dan lembaga mulai secara terbuka menyatakan bahwa $6000 bukan lagi mimpi. Lebih menyakitkan lagi, bank sentral dan investor institusional global mulai melakukan penjualan obligasi AS secara bersamaan, Jepang saja menjual $200 miliar dalam satu minggu. Ini bukan sekadar gangguan kecil, ini adalah penyesuaian aset secara sistematis.
Inti masalah sebenarnya tidak serumit itu: Gedung Putih ingin mengendalikan mesin pencetak uang itu secara langsung. Sambil menekan Powell secara hukum, mereka juga menyebarkan kabar akan menempatkan calon ketua yang lebih "patuh", bahkan merencanakan operasi "QE hipotek" yang melewati Federal Reserve. Jika strategi ini benar-benar dijalankan, akankah sejarah terulang kembali? Pada masa Nixon, intervensi terhadap Federal Reserve langsung memicu stagflasi selama sepuluh tahun, dan mimpi buruk itu masih menjadi studi kasus klasik hingga kini.
Sekarang, masalah yang dihadapi investor menjadi semakin rumit: bagaimana mengatur portofolio aset Anda? Dominasi dolar sedang goyah, dan ini bukan lagi sekadar topik diskusi—dari perilaku pasar, pilihan lembaga besar sudah sangat jelas. Mereka melakukan short dolar dan obligasi AS, sekaligus mengakumulasi emas, aset non-AS, dan juga Bitcoin yang mengklaim sebagai "aset keras non-kedaulaan". Pertarungan antara bullish dan bearish semakin memanas, dan ada beberapa pilihan: tetap mempertahankan alokasi dolar tradisional, beralih ke emas, menambah aset Asia, atau mengalokasikan sebagian ke Bitcoin sebagai lindung risiko.
Pertanyaan utama di sini: akankah Powell tetap bertahan di kursinya? Jika independensi Federal Reserve benar-benar runtuh, akankah pintu penurunan suku bunga terbuka lebar? Pertarungan sengit ini, yang menggunakan reputasi bank sentral sebagai taruhan, tanpa disadari bisa memicu gelombang likuiditas global berikutnya.
Pertanyaan-pertanyaan ini tidak memiliki jawaban pasti, tetapi setiap orang harus memikirkannya dengan serius—setiap langkah dalam pengelolaan aset Anda bisa menentukan arah keuntungan dalam beberapa tahun ke depan.