Pejabat Jepang dan pembuat kebijakan internasional semakin menyuarakan kekhawatiran tentang melemahnya yen dan dampaknya yang lebih luas terhadap pasar. Katayama dan Bessent, keduanya tokoh berpengaruh di lingkaran kebijakan ekonomi, telah menyoroti risiko yang ditimbulkan oleh depresiasi mata uang yang berkelanjutan. Kelemahan yen yang terus berlangsung ini mencerminkan pergeseran yang lebih besar dalam kebijakan moneter global dan dinamika perdagangan. Bagi para trader dan investor yang memantau tren makroekonomi, fluktuasi mata uang seperti ini sering kali menandakan pergeseran dalam selera risiko dan aliran modal di seluruh kelas aset—including aset digital. Diskusi kebijakan seputar stabilitas mata uang tetap menjadi indikator utama sentimen ekonomi dan potensi volatilitas pasar di masa mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
OnChainDetective
· 6jam yang lalu
Nilai tukar yen yang melemah... Saya harus memantau pergerakan paus di jaringan, pasti ada pemain besar yang mengendalikan di belakang layar, ini bukan kebetulan.
Tunggu, Bessent dan Katayama mengeluarkan pernyataan secara bersamaan? Aliran dana harus dipantau, jangan sampai tertipu oleh berita superficial.
Kata resmi tentang "perubahan kebijakan moneter", sebenarnya adalah kapital besar yang diam-diam mengatur posisi... Saya sudah tahu.
Fenomena pelemahan yen ini, sudah ada tanda-tandanya di data, mengapa baru sekarang muncul? Operasi black box tanpa keraguan.
Keterkaitan antara dunia kripto dan fiat adalah tren utama, tapi masalahnya—siapa yang sudah melakukan pengaturan awal? Saya harus cek alamat institusinya.
Lihat AsliBalas0
GasFeeLady
· 01-14 08:25
yen sedang mengalami penurunan saat ini, pengaturan klasik saat semua orang melihat grafik yang sama jujur. aliran modal akan menyebar ke segala hal—bahkan altcoin akan merasakannya. waktunya akan sangat brutal jika kamu menangkap jendela gwei yang salah pada yang ini jujur
Lihat AsliBalas0
DegenApeSurfer
· 01-13 23:37
Jepang kembali menyalahkan pihak lain, yen yang lemah? Bangunlah, ini adalah sinyal kekacauan likuiditas global, industri kripto sudah lama mengetahuinya
Lihat AsliBalas0
TestnetFreeloader
· 01-13 03:47
Yen Jepang kembali melemah, sekarang semua bank sentral di seluruh dunia tidak bisa diam saja, diperkirakan pasar kripto juga akan mengikuti bergejolak
Lihat AsliBalas0
Frontrunner
· 01-13 03:46
Yen kembali menunjukkan aksi, kali ini bank sentral di seluruh dunia tidak bisa diam, merasa pasar akan mengalami gejolak besar
Lihat AsliBalas0
DegenGambler
· 01-13 03:35
Yen kembali melemah... katanya akan terus turun, sekarang semua bank sentral di berbagai negara tidak bisa duduk diam lagi
Lihat AsliBalas0
ReverseFOMOguy
· 01-13 03:26
Yen lagi berperilaku aneh... Kali ini sepertinya bukan hanya masalah depresiasi, rasanya likuiditas global akan berubah nih
Lihat AsliBalas0
SoliditySlayer
· 01-13 03:21
Yen kembali jatuh, kali ini bank sentral di seluruh dunia tidak bisa diam. Sejujurnya, banyak faktor yang menyebabkan volatilitas di dunia kripto, perubahan kebijakan makro membuat seluruh pasar ikut bergoyang.
Pejabat Jepang dan pembuat kebijakan internasional semakin menyuarakan kekhawatiran tentang melemahnya yen dan dampaknya yang lebih luas terhadap pasar. Katayama dan Bessent, keduanya tokoh berpengaruh di lingkaran kebijakan ekonomi, telah menyoroti risiko yang ditimbulkan oleh depresiasi mata uang yang berkelanjutan. Kelemahan yen yang terus berlangsung ini mencerminkan pergeseran yang lebih besar dalam kebijakan moneter global dan dinamika perdagangan. Bagi para trader dan investor yang memantau tren makroekonomi, fluktuasi mata uang seperti ini sering kali menandakan pergeseran dalam selera risiko dan aliran modal di seluruh kelas aset—including aset digital. Diskusi kebijakan seputar stabilitas mata uang tetap menjadi indikator utama sentimen ekonomi dan potensi volatilitas pasar di masa mendatang.