Ada yang mengatakan bahwa Walrus protocol mewujudkan 「penyimpanan yang dapat diprogram」, pernyataan ini cukup menarik.
Jika dibandingkan dengan penyimpanan terdesentralisasi tradisional — itu lebih seperti gudang umum. Kamu menyimpan barang, mendapatkan sebuah bukti, bukti tersebut hanya bisa membuktikan 「aku pernah menyimpan barang ini」, tetapi isi gudang dan dunia luar adalah dua hal yang berbeda, terisolasi satu sama lain.
Walrus berbeda. Ia seperti 「lemari penyimpanan pintar yang terhubung ke jaringan」. Tidak hanya bisa menyimpan barang, tetapi juga dapat mengirim perintah melalui smart contract. Misalnya menetapkan sebuah instruksi: secara otomatis mengalihkan kepemilikan lemari penyimpanan setelah 30 hari. Atau membuat aset yang disimpan berinteraksi dengan protokol lain di chain, dan berpartisipasi dalam operasi keuangan yang kompleks.
Desain seperti ini berarti penyimpanan tidak lagi sekadar 「tempat menyimpan barang」, tetapi menjadi infrastruktur yang dapat diprogram dan berinteraksi. Bagi aplikasi Web3, ini membuka banyak ruang imajinasi baru.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-e19e9c10
· 01-13 23:11
WTF, konsep lemari penyimpanan pintar yang terhubung ini memang keren, penyimpanan juga bisa berpartisipasi dalam operasi di blockchain? Ini benar-benar membuat data mati menjadi hidup
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrying
· 01-13 15:26
Wtf, desain ini memang keren, penyimpanan bisa otomatis berinteraksi? Benarkah
Lihat AsliBalas0
CryptoComedian
· 01-13 03:59
Tersenyum sambil menangis, bukankah ini mengubah penyimpanan dari "gudang mati" menjadi "Lego keuangan yang hidup", makanya semua orang sedang memuji
Lihat AsliBalas0
JustHereForMemes
· 01-13 03:57
Mengerti, secara sederhana artinya penyimpanan memiliki kendali sendiri, bisa berjalan sendiri dan melakukan pekerjaan.
Lihat AsliBalas0
ApyWhisperer
· 01-13 03:47
Bro, konsep ini memang keren, penyimpanan tidak lagi diam saja, langsung bisa ikut serta dalam operasi di chain? Harus lihat bagaimana performa sebenarnya
Lihat AsliBalas0
staking_gramps
· 01-13 03:40
Berhasil dioperasikan, ide ini memang memiliki potensi. Penyimpanan yang menjadi infrastruktur yang dapat diprogram, rasanya seperti memasang otak ke gudang.
Lihat AsliBalas0
SignatureLiquidator
· 01-13 03:37
Bangun, ini sebenarnya hanya mengubah penyimpanan dari statis menjadi dinamis, rasanya infrastruktur yang sebenarnya.
Ada yang mengatakan bahwa Walrus protocol mewujudkan 「penyimpanan yang dapat diprogram」, pernyataan ini cukup menarik.
Jika dibandingkan dengan penyimpanan terdesentralisasi tradisional — itu lebih seperti gudang umum. Kamu menyimpan barang, mendapatkan sebuah bukti, bukti tersebut hanya bisa membuktikan 「aku pernah menyimpan barang ini」, tetapi isi gudang dan dunia luar adalah dua hal yang berbeda, terisolasi satu sama lain.
Walrus berbeda. Ia seperti 「lemari penyimpanan pintar yang terhubung ke jaringan」. Tidak hanya bisa menyimpan barang, tetapi juga dapat mengirim perintah melalui smart contract. Misalnya menetapkan sebuah instruksi: secara otomatis mengalihkan kepemilikan lemari penyimpanan setelah 30 hari. Atau membuat aset yang disimpan berinteraksi dengan protokol lain di chain, dan berpartisipasi dalam operasi keuangan yang kompleks.
Desain seperti ini berarti penyimpanan tidak lagi sekadar 「tempat menyimpan barang」, tetapi menjadi infrastruktur yang dapat diprogram dan berinteraksi. Bagi aplikasi Web3, ini membuka banyak ruang imajinasi baru.