Tentang pemikiran lanjutan mengenai model pembayaran token: Saat ini industri sedang membahas biaya berdasarkan kursi atau kuota token, dan masing-masing skema memiliki kelebihan dan kekurangan. Tetapi ada satu masalah kunci yang diabaikan—bagaimana jika agen otonom (AI Agent) berpartisipasi secara independen dalam interaksi? Mereka juga membutuhkan sumber daya, memulai transaksi, dan pasti harus menanggung biaya yang sesuai. Ini berarti desain mekanisme pembayaran harus mempertimbangkan skenario otomatisasi penuh, tidak hanya model konsumsi pengguna manusia. Ini menimbulkan tantangan baru terhadap keberlanjutan ekonomi token secara keseluruhan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DefiVeteran
· 23jam yang lalu
agen sendiri yang membayar? Kalau begitu kita harus pikirkan dengan matang siapa yang akan membayar, rasanya lubang ini bisa digali sampai ke ujung langit
Lihat AsliBalas0
FlatTax
· 01-16 01:08
Bagian interaksi otomatis agen memang benar-benar tidak pernah dipikirkan dengan serius... Kalau nanti ada sekumpulan bot yang melakukan arbitrase secara gila-gilaan, bagaimana?
Lihat AsliBalas0
RugpullTherapist
· 01-13 03:56
Masalah agen yang membayar sendiri ini memang tidak pernah dipikirkan... Rasanya harus merancang kembali satu kerangka ekonomi.
Lihat AsliBalas0
StopLossMaster
· 01-13 03:38
AI Agent bagian itu memang benar-benar diabaikan, ini adalah lubang hitam biaya yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
0xOverleveraged
· 01-13 03:37
Bagian interaksi otomatis agen memang benar-benar tidak ada yang memikirkan struktur biaya dengan serius, rasanya akan meledak
Tentang pemikiran lanjutan mengenai model pembayaran token: Saat ini industri sedang membahas biaya berdasarkan kursi atau kuota token, dan masing-masing skema memiliki kelebihan dan kekurangan. Tetapi ada satu masalah kunci yang diabaikan—bagaimana jika agen otonom (AI Agent) berpartisipasi secara independen dalam interaksi? Mereka juga membutuhkan sumber daya, memulai transaksi, dan pasti harus menanggung biaya yang sesuai. Ini berarti desain mekanisme pembayaran harus mempertimbangkan skenario otomatisasi penuh, tidak hanya model konsumsi pengguna manusia. Ini menimbulkan tantangan baru terhadap keberlanjutan ekonomi token secara keseluruhan.