#美国消费者物价指数发布在即 Data statistik resmi Amerika Serikat sebenarnya tidak sepercaya yang dibayangkan. Dari sejarahnya, setidaknya telah mengalami tiga kali penyesuaian metodologi statistik, dan setiap penyesuaian tersebut selalu mengandung niat politik—data sering dirancang secara cermat agar menguntungkan keputusan tertentu.
Saat ini, pemerintahan Trump terburu-buru menurunkan suku bunga untuk meredakan tekanan utang, yang berarti semua data makro yang dirilis selanjutnya mungkin akan "dioptimalkan" untuk mendukung strategi ini. Powell pernah berusaha menjaga independensi Federal Reserve dan mempertahankan posisi inflasi rendah, tetapi hasilnya malah menghadapi penyelidikan kriminal—ini menunjukkan betapa pentingnya kekuatan politik yang benar-benar ada.
Realitanya, masalah utang Amerika Serikat sudah sangat parah dan tidak bisa lagi diatasi, sementara suku bunga tinggi semakin memperburuk keadaan. Powell keras kepala terhadap data inflasi, tetapi mengabaikan ancaman yang lebih dalam yaitu utang. Singkatnya, yang kurang adalah pemahaman terhadap gambaran besar.
Yang bisa diprediksi adalah: data ekonomi ini akan sepenuhnya mendukung rencana stimulus likuiditas tak terbatas dari Trump, untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Bagi trader, memahami kerangka logika di balik ini jauh lebih penting daripada sekadar melihat permukaan data.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RugpullTherapist
· 01-13 04:09
Data sudah lama rusak, sekarang melihat CPI sama seperti membaca novel... Politik membutuhkan apa, ya itu yang dia ambil.
Lihat AsliBalas0
OnlyOnMainnet
· 01-13 03:59
Pemalsuan data ini adalah trik lama, setiap kali mereka mengganti alasan untuk mendefinisikan ulang inflasi, toh rakyat awam tidak mengerti, kan
Lihat AsliBalas0
CompoundPersonality
· 01-13 03:51
Data semuanya adalah permainan politik, siapa yang percaya dia bodoh... Tampilan perdagangan jauh lebih dapat diandalkan daripada melihat angka-angka yang dimanipulasi ini
Lihat AsliBalas0
ruggedSoBadLMAO
· 01-13 03:42
Data semuanya mainan politik, ini siapa yang tidak tahu... Masalahnya adalah saat kita trading bagaimana? Menonton mereka berakting, lalu melakukan operasi sebaliknya?
#美国消费者物价指数发布在即 Data statistik resmi Amerika Serikat sebenarnya tidak sepercaya yang dibayangkan. Dari sejarahnya, setidaknya telah mengalami tiga kali penyesuaian metodologi statistik, dan setiap penyesuaian tersebut selalu mengandung niat politik—data sering dirancang secara cermat agar menguntungkan keputusan tertentu.
Saat ini, pemerintahan Trump terburu-buru menurunkan suku bunga untuk meredakan tekanan utang, yang berarti semua data makro yang dirilis selanjutnya mungkin akan "dioptimalkan" untuk mendukung strategi ini. Powell pernah berusaha menjaga independensi Federal Reserve dan mempertahankan posisi inflasi rendah, tetapi hasilnya malah menghadapi penyelidikan kriminal—ini menunjukkan betapa pentingnya kekuatan politik yang benar-benar ada.
Realitanya, masalah utang Amerika Serikat sudah sangat parah dan tidak bisa lagi diatasi, sementara suku bunga tinggi semakin memperburuk keadaan. Powell keras kepala terhadap data inflasi, tetapi mengabaikan ancaman yang lebih dalam yaitu utang. Singkatnya, yang kurang adalah pemahaman terhadap gambaran besar.
Yang bisa diprediksi adalah: data ekonomi ini akan sepenuhnya mendukung rencana stimulus likuiditas tak terbatas dari Trump, untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Bagi trader, memahami kerangka logika di balik ini jauh lebih penting daripada sekadar melihat permukaan data.