Apakah benar AI adalah gelembung? Raoul Pal menjawab tanpa basa-basi
Di tengah meningkatnya spekulasi tentang apakah sektor teknologi sedang mengalami fase spekulatif, Raoul Pal, suara terkenal dari Real Vision, telah mengambil posisi yang jelas: angka-angka profitabilitas di industri kecerdasan buatan membantah narasi katastrofik tersebut.
Menurut analisisnya, angka-angka berbicara sendiri. Perusahaan yang beroperasi di bidang AI melaporkan peningkatan pendapatan yang signifikan, sebuah indikator yang, secara teori, seharusnya tidak ada dalam gelembung tradisional. Pal menekankan bahwa dinamika keuangan ini secara langsung bertentangan dengan pola yang secara historis kita lihat di pasar spekulatif.
Namun, di mana Pal mengidentifikasi risiko potensial adalah di ekosistem modal ventura. Menurut pandangannya, cabang investasi ini beroperasi berdasarkan logika yang berbeda: membutuhkan penyebaran modal ke beberapa taruhan, dengan harapan bahwa beberapa di antaranya akan menghasilkan pengembalian eksponensial. Model distribusi hukum kekuasaan ini secara inheren bersifat spekulatif dan, bagi Pal, ini adalah satu-satunya segmen yang benar-benar bisa mengalami inflasi.
Kesimpulannya bersifat nuansa: sementara inti operasional AI tetap didukung oleh fondasi yang kuat dan hasil keuangan nyata, beberapa segmen modal ventura menghadapi eksposur yang lebih besar terhadap penyesuaian spekulatif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apakah benar AI adalah gelembung? Raoul Pal menjawab tanpa basa-basi
Di tengah meningkatnya spekulasi tentang apakah sektor teknologi sedang mengalami fase spekulatif, Raoul Pal, suara terkenal dari Real Vision, telah mengambil posisi yang jelas: angka-angka profitabilitas di industri kecerdasan buatan membantah narasi katastrofik tersebut.
Menurut analisisnya, angka-angka berbicara sendiri. Perusahaan yang beroperasi di bidang AI melaporkan peningkatan pendapatan yang signifikan, sebuah indikator yang, secara teori, seharusnya tidak ada dalam gelembung tradisional. Pal menekankan bahwa dinamika keuangan ini secara langsung bertentangan dengan pola yang secara historis kita lihat di pasar spekulatif.
Namun, di mana Pal mengidentifikasi risiko potensial adalah di ekosistem modal ventura. Menurut pandangannya, cabang investasi ini beroperasi berdasarkan logika yang berbeda: membutuhkan penyebaran modal ke beberapa taruhan, dengan harapan bahwa beberapa di antaranya akan menghasilkan pengembalian eksponensial. Model distribusi hukum kekuasaan ini secara inheren bersifat spekulatif dan, bagi Pal, ini adalah satu-satunya segmen yang benar-benar bisa mengalami inflasi.
Kesimpulannya bersifat nuansa: sementara inti operasional AI tetap didukung oleh fondasi yang kuat dan hasil keuangan nyata, beberapa segmen modal ventura menghadapi eksposur yang lebih besar terhadap penyesuaian spekulatif.