Apa yang benar-benar mempengaruhi Bitcoin di pasar global? Jawabannya tidak sesederhana yang terlihat. Analisis mendalam mengungkapkan bahwa hubungan antara Bitcoin, penawaran uang M2, dan nilai dolar AS (DXY) mengikuti pola yang jauh lebih kompleks dari yang biasanya diasumsikan oleh para investor.
Data mengungkapkan korelasi dengan kejutan sementara
Angka-angka berbicara sendiri: Bitcoin mempertahankan korelasi historis sebesar 0,78 dengan M2, tetapi dengan selang waktu 84 hari. Ini berarti bahwa perubahan dalam penawaran uang tidak langsung tercermin dalam harga Bitcoin, melainkan menghasilkan efek tertunda. Di sisi lain, hubungan dengan indeks dolar bersifat invers (-0,58), menunjukkan bahwa ketika dolar menguat, Bitcoin cenderung melemah.
Untuk memberi konteks pentingnya pergerakan moneter ini, pertimbangkan bahwa fluktuasi setara dengan 3.000.000 yen ke USD di pasar mata uang kuat dapat menyebabkan volatilitas signifikan pada aset digital yang berkorelasi.
Pecahnya 2025: perubahan aturan
Yang menarik adalah apa yang terjadi pada tahun 2025. Korelasi Bitcoin dengan M2 mengalami perubahan dramatis: dari 0,89 sebelum puncak siklus bullish menjadi -0,49 setelahnya. Perubahan tanda ini menunjukkan bahwa M2 berhenti bertindak sebagai pendorong dan mulai menimbulkan tekanan yang berlawanan.
Korelasi bergerak 180 hari dengan M2 mencapai puncaknya sebesar 0,94 pada akhir 2024, tetapi kemudian merosot menjadi -0,12 pada November 2025. Penurunan mendadak ini menunjukkan bahwa pengaruh penawaran uang terhadap reli-reli berikutnya mulai memudar, setidaknya secara temporer.
Dua kekuatan, dua kecepatan
Analisis menunjukkan bahwa M2 dan DXY beroperasi dalam kerangka waktu yang berbeda. M2 berfungsi sebagai penggerak tren jangka panjang dan pergerakan lambat, membentuk arah umum pasar. DXY, di sisi lain, adalah faktor volatilitas jangka pendek, menghasilkan fluktuasi cepat tetapi kurang bersifat mengarahkan.
Menuju pendekatan dinamis dan adaptif
Para analis memperingatkan bahwa menggunakan strategi dengan selang waktu tetap sudah usang. Sebagai gantinya, mereka merekomendasikan kerangka kerja yang dinamis yang mengenali fase-fase berbeda dari pasar dan menyesuaikan parameter selang waktu secara real-time. Ini memungkinkan para trader untuk mengantisipasi perubahan korelasi sebelum terjadi, daripada bereaksi setelah sinyal-sinyal tersebut hilang.
Kuncinya adalah memahami bahwa hubungan ini tidak konstan: bersifat kondisional, berkembang seiring siklus pasar, dan memerlukan pemantauan terus-menerus.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bitcoin dan dolar: mengungkap pola tersembunyi antara M2 dan fluktuasi mata uang
Apa yang benar-benar mempengaruhi Bitcoin di pasar global? Jawabannya tidak sesederhana yang terlihat. Analisis mendalam mengungkapkan bahwa hubungan antara Bitcoin, penawaran uang M2, dan nilai dolar AS (DXY) mengikuti pola yang jauh lebih kompleks dari yang biasanya diasumsikan oleh para investor.
Data mengungkapkan korelasi dengan kejutan sementara
Angka-angka berbicara sendiri: Bitcoin mempertahankan korelasi historis sebesar 0,78 dengan M2, tetapi dengan selang waktu 84 hari. Ini berarti bahwa perubahan dalam penawaran uang tidak langsung tercermin dalam harga Bitcoin, melainkan menghasilkan efek tertunda. Di sisi lain, hubungan dengan indeks dolar bersifat invers (-0,58), menunjukkan bahwa ketika dolar menguat, Bitcoin cenderung melemah.
Untuk memberi konteks pentingnya pergerakan moneter ini, pertimbangkan bahwa fluktuasi setara dengan 3.000.000 yen ke USD di pasar mata uang kuat dapat menyebabkan volatilitas signifikan pada aset digital yang berkorelasi.
Pecahnya 2025: perubahan aturan
Yang menarik adalah apa yang terjadi pada tahun 2025. Korelasi Bitcoin dengan M2 mengalami perubahan dramatis: dari 0,89 sebelum puncak siklus bullish menjadi -0,49 setelahnya. Perubahan tanda ini menunjukkan bahwa M2 berhenti bertindak sebagai pendorong dan mulai menimbulkan tekanan yang berlawanan.
Korelasi bergerak 180 hari dengan M2 mencapai puncaknya sebesar 0,94 pada akhir 2024, tetapi kemudian merosot menjadi -0,12 pada November 2025. Penurunan mendadak ini menunjukkan bahwa pengaruh penawaran uang terhadap reli-reli berikutnya mulai memudar, setidaknya secara temporer.
Dua kekuatan, dua kecepatan
Analisis menunjukkan bahwa M2 dan DXY beroperasi dalam kerangka waktu yang berbeda. M2 berfungsi sebagai penggerak tren jangka panjang dan pergerakan lambat, membentuk arah umum pasar. DXY, di sisi lain, adalah faktor volatilitas jangka pendek, menghasilkan fluktuasi cepat tetapi kurang bersifat mengarahkan.
Menuju pendekatan dinamis dan adaptif
Para analis memperingatkan bahwa menggunakan strategi dengan selang waktu tetap sudah usang. Sebagai gantinya, mereka merekomendasikan kerangka kerja yang dinamis yang mengenali fase-fase berbeda dari pasar dan menyesuaikan parameter selang waktu secara real-time. Ini memungkinkan para trader untuk mengantisipasi perubahan korelasi sebelum terjadi, daripada bereaksi setelah sinyal-sinyal tersebut hilang.
Kuncinya adalah memahami bahwa hubungan ini tidak konstan: bersifat kondisional, berkembang seiring siklus pasar, dan memerlukan pemantauan terus-menerus.