Dengan lebih dari 840.800 pengikut di X, trader veteran Peter Brandt telah mencuri perhatian dengan mempertanyakan apakah bulls XRP dan pendukung perak mewakili apa yang dia sebut “pedagang paling mudah tertipu” di pasar. Skeptisisme jangka panjangnya kembali ke dekade lalu—perak diperdagangkan hanya di $5 pada tahun 1975, namun tetap menjadi aset yang kontroversial di kalangan spekulan saat ini.
Rally XRP dan Pemeriksaan Realitas Selanjutnya
XRP menyaksikan lonjakan dramatis sebesar 630% dari akhir 2024 hingga pertengahan 2025, memicu euforia di kalangan sebagian besar komunitas trading. Namun, koreksi pasar terbaru menunjukkan cerita yang berbeda. Data saat ini menunjukkan XRP diperdagangkan di $2.07 dengan penurunan tahunan sebesar 17.54%, bertentangan dengan narasi bullish sebelumnya yang memikat banyak trader ritel.
Tantangan Hukum dan Optimisme yang Berkelanjutan
Meskipun pengawasan regulasi dari SEC terhadap Ripple terus berlanjut, para pendukung cryptocurrency ini menolak untuk meninggalkan tesis bullish mereka. Ketahanan ini—atau mungkin kekerasan hati—adalah hal yang tepat yang tampaknya dipertanyakan oleh Brandt. Kesenjangan antara tantangan fundamental dan optimisme yang tidak berdasar menyoroti ketidaksesuaian penting dalam cara beberapa peserta pasar menilai risiko.
Sinyal Pasar Menunjukkan Kehati-hatian
Lingkungan saat ini menunjukkan tanda-tanda peringatan yang sering diabaikan oleh pedagang yang mudah tertipu. Volume perdagangan telah menyusut secara signifikan, dari puncaknya sebelumnya ke volume 24 jam saat ini sebesar $108,37 juta. Sementara itu, indeks ketakutan dan keserakahan pasar mencerminkan sentimen yang ambigu daripada keyakinan. Metode ini menunjukkan bahwa minat yang berkelanjutan terhadap XRP mungkin mulai menurun di kalangan investor canggih yang mengenali kapan antusiasme melebihi fundamental.
Kritik Brandt menegaskan pelajaran pasar yang abadi: membedakan antara keyakinan tulus berdasarkan analisis yang solid dan posisi yang didorong oleh hype tetap menjadi ciri khas trader berpengalaman versus mereka yang rentan terhadap siklus boom dan bust.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa Trader Veteran Peter Brandt Meragukan Keyakinan Pasar Penggemar XRP
Dengan lebih dari 840.800 pengikut di X, trader veteran Peter Brandt telah mencuri perhatian dengan mempertanyakan apakah bulls XRP dan pendukung perak mewakili apa yang dia sebut “pedagang paling mudah tertipu” di pasar. Skeptisisme jangka panjangnya kembali ke dekade lalu—perak diperdagangkan hanya di $5 pada tahun 1975, namun tetap menjadi aset yang kontroversial di kalangan spekulan saat ini.
Rally XRP dan Pemeriksaan Realitas Selanjutnya
XRP menyaksikan lonjakan dramatis sebesar 630% dari akhir 2024 hingga pertengahan 2025, memicu euforia di kalangan sebagian besar komunitas trading. Namun, koreksi pasar terbaru menunjukkan cerita yang berbeda. Data saat ini menunjukkan XRP diperdagangkan di $2.07 dengan penurunan tahunan sebesar 17.54%, bertentangan dengan narasi bullish sebelumnya yang memikat banyak trader ritel.
Tantangan Hukum dan Optimisme yang Berkelanjutan
Meskipun pengawasan regulasi dari SEC terhadap Ripple terus berlanjut, para pendukung cryptocurrency ini menolak untuk meninggalkan tesis bullish mereka. Ketahanan ini—atau mungkin kekerasan hati—adalah hal yang tepat yang tampaknya dipertanyakan oleh Brandt. Kesenjangan antara tantangan fundamental dan optimisme yang tidak berdasar menyoroti ketidaksesuaian penting dalam cara beberapa peserta pasar menilai risiko.
Sinyal Pasar Menunjukkan Kehati-hatian
Lingkungan saat ini menunjukkan tanda-tanda peringatan yang sering diabaikan oleh pedagang yang mudah tertipu. Volume perdagangan telah menyusut secara signifikan, dari puncaknya sebelumnya ke volume 24 jam saat ini sebesar $108,37 juta. Sementara itu, indeks ketakutan dan keserakahan pasar mencerminkan sentimen yang ambigu daripada keyakinan. Metode ini menunjukkan bahwa minat yang berkelanjutan terhadap XRP mungkin mulai menurun di kalangan investor canggih yang mengenali kapan antusiasme melebihi fundamental.
Kritik Brandt menegaskan pelajaran pasar yang abadi: membedakan antara keyakinan tulus berdasarkan analisis yang solid dan posisi yang didorong oleh hype tetap menjadi ciri khas trader berpengalaman versus mereka yang rentan terhadap siklus boom dan bust.