Dalam pasar kripto selama empat tahun terakhir, hanya sedikit aset dengan kapitalisasi pasar di atas puluhan miliar yang benar-benar mampu menembus puncak bull market sebelumnya. Setelah dihitung, hanya ada empat yaitu ZEC, XRP, SOL, dan XMR. Fenomena ini menyembunyikan sebuah pola yang sering diabaikan.
Waktu penembusan menentukan potensi kenaikan selanjutnya. Tinjauan sejarah sangat menarik: XRP dan SOL keduanya menembus di puncak euforia bull market, tetapi kenaikan berikutnya hanya sekitar 10%. Sedangkan ZEC sangat berbeda—ia memilih menembus di akhir bull market dengan kapitalisasi pasar hanya 4,3 miliar, dan akhirnya mencapai kenaikan 100%.
Logika di balik ini adalah: apa arti menembus di akhir bull market? Pengendalian pasar oleh para pemain utama sangat tinggi, tekanan jual sangat kecil, dan posisi floating yang sudah banyak keluar dalam waktu singkat. Penembusan seperti ini biasanya melahirkan momentum yang lebih kuat.
Sekarang, XMR sedang meniru jalur langka ini. Ia memilih menembus kapitalisasi pasar hampir 100 miliar saat peralihan dari pasar bullish ke bearish, dan keunikan waktu ini serta niat para pemain utama yang terkandung di dalamnya patut diperhatikan. Berdasarkan pola sejarah, jenis penembusan ini biasanya akan membawa potensi kenaikan yang cukup besar di masa mendatang.
Dari segi teknikal, target pertama di $670 (sekitar +30%) sudah tercapai, ini adalah titik pertimbangan ideal untuk menambah posisi pertama. Setelah dikonsolidasikan dan jika terus naik, target kedua bisa difokuskan ke $780 (sekitar +50%). Saat ini, kita berada di jendela waktu penting untuk pengaturan posisi, apakah harga di sekitar 670 dapat bertahan akan menjadi sinyal penting.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dalam pasar kripto selama empat tahun terakhir, hanya sedikit aset dengan kapitalisasi pasar di atas puluhan miliar yang benar-benar mampu menembus puncak bull market sebelumnya. Setelah dihitung, hanya ada empat yaitu ZEC, XRP, SOL, dan XMR. Fenomena ini menyembunyikan sebuah pola yang sering diabaikan.
Waktu penembusan menentukan potensi kenaikan selanjutnya. Tinjauan sejarah sangat menarik: XRP dan SOL keduanya menembus di puncak euforia bull market, tetapi kenaikan berikutnya hanya sekitar 10%. Sedangkan ZEC sangat berbeda—ia memilih menembus di akhir bull market dengan kapitalisasi pasar hanya 4,3 miliar, dan akhirnya mencapai kenaikan 100%.
Logika di balik ini adalah: apa arti menembus di akhir bull market? Pengendalian pasar oleh para pemain utama sangat tinggi, tekanan jual sangat kecil, dan posisi floating yang sudah banyak keluar dalam waktu singkat. Penembusan seperti ini biasanya melahirkan momentum yang lebih kuat.
Sekarang, XMR sedang meniru jalur langka ini. Ia memilih menembus kapitalisasi pasar hampir 100 miliar saat peralihan dari pasar bullish ke bearish, dan keunikan waktu ini serta niat para pemain utama yang terkandung di dalamnya patut diperhatikan. Berdasarkan pola sejarah, jenis penembusan ini biasanya akan membawa potensi kenaikan yang cukup besar di masa mendatang.
Dari segi teknikal, target pertama di $670 (sekitar +30%) sudah tercapai, ini adalah titik pertimbangan ideal untuk menambah posisi pertama. Setelah dikonsolidasikan dan jika terus naik, target kedua bisa difokuskan ke $780 (sekitar +50%). Saat ini, kita berada di jendela waktu penting untuk pengaturan posisi, apakah harga di sekitar 670 dapat bertahan akan menjadi sinyal penting.