Likuiditas seperti oksigen di dunia kripto. Saat ini, oksigen tersebut sedang disedot, tetapi tabung oksigen baru masih dalam perjalanan.
Kondisi pasar akhir-akhir ini memang membuat banyak pemula tidak bisa duduk tenang. Melihat Bitcoin mengikuti penurunan bersama pasar saham AS, hati pasti tidak tenang. Tapi sebenarnya tidak perlu terlalu pesimis, masalah ini tidak sepenuhnya bisa disalahkan pada pasar itu sendiri.
Akar permasalahan mengarah ke pemerintah AS—mereka sudah menutup kantor selama 37 hari, memecahkan rekor terlama dalam sejarah. Ini bukan sekadar drama politik, bagi pasar modal global, ini adalah krisis likuiditas yang nyata.
**Bagaimana Penutupan Kantor Menguras Pasar**
Negosiasi kedua pihak gagal, anggaran tertunda, pemerintah berhenti mengeluarkan uang. Tapi pendapatan pajak tetap masuk, Departemen Keuangan tetap menerbitkan obligasi untuk mengumpulkan dana. Uang hanya masuk, tidak keluar, saldo akun utama Departemen Keuangan AS (TGA) seperti balon yang ditiup—melonjak hingga 1 triliun dolar. Ini berarti secara langsung mengurangi likuiditas pasar lebih dari 700 miliar dolar.
Hitung volume ini: setara dengan dampak dari beberapa putaran kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve sekaligus. Cadangan bank turun ke level terendah sejak 2021, biaya pinjaman pun melonjak. Suku bunga repo semalam melonjak ke 4,27%, dan suku bunga pembiayaan jaminan semalam juga melonjak 18 basis poin.
Bagi aset seperti Bitcoin yang sangat bergantung pada likuiditas, ini seperti dipukul dengan tongkat keras. Uang di pasar berkurang, preferensi risiko pun otomatis menurun.
**Efek Siklus yang Bertumpuk**
Tentu saja, faktor makro hanyalah separuh dari cerita. Dunia kripto sendiri juga berada di titik kritis, mantra siklus berputar masih berpengaruh. Gabungan dari berbagai faktor inilah yang membentuk situasi saat ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LiquidatorFlash
· 01-14 19:58
Liquidity sebesar 700 miliar dolar AS telah disedot, angka ini memang cukup besar. Tapi masalahnya, kapan tabung oksigen baru bisa dikirim?
Lihat AsliBalas0
LeekCutter
· 01-13 17:50
Wah, 700 miliar dolar langsung diambil, makanya akhir-akhir ini jadi begitu sulit. Operasi pemerintah AS ini benar-benar luar biasa.
Lihat AsliBalas0
failed_dev_successful_ape
· 01-13 17:48
Tabung oksigen masih dalam perjalanan...?Kenapa aku merasa harus menunggu cukup lama, selama ini harus bagaimana hidupnya
Lihat AsliBalas0
OnlyOnMainnet
· 01-13 17:47
Liquidity sebesar 700 miliar dolar telah ditarik, tidak heran jika btc begitu sulit. Pemerintah AS benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
screenshot_gains
· 01-13 17:39
Sial, pemerintah AS benar-benar akan melakukan sesuatu, tutup selama 37 hari hanya untuk mengurangi likuiditas, dunia kripto ikut kena dampaknya
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 01-13 17:23
7.000亿美元 rantai pasokan terputus, ini baru benar-benar medan perang. Pendatang baru menangis melihat grafik lilin, veteran tertawa melihat TGA — urusan uang sudah jelas
Likuiditas seperti oksigen di dunia kripto. Saat ini, oksigen tersebut sedang disedot, tetapi tabung oksigen baru masih dalam perjalanan.
Kondisi pasar akhir-akhir ini memang membuat banyak pemula tidak bisa duduk tenang. Melihat Bitcoin mengikuti penurunan bersama pasar saham AS, hati pasti tidak tenang. Tapi sebenarnya tidak perlu terlalu pesimis, masalah ini tidak sepenuhnya bisa disalahkan pada pasar itu sendiri.
Akar permasalahan mengarah ke pemerintah AS—mereka sudah menutup kantor selama 37 hari, memecahkan rekor terlama dalam sejarah. Ini bukan sekadar drama politik, bagi pasar modal global, ini adalah krisis likuiditas yang nyata.
**Bagaimana Penutupan Kantor Menguras Pasar**
Negosiasi kedua pihak gagal, anggaran tertunda, pemerintah berhenti mengeluarkan uang. Tapi pendapatan pajak tetap masuk, Departemen Keuangan tetap menerbitkan obligasi untuk mengumpulkan dana. Uang hanya masuk, tidak keluar, saldo akun utama Departemen Keuangan AS (TGA) seperti balon yang ditiup—melonjak hingga 1 triliun dolar. Ini berarti secara langsung mengurangi likuiditas pasar lebih dari 700 miliar dolar.
Hitung volume ini: setara dengan dampak dari beberapa putaran kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve sekaligus. Cadangan bank turun ke level terendah sejak 2021, biaya pinjaman pun melonjak. Suku bunga repo semalam melonjak ke 4,27%, dan suku bunga pembiayaan jaminan semalam juga melonjak 18 basis poin.
Bagi aset seperti Bitcoin yang sangat bergantung pada likuiditas, ini seperti dipukul dengan tongkat keras. Uang di pasar berkurang, preferensi risiko pun otomatis menurun.
**Efek Siklus yang Bertumpuk**
Tentu saja, faktor makro hanyalah separuh dari cerita. Dunia kripto sendiri juga berada di titik kritis, mantra siklus berputar masih berpengaruh. Gabungan dari berbagai faktor inilah yang membentuk situasi saat ini.