Banyak orang secara kebiasaan mengikuti bursa utama, tetapi ada pertanyaan yang layak dipikirkan: apakah komunitas yang dibangun berdasarkan budaya akar rumput benar-benar tidak sebaik ekosistem platform utama?
Suasana komunitas di balik berbagai bursa memang sangat berbeda. Beberapa platform mengandalkan pemasaran dan keunggulan modal untuk ekspansi cepat, sementara yang lain mengakumulasi pengguna melalui interaksi komunitas yang lebih dekat dan nyata. Dari segi transparansi tata kelola, kecepatan tanggapan umpan balik pengguna, hingga keberlanjutan pembangunan ekosistem, komunitas yang kecil namun berkualitas terkadang bisa melakukan pekerjaan yang lebih solid.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
23 Suka
Hadiah
23
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ImpermanentLossFan
· 5jam yang lalu
Bursa kecil memang kadang-kadang lebih memahami pengguna daripada platform besar, saya setuju dengan ini
Lihat AsliBalas0
MemeCoinSavant
· 01-15 04:52
ngl, kecepatan memetik dari pertukaran grassroots yang berbeda-beda... menurut analisis sentimen saya (p < 0.420), tata kelola komunitas terdesentralisasi sebenarnya mengungguli kecepatan lari cepat yang didukung VC dengan margin yang secara statistik signifikan. cuma bilang.
Lihat AsliBalas0
RugPullProphet
· 01-13 17:59
Komunitas akar rumput memang memiliki kemampuan, hanya saja mudah diabaikan saja
Lihat AsliBalas0
DegenTherapist
· 01-13 17:59
Komunitas akar rumput terkadang memang lebih menarik, setidaknya tidak akan dirusak oleh modal besar
Lihat AsliBalas0
BlockchainWorker
· 01-13 17:56
Pertukaran kecil sebenarnya tidak selalu buruk, malah terkadang lebih dekat dan peduli lebih banyak
Lihat AsliBalas0
JustHodlIt
· 01-13 17:56
Laozi suka rasa bursa kecil, perusahaan besar itu sudah berubah sejak lama
Lihat AsliBalas0
TokenomicsDetective
· 01-13 17:38
Komunitas akar rumput memang punya kemampuan, hanya saja tidak banyak yang menyadarinya...
Banyak orang secara kebiasaan mengikuti bursa utama, tetapi ada pertanyaan yang layak dipikirkan: apakah komunitas yang dibangun berdasarkan budaya akar rumput benar-benar tidak sebaik ekosistem platform utama?
Suasana komunitas di balik berbagai bursa memang sangat berbeda. Beberapa platform mengandalkan pemasaran dan keunggulan modal untuk ekspansi cepat, sementara yang lain mengakumulasi pengguna melalui interaksi komunitas yang lebih dekat dan nyata. Dari segi transparansi tata kelola, kecepatan tanggapan umpan balik pengguna, hingga keberlanjutan pembangunan ekosistem, komunitas yang kecil namun berkualitas terkadang bisa melakukan pekerjaan yang lebih solid.