Siapa yang paling mudah menjadi korban kelemahan sistemik dalam masyarakat? Lahir dari sumber daya yang sedikit, tetapi dididik untuk mengikuti aturan, menunggu giliranmu. Tanpa perlindungan keluarga, tetapi disuapi dengan pemikiran bahwa “risiko adalah sesuatu yang memalukan”. Hanya menguasai satu keterampilan, hanya mengikuti satu jalur, hanya mempercayai satu sistem penilaian. Semakin patuh dan jujur, semakin mudah terjebak dan terperangkap. Kebenaran yang kejam adalah: korban kelemahan sistemik tidak bisa bangkit hanya dengan perjuangan pribadi. Yang kamu lawan bukan orang lain, tetapi aturan itu sendiri. Itulah sebabnya: orang biasa bisa naik ke sistem yang benar dan berkembang, sementara orang pintar yang masuk ke sistem yang salah akan tertindas seumur hidup.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Siapa yang paling mudah menjadi korban kelemahan sistemik dalam masyarakat? Lahir dari sumber daya yang sedikit, tetapi dididik untuk mengikuti aturan, menunggu giliranmu. Tanpa perlindungan keluarga, tetapi disuapi dengan pemikiran bahwa “risiko adalah sesuatu yang memalukan”. Hanya menguasai satu keterampilan, hanya mengikuti satu jalur, hanya mempercayai satu sistem penilaian. Semakin patuh dan jujur, semakin mudah terjebak dan terperangkap. Kebenaran yang kejam adalah: korban kelemahan sistemik tidak bisa bangkit hanya dengan perjuangan pribadi. Yang kamu lawan bukan orang lain, tetapi aturan itu sendiri. Itulah sebabnya: orang biasa bisa naik ke sistem yang benar dan berkembang, sementara orang pintar yang masuk ke sistem yang salah akan tertindas seumur hidup.