Lanskap startup AI telah mengalami gejolak. Thinking Machines, yang menjadi berita utama pada bulan November di tengah kekhawatiran industri yang lebih luas, menjadi contoh volatilitas ini. Perusahaan kini mengalami kehilangan talenta yang signifikan karena anggota tim pergi.
Apa yang membuat ini sangat mencolok: Thinking Machines awalnya mengejar putaran pendanaan tanpa menyajikan rencana bisnis yang koheren atau proyeksi keuangan kepada investor. Kurangnya transparansi ini membuat banyak pendukung merasa takut, yang akhirnya melewatkan peluang tersebut. Melompat ke hari ini—situasinya belum membaik. Perusahaan masih kekurangan peta jalan strategis yang jelas atau kerangka operasional. Tanpa visi yang menarik, mempertahankan talenta menjadi tidak mungkin. Eksodus massal dari startup sering kali menandakan masalah struktural yang lebih dalam yang tidak bisa diperbaiki hanya dengan rekrutmen. Bagi investor yang mengikuti ruang ini, ini adalah pengingat mengapa fundamental penting: visi, kemampuan eksekusi, dan transparansi membedakan usaha yang berkelanjutan dari yang akan runtuh.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DataPickledFish
· 19jam yang lalu
哈,Thinking Machines又一波人跑路,说白了就是没计划没前景呗,投资人都看穿了
Lihat AsliBalas0
ApeShotFirst
· 19jam yang lalu
Satu lagi perusahaan startup bodoh yang mengumpulkan dana tanpa rencana bisnis, pantas saja orang-orangnya kabur
Lihat AsliBalas0
0xTherapist
· 19jam yang lalu
ngl thinking machines ini sudah jelas, tanpa rencana bisnis lalu mengumpulkan dana? Investor juga nggak bodoh, makanya sekarang semua orang pergi
Lihat AsliBalas0
BearMarketMonk
· 19jam yang lalu
Tidak berani melakukan pendanaan tanpa rencana bisnis? Pajak kecerdasan ini benar-benar tepat sasaran
Lihat AsliBalas0
AllInAlice
· 19jam yang lalu
Tidak berani mengumpulkan dana tanpa rencana bisnis? Strategi ini sudah ketinggalan zaman, tidak heran orang-orang sudah pergi semua
Lihat AsliBalas0
LiquidationOracle
· 20jam yang lalu
ngl ini adalah contoh klasik dari cerita pendanaan yang gagal, bahkan BP saja belum dipahami dengan baik sudah mencari dana... Tidak heran orang lari secepat itu
Lanskap startup AI telah mengalami gejolak. Thinking Machines, yang menjadi berita utama pada bulan November di tengah kekhawatiran industri yang lebih luas, menjadi contoh volatilitas ini. Perusahaan kini mengalami kehilangan talenta yang signifikan karena anggota tim pergi.
Apa yang membuat ini sangat mencolok: Thinking Machines awalnya mengejar putaran pendanaan tanpa menyajikan rencana bisnis yang koheren atau proyeksi keuangan kepada investor. Kurangnya transparansi ini membuat banyak pendukung merasa takut, yang akhirnya melewatkan peluang tersebut. Melompat ke hari ini—situasinya belum membaik. Perusahaan masih kekurangan peta jalan strategis yang jelas atau kerangka operasional. Tanpa visi yang menarik, mempertahankan talenta menjadi tidak mungkin. Eksodus massal dari startup sering kali menandakan masalah struktural yang lebih dalam yang tidak bisa diperbaiki hanya dengan rekrutmen. Bagi investor yang mengikuti ruang ini, ini adalah pengingat mengapa fundamental penting: visi, kemampuan eksekusi, dan transparansi membedakan usaha yang berkelanjutan dari yang akan runtuh.