Belakangan ini mendengar seorang trader berbagi cerita tentang keberhasilannya, sangat menginspirasi.
Dia pernah mengelola sebuah akun, modal 90.000 U di dua bulan menyusut menjadi kurang dari 30.000. Di mana masalahnya? Melihat catatan transaksi langsung paham — sering mengikuti tren naik turun, sering terjebak cut loss, profit langsung keluar, ini adalah trading dengan mindset yang salah.
Dia memutuskan membantu trader ini menyusun ulang strategi. Minggu pertama, menjalankan rencana dengan ketat, hanya melakukan dua transaksi. ENS dari 7.8 naik ke 9.2, ARB masuk di 1.12 dan keluar di 1.31. Tidak over-trading, setelah seminggu akun kembali ke 41.000 U.
Minggu kedua, menyentuh PEOPL, masuk di 0.078, keluar di 0.113. Ada fluktuasi, tapi tidak sembarangan. Setelah selesai, akun naik ke 67.000.
Minggu ketiga, menggunakan strategi hedging. ETH long profit, short melindungi modal, dipadukan dengan posisi BNB, dalam tiga minggu akun melonjak ke 109.000 U.
Apa kunci masalahnya? Bukan pasar yang sulit, tapi ritme kita sendiri yang tidak terkontrol. Sering berganti arah, terus memantau pasar, mengandalkan feeling — semua itu sumber kerugian. Begitu punya strategi yang jelas dan disiplin dalam eksekusi, justru bisa lebih stabil.
Trading pada dasarnya adalah mengikuti arah yang benar, lalu langkah demi langkah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVSandwichVictim
· 16jam yang lalu
Sejujurnya, trading dengan mindset memang benar-benar jebakan. Setiap kali merasa bisa bangkit kembali, hanya butuh satu gelombang fluktuasi untuk semuanya terpaksa dipotong.
Lihat AsliBalas0
MEVictim
· 16jam yang lalu
Benar sekali, sikap adalah segalanya. Saya sebelumnya juga pernah mengalami kerugian besar, sekarang akhirnya mengerti bahwa bukan tentang mendapatkan uang cepat, tetapi tentang bertahan hidup lebih lama.
Lihat AsliBalas0
RetiredMiner
· 16jam yang lalu
Sejujurnya, ini adalah contoh yang saya ingin lihat. Bukan cerita tentang kekayaan mendadak dalam semalam, tetapi proses benar-benar dari kejatuhan mental hingga rekonstruksi. Saat nilai turun dari 90.000 ke 30.000, terlihat jelas itu adalah pola emosi yang khas. Saya juga pernah melakukan hal ini sebelumnya, strategi membeli saat harga naik dan menjual saat harga turun sangat boros. Orang ini bisa kembali dalam tiga minggu, kuncinya adalah disiplin dalam pelaksanaan, bukan rahasia apa-apa.
Lihat AsliBalas0
LiquidityHunter
· 16jam yang lalu
9 sampai 3 lalu kembali ke 10.9, singkatnya adalah menghentikan pendarahan. Intinya tetap harus disiplin, jangan suka-suka ingin bergerak terus.
Lihat AsliBalas0
MEV_Whisperer
· 16jam yang lalu
Orang ini benar-benar tidak bisa mengendalikan diri, sering melakukan operasi sehingga dari 90.000 menjadi 30.000. Jelas ini masalah mental. Melihat dia kemudian mengikuti rencana, dua transaksi seminggu bisa membalikkan keadaan, itu yang benar.
Belakangan ini mendengar seorang trader berbagi cerita tentang keberhasilannya, sangat menginspirasi.
Dia pernah mengelola sebuah akun, modal 90.000 U di dua bulan menyusut menjadi kurang dari 30.000. Di mana masalahnya? Melihat catatan transaksi langsung paham — sering mengikuti tren naik turun, sering terjebak cut loss, profit langsung keluar, ini adalah trading dengan mindset yang salah.
Dia memutuskan membantu trader ini menyusun ulang strategi. Minggu pertama, menjalankan rencana dengan ketat, hanya melakukan dua transaksi. ENS dari 7.8 naik ke 9.2, ARB masuk di 1.12 dan keluar di 1.31. Tidak over-trading, setelah seminggu akun kembali ke 41.000 U.
Minggu kedua, menyentuh PEOPL, masuk di 0.078, keluar di 0.113. Ada fluktuasi, tapi tidak sembarangan. Setelah selesai, akun naik ke 67.000.
Minggu ketiga, menggunakan strategi hedging. ETH long profit, short melindungi modal, dipadukan dengan posisi BNB, dalam tiga minggu akun melonjak ke 109.000 U.
Apa kunci masalahnya? Bukan pasar yang sulit, tapi ritme kita sendiri yang tidak terkontrol. Sering berganti arah, terus memantau pasar, mengandalkan feeling — semua itu sumber kerugian. Begitu punya strategi yang jelas dan disiplin dalam eksekusi, justru bisa lebih stabil.
Trading pada dasarnya adalah mengikuti arah yang benar, lalu langkah demi langkah.