#美联储降息政策 Melihat indeks MOVE obligasi AS turun dari 99 di awal tahun menjadi 59, mencatat penurunan tahunan terbesar sejak krisis keuangan 2009, pikiran pertama yang terlintas di kepala saya adalah: bobot sejarah di balik angka ini.
Kejadian penurunan tajam pada 2009 itu sudah kita alami bersama. Saat itu pasar dilanda ketakutan dan ketidakpastian, volatilitas yang melonjak mencerminkan ketakutan akan keruntuhan seluruh sistem keuangan. Namun tahun ini, siklus penurunan suku bunga Federal Reserve justru membawa hasil yang berlawanan—volatilitas mencapai level terendah dalam sejarah, menunjukkan bahwa ekspektasi pasar terhadap prospek ekonomi secara bertahap stabil, dan premi risiko menyusut.
Namun ada hal halus yang patut dipikirkan di sini. Kebijakan penurunan suku bunga yang meredakan risiko resesi, dan penurunan volatilitas pasar obligasi terdengar seperti kabar baik. Namun pengalaman saya selama ini dalam menilai siklus proyek mengajarkan bahwa stabilitas yang berlebihan sering kali merupakan bentuk risiko lain. Ketika volatilitas pasar mencapai level terendah dan kesadaran risiko melemah, sangat mudah muncul gelembung aset dan leverage berlebihan.
Masih ingat dengan kondisi pasar tahun 2021? Stabil terlalu lama, akhirnya semua orang mengejar kenaikan harga, sampai likuiditas berbalik dan semuanya runtuh. Kali ini, volatilitas obligasi AS yang sangat rendah tampaknya sinyal likuiditas yang melimpah, tetapi juga bisa menjadi jebakan untuk penyesuaian berikutnya.
Intinya adalah, berapa lama siklus penurunan suku bunga ini bisa bertahan? Jika Federal Reserve mempertahankan kebijakan longgar hingga 2025, lingkungan volatilitas rendah ini akan terus memperkuat daya tarik aset risiko, termasuk aset kripto. Tetapi begitu data inflasi kembali menunjukkan kenaikan dan memaksa kebijakan berbalik, rebound volatilitas akan jauh lebih tajam daripada penurunannya—itulah yang harus kita waspadai.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#美联储降息政策 Melihat indeks MOVE obligasi AS turun dari 99 di awal tahun menjadi 59, mencatat penurunan tahunan terbesar sejak krisis keuangan 2009, pikiran pertama yang terlintas di kepala saya adalah: bobot sejarah di balik angka ini.
Kejadian penurunan tajam pada 2009 itu sudah kita alami bersama. Saat itu pasar dilanda ketakutan dan ketidakpastian, volatilitas yang melonjak mencerminkan ketakutan akan keruntuhan seluruh sistem keuangan. Namun tahun ini, siklus penurunan suku bunga Federal Reserve justru membawa hasil yang berlawanan—volatilitas mencapai level terendah dalam sejarah, menunjukkan bahwa ekspektasi pasar terhadap prospek ekonomi secara bertahap stabil, dan premi risiko menyusut.
Namun ada hal halus yang patut dipikirkan di sini. Kebijakan penurunan suku bunga yang meredakan risiko resesi, dan penurunan volatilitas pasar obligasi terdengar seperti kabar baik. Namun pengalaman saya selama ini dalam menilai siklus proyek mengajarkan bahwa stabilitas yang berlebihan sering kali merupakan bentuk risiko lain. Ketika volatilitas pasar mencapai level terendah dan kesadaran risiko melemah, sangat mudah muncul gelembung aset dan leverage berlebihan.
Masih ingat dengan kondisi pasar tahun 2021? Stabil terlalu lama, akhirnya semua orang mengejar kenaikan harga, sampai likuiditas berbalik dan semuanya runtuh. Kali ini, volatilitas obligasi AS yang sangat rendah tampaknya sinyal likuiditas yang melimpah, tetapi juga bisa menjadi jebakan untuk penyesuaian berikutnya.
Intinya adalah, berapa lama siklus penurunan suku bunga ini bisa bertahan? Jika Federal Reserve mempertahankan kebijakan longgar hingga 2025, lingkungan volatilitas rendah ini akan terus memperkuat daya tarik aset risiko, termasuk aset kripto. Tetapi begitu data inflasi kembali menunjukkan kenaikan dan memaksa kebijakan berbalik, rebound volatilitas akan jauh lebih tajam daripada penurunannya—itulah yang harus kita waspadai.