Belakangan ini, dunia kripto dipenuhi oleh beberapa memecoin, satu adalah permainan kata, dan yang lainnya sering disebut-sebut oleh banyak pemimpin opini. Saya Bear, hari ini ingin berbicara tentang logika investasi memecoin.
Sebenarnya, dunia kripto selalu terbagi menjadi dua kubu: satu sisi adalah memecoin, meskipun sebagian besar kembali ke nol, tetapi sesekali muncul beberapa kasus kekayaan mendadak; sisi lain adalah proyek VC yang didukung oleh para pengikut teknologi, sayangnya banyak yang mencapai puncak saat peluncuran dan kemudian terjebak dalam spiral kematian.
Beberapa hari yang lalu saat membaca buku, saya tiba-tiba memikirkan sebuah pertanyaan—bagaimana jika George Soros, sang raksasa keuangan, berada di dunia kripto? Apakah dia akan membeli memecoin?
Di pasar keuangan tradisional, aset seperti ini yang tidak didukung oleh dasar fundamental apa pun sangat dianggap sampah. Tapi di dunia kripto, justru sebaliknya. Mereka yang sangat emosional dan menjadi bahan diskusi terbuka, dari sudut pandang Soros, adalah mangsa yang paling sempurna.
**Pertanyaan kunci: Mengapa begitu banyak orang merugi?**
Jawabannya sangat sederhana—prasangka dan kesombongan.
Sebagai contoh terbaru, ledakan sebuah memecoin berasal dari dua faktor: tahun 2026 adalah Tahun Kuda, dan ditambah lagi, para pemimpin opini di media sosial turut memicu. Narasi sederhana ini sudah cukup untuk memicu reaksi berantai di pasar.
Soros memiliki teori terkenal yang disebut "Teori Refleksivitas": **Dalam pasar keuangan, prasangka adalah fundamental**. Semakin dalam prasangka, semakin kuat kekuatannya.
Fakta di dunia kripto adalah, kemampuan teknis tidak pernah menjadi faktor penentu utama. Emosi, narasi, konsensus—itulah mesin penggerak utama harga. Investor yang meremehkan memecoin dan tetap berpegang pada teknologi sebagai prioritas, justru terjebak oleh kesombongan mereka sendiri.
Jika Anda bisa memahami dari mana asal prasangka di pasar dan bagaimana memperkuatnya, Anda akan mampu menemukan emas sejati di dalam peluang-peluang ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
6 Suka
Hadiah
6
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ChainSauceMaster
· 6jam yang lalu
索罗斯 datang ke dunia kripto sudah lama terjebak mati, industri ini tidak sedalam itu
Lihat AsliBalas0
CantAffordPancake
· 6jam yang lalu
Soros memang benar-benar tak terkalahkan di dunia kripto, para pengikut kepercayaan teknologi yang sombong akan selalu menjadi terakhir yang dipanen
Lihat AsliBalas0
FantasyGuardian
· 6jam yang lalu
索罗斯来币圈早就被memecoin爆头了,这哥们儿根本适应不了纯情绪驱动的市场
Balas0
WhaleWatcher
· 6jam yang lalu
Soros itu benar-benar hebat di dunia kripto, prasangka adalah hal mendasar yang menyentuh titik sakit.
Lihat AsliBalas0
LightningHarvester
· 6jam yang lalu
Soros benar-benar datang ke dunia kripto, harus belajar membaca grafik K, jika tidak akan mengalami kerugian besar
Belakangan ini, dunia kripto dipenuhi oleh beberapa memecoin, satu adalah permainan kata, dan yang lainnya sering disebut-sebut oleh banyak pemimpin opini. Saya Bear, hari ini ingin berbicara tentang logika investasi memecoin.
Sebenarnya, dunia kripto selalu terbagi menjadi dua kubu: satu sisi adalah memecoin, meskipun sebagian besar kembali ke nol, tetapi sesekali muncul beberapa kasus kekayaan mendadak; sisi lain adalah proyek VC yang didukung oleh para pengikut teknologi, sayangnya banyak yang mencapai puncak saat peluncuran dan kemudian terjebak dalam spiral kematian.
Beberapa hari yang lalu saat membaca buku, saya tiba-tiba memikirkan sebuah pertanyaan—bagaimana jika George Soros, sang raksasa keuangan, berada di dunia kripto? Apakah dia akan membeli memecoin?
Di pasar keuangan tradisional, aset seperti ini yang tidak didukung oleh dasar fundamental apa pun sangat dianggap sampah. Tapi di dunia kripto, justru sebaliknya. Mereka yang sangat emosional dan menjadi bahan diskusi terbuka, dari sudut pandang Soros, adalah mangsa yang paling sempurna.
**Pertanyaan kunci: Mengapa begitu banyak orang merugi?**
Jawabannya sangat sederhana—prasangka dan kesombongan.
Sebagai contoh terbaru, ledakan sebuah memecoin berasal dari dua faktor: tahun 2026 adalah Tahun Kuda, dan ditambah lagi, para pemimpin opini di media sosial turut memicu. Narasi sederhana ini sudah cukup untuk memicu reaksi berantai di pasar.
Soros memiliki teori terkenal yang disebut "Teori Refleksivitas": **Dalam pasar keuangan, prasangka adalah fundamental**. Semakin dalam prasangka, semakin kuat kekuatannya.
Fakta di dunia kripto adalah, kemampuan teknis tidak pernah menjadi faktor penentu utama. Emosi, narasi, konsensus—itulah mesin penggerak utama harga. Investor yang meremehkan memecoin dan tetap berpegang pada teknologi sebagai prioritas, justru terjebak oleh kesombongan mereka sendiri.
Jika Anda bisa memahami dari mana asal prasangka di pasar dan bagaimana memperkuatnya, Anda akan mampu menemukan emas sejati di dalam peluang-peluang ini.