Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa transaksi di blockchain begitu memakan waktu dan mahal? Jawabannya terletak pada konsepnya On-chain - elemen kunci dalam dunia cryptocurrency. Mari jelajahi apa itu on-chain dan mengapa itu penting.
Apa itu On-Chain?
On-chain mengacu pada semua operasi dan transaksi yang diproses langsung di blockchain – buku besar terdesentralisasi dan terdistribusi yang dikelola oleh ribuan node komputer di seluruh jaringan. Setiap tindakan direkam secara publik, permanen, dan transparan, dan tidak dapat diubah atau dihapus.
Tiga pilar dasar On-Chain
Perdagangan Langsung: Saat Anda mentransfer mata uang kripto dari satu dompet ke dompet lainnya, transaksi harus divalidasi oleh seluruh jaringan. Sistem ini menggunakan mekanisme seperti Proof of Work (PoW) atau Proof of Stake (PoS) untuk memastikan validitas. Setelah dikonfirmasi, transaksi menjadi tidak dapat diubah – tidak ada yang dapat mengutak-atik atau mengubahnya.
Kontrak Cerdas Otomatis: Ini adalah program pra-kode pada blockchain, yang secara otomatis dieksekusi tanpa perantara. Ketika kondisi terpenuhi, kontrak akan berjalan secara otomatis. Karena semuanya terjadi di blockchain, seluruh prosesnya transparan dan tidak dapat dirusak.
Tokenisasi aset: Real estat, seni digital, atau aset lainnya dapat diubah menjadi token di blockchain. Kepemilikan dan transfer token ini dicatat secara aman dan publik di sistem.
On-Chain vs Off-Chain: Pro & Kontra
Kecepatan Transaksi: Transaksi on-chain lebih lambat karena diperlukan autentikasi dari seluruh jaringan. Solusi off-chain berproses di luar blockchain utama, memungkinkan transaksi yang jauh lebih cepat.
Biaya Operasional: On-chain memerlukan pembayaran biaya jaringan untuk biaya komputasi validasi. Off-chain mengurangi biaya dengan mengurangi beban pada blockchain, menghasilkan biaya transaksi yang lebih murah.
Keselamatan dan Keamanan: Manfaat on-chain dari kekekalan blockchain yang melekat - data tidak dapat dimodifikasi. Off-chain dapat mengadopsi model keamanan yang berbeda, tergantung pada desain masing-masing solusi.
Mengapa penting untuk memahami On-Chain?
Mengetahui on-chain dengan baik membantu Anda memahami mengapa beberapa transaksi membutuhkan waktu, mengapa biaya berfluktuasi, dan mengapa blockchain sangat aman. Untuk bisnis, ini membantu memilih solusi yang tepat - menggunakan on-chain untuk memastikan keamanan, atau off-chain untuk meningkatkan kecepatan.
Kesimpulannya, on-chain adalah dasar transparansi dan keamanan dalam blockchain. Memahami apa itu on-chain akan membantu Anda membuat keputusan cerdas dalam ekosistem kripto.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa itu On-Chain? Memahami mekanisme kerja di blockchain
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa transaksi di blockchain begitu memakan waktu dan mahal? Jawabannya terletak pada konsepnya On-chain - elemen kunci dalam dunia cryptocurrency. Mari jelajahi apa itu on-chain dan mengapa itu penting.
Apa itu On-Chain?
On-chain mengacu pada semua operasi dan transaksi yang diproses langsung di blockchain – buku besar terdesentralisasi dan terdistribusi yang dikelola oleh ribuan node komputer di seluruh jaringan. Setiap tindakan direkam secara publik, permanen, dan transparan, dan tidak dapat diubah atau dihapus.
Tiga pilar dasar On-Chain
Perdagangan Langsung: Saat Anda mentransfer mata uang kripto dari satu dompet ke dompet lainnya, transaksi harus divalidasi oleh seluruh jaringan. Sistem ini menggunakan mekanisme seperti Proof of Work (PoW) atau Proof of Stake (PoS) untuk memastikan validitas. Setelah dikonfirmasi, transaksi menjadi tidak dapat diubah – tidak ada yang dapat mengutak-atik atau mengubahnya.
Kontrak Cerdas Otomatis: Ini adalah program pra-kode pada blockchain, yang secara otomatis dieksekusi tanpa perantara. Ketika kondisi terpenuhi, kontrak akan berjalan secara otomatis. Karena semuanya terjadi di blockchain, seluruh prosesnya transparan dan tidak dapat dirusak.
Tokenisasi aset: Real estat, seni digital, atau aset lainnya dapat diubah menjadi token di blockchain. Kepemilikan dan transfer token ini dicatat secara aman dan publik di sistem.
On-Chain vs Off-Chain: Pro & Kontra
Kecepatan Transaksi: Transaksi on-chain lebih lambat karena diperlukan autentikasi dari seluruh jaringan. Solusi off-chain berproses di luar blockchain utama, memungkinkan transaksi yang jauh lebih cepat.
Biaya Operasional: On-chain memerlukan pembayaran biaya jaringan untuk biaya komputasi validasi. Off-chain mengurangi biaya dengan mengurangi beban pada blockchain, menghasilkan biaya transaksi yang lebih murah.
Keselamatan dan Keamanan: Manfaat on-chain dari kekekalan blockchain yang melekat - data tidak dapat dimodifikasi. Off-chain dapat mengadopsi model keamanan yang berbeda, tergantung pada desain masing-masing solusi.
Mengapa penting untuk memahami On-Chain?
Mengetahui on-chain dengan baik membantu Anda memahami mengapa beberapa transaksi membutuhkan waktu, mengapa biaya berfluktuasi, dan mengapa blockchain sangat aman. Untuk bisnis, ini membantu memilih solusi yang tepat - menggunakan on-chain untuk memastikan keamanan, atau off-chain untuk meningkatkan kecepatan.
Kesimpulannya, on-chain adalah dasar transparansi dan keamanan dalam blockchain. Memahami apa itu on-chain akan membantu Anda membuat keputusan cerdas dalam ekosistem kripto.