Pasar cryptocurrency menghadapi angin topan selama sesi perdagangan saham AS terbaru, dengan Bitcoin kembali mendekati angka $92.000 saat mengembalikan sebagian momentum awalnya. Pergerakan harga terbaru mencerminkan kelemahan pasar yang lebih luas, dengan aset digital yang tidak mampu mempertahankan kenaikan semalam saat pasar saham tradisional mengalami pergerakan yang modest.
Dinamika Harga Multi-Aset
Selain penurunan Bitcoin, logam mulia menunjukkan kekuatan yang signifikan. Emas naik ke $4.500 per ons sementara perak menembus ambang $80 per ons, menandakan minat investor terhadap aset safe-haven. Sementara itu, tembaga melanjutkan tren bullishnya dengan mencapai rekor tertinggi baru. Divergensi antara kelemahan cryptocurrency dan kekuatan komoditas tradisional ini menegaskan interaksi kompleks dari kekuatan pasar yang sedang berlangsung.
Fokus Pasar pada Resistansi Kritis
Pedagang tetap sangat fokus pada level resistansi Bitcoin di $95.000, sebuah ambang penting yang kemungkinan akan menentukan bias arah jangka pendek. Pergerakan harga saat ini di dekat $92.000 menunjukkan konsolidasi, dengan cryptocurrency berosilasi antara zona support dan resistance. Penarikan kembali yang bertepatan dengan kelemahan perdagangan saham AS menunjukkan potensi korelasi antara ekuitas dan aset digital.
Dampak Sesi Perdagangan
Korelasi antara aktivitas pasar saham dan kinerja crypto menjadi jelas saat sesi perdagangan AS berlangsung. Penurunan yang sinkron menyoroti bagaimana sentimen makroekonomi terus mempengaruhi penilaian cryptocurrency bersama aset tradisional. Investor yang memantau kedua pasar sedang mengawasi potensi breakout atau breakdown di level-level penting ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Penarikan Bitcoin Menyebabkan Penurunan Sesi Perdagangan Saham AS, Level Kunci Dalam Pengawasan
Pasar cryptocurrency menghadapi angin topan selama sesi perdagangan saham AS terbaru, dengan Bitcoin kembali mendekati angka $92.000 saat mengembalikan sebagian momentum awalnya. Pergerakan harga terbaru mencerminkan kelemahan pasar yang lebih luas, dengan aset digital yang tidak mampu mempertahankan kenaikan semalam saat pasar saham tradisional mengalami pergerakan yang modest.
Dinamika Harga Multi-Aset
Selain penurunan Bitcoin, logam mulia menunjukkan kekuatan yang signifikan. Emas naik ke $4.500 per ons sementara perak menembus ambang $80 per ons, menandakan minat investor terhadap aset safe-haven. Sementara itu, tembaga melanjutkan tren bullishnya dengan mencapai rekor tertinggi baru. Divergensi antara kelemahan cryptocurrency dan kekuatan komoditas tradisional ini menegaskan interaksi kompleks dari kekuatan pasar yang sedang berlangsung.
Fokus Pasar pada Resistansi Kritis
Pedagang tetap sangat fokus pada level resistansi Bitcoin di $95.000, sebuah ambang penting yang kemungkinan akan menentukan bias arah jangka pendek. Pergerakan harga saat ini di dekat $92.000 menunjukkan konsolidasi, dengan cryptocurrency berosilasi antara zona support dan resistance. Penarikan kembali yang bertepatan dengan kelemahan perdagangan saham AS menunjukkan potensi korelasi antara ekuitas dan aset digital.
Dampak Sesi Perdagangan
Korelasi antara aktivitas pasar saham dan kinerja crypto menjadi jelas saat sesi perdagangan AS berlangsung. Penurunan yang sinkron menyoroti bagaimana sentimen makroekonomi terus mempengaruhi penilaian cryptocurrency bersama aset tradisional. Investor yang memantau kedua pasar sedang mengawasi potensi breakout atau breakdown di level-level penting ini.