Seorang pengguna media sosial menghadapi konsekuensi hukum serius setelah memposting komentar lucu secara online. Otoritas mengancam akan mengembalikan individu tersebut ke penahanan atas apa yang dimaksudkan sebagai lelucon yang dibagikan di platform sosial. Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana sistem peradilan menangani ucapan digital dan di mana batas antara lelucon dan pelanggaran sebenarnya terletak di era digital. Bagi komunitas crypto dan Web3, kasus ini mencerminkan perdebatan yang sedang berlangsung tentang resistensi terhadap sensor dan pentingnya melindungi kebebasan berekspresi dalam ekosistem terdesentralisasi. Ketika pemerintah dapat menghukum candaan online santai dengan hukuman penjara, hal ini menegaskan mengapa banyak yang percaya bahwa platform berbasis blockchain menawarkan alternatif yang lebih kokoh dibandingkan platform terpusat yang tunduk pada penegakan hukum yang sewenang-wenang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHunter
· 12jam yang lalu
ngl ini urusan benar-benar di luar nalar, bercanda saja bisa langsung ditangkap? platform terdesentralisasi memang begini
---
Tertawa terpingkal-pingkal, di zaman sekarang bahkan bercanda saja harus khawatir masuk penjara? web3 sudah saatnya dikenal luas
---
Ternyata sekarang kebebasan berpendapat menjadi barang mewah... tidak heran banyak orang beralih ke chain
---
Benar-benar, standar penegakan hukum di platform tradisional ini sangat membingungkan, tidak ada batasan yang jelas
---
Satu lagi kasus sensor, inilah alasan mengapa decentralized platform ada
---
Kekuasaan pemerintah begitu besar? Sekali bercanda langsung ditangkap, terlalu konyol
---
Melihat kasus ini saya semakin yakin akan pentingnya blockchain, tidak ada yang bisa sembarangan menyensor pendapatmu
---
Bercanda saja sudah ilegal? Kalau begitu apa yang saya katakan di grup sebelumnya... sudahlah jangan dipikirkan
---
Sistem anti-sensor web3 ini semakin terlihat sangat diperlukan, benar-benar
Lihat AsliBalas0
NFTArchaeologist
· 01-16 16:07
ngl Inilah mengapa kita membutuhkan web3, platform terpusat bisa saja menutupmu kembali hanya dengan satu lelucon... Sangat tidak masuk akal.
Lihat AsliBalas0
PrivateKeyParanoia
· 01-16 16:06
ngl inilah mengapa kita membutuhkan defi... lelucon pun bisa dipenjara?
Lihat AsliBalas0
MemeCoinSavant
· 01-16 16:05
ngl ini benar-benar alasan mengapa kita membutuhkan platform terdesentralisasi... analisis regresi tentang penyalahgunaan kekuasaan negara bagian vs kecepatan meme benar-benar mengkhawatirkan jujur saja
Lihat AsliBalas0
DegenTherapist
· 01-16 16:04
Nah ini benar-benar keterlaluan, sebuah lelucon bisa membuat orang ditutup? Platform terpusat benar-benar mengecewakan
Lihat AsliBalas0
ImpermanentPhilosopher
· 01-16 15:56
ngl inilah mengapa kita membutuhkan kebebasan berpendapat di blockchain... lelucon pun bisa ditangkap?
Lihat AsliBalas0
PanicSeller
· 01-16 15:42
ngl Inilah mengapa kita membutuhkan web3... platform terpusat seperti ini bisa sembarangan menutupmu, memblokirmu, bahkan menangkapmu
Lihat AsliBalas0
HodlOrRegret
· 01-16 15:40
ngl inilah sebabnya mengapa kita semua harus on-chain, platform terpusat hanyalah lelucon, sebuah lelucon bisa membuatmu dipenjara?
Seorang pengguna media sosial menghadapi konsekuensi hukum serius setelah memposting komentar lucu secara online. Otoritas mengancam akan mengembalikan individu tersebut ke penahanan atas apa yang dimaksudkan sebagai lelucon yang dibagikan di platform sosial. Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana sistem peradilan menangani ucapan digital dan di mana batas antara lelucon dan pelanggaran sebenarnya terletak di era digital. Bagi komunitas crypto dan Web3, kasus ini mencerminkan perdebatan yang sedang berlangsung tentang resistensi terhadap sensor dan pentingnya melindungi kebebasan berekspresi dalam ekosistem terdesentralisasi. Ketika pemerintah dapat menghukum candaan online santai dengan hukuman penjara, hal ini menegaskan mengapa banyak yang percaya bahwa platform berbasis blockchain menawarkan alternatif yang lebih kokoh dibandingkan platform terpusat yang tunduk pada penegakan hukum yang sewenang-wenang.