"Siapa saja bisa melakukannya di usia 17." Itu klaimnya, tetapi mari kita jujur tentang ini. Berapa banyak remaja yang benar-benar memiliki keahlian biologi molekuler? Kompleksitas di sini jauh melampaui pemahaman permukaan. Mengoperasikan pertanian yang dikendalikan AI membutuhkan pengetahuan teknis yang serius—dari dasar-dasar ilmu molekuler hingga arsitektur perangkat keras dan integrasi sistem. Anda perlu memahami biologi, merancang infrastruktur, dan memastikan AI beroperasi secara otomatis tanpa pengawasan. Ini bukan proyek akhir pekan untuk kebanyakan orang, apalagi untuk seseorang di sekolah menengah. Hambatan untuk masuk sebenarnya cukup tinggi, meskipun konsepnya terdengar sederhana.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ImpermanentTherapist
· 5jam yang lalu
Ya ampun, ini lagi-lagi dengan kata-kata pemasaran seperti "bisa dilakukan sejak usia 17 tahun", bangunlah semua... Kombinasi biologi molekuler dan AI farm, ini butuh berapa banyak tumpukan teknologi, ya? Apakah benar-benar menganggap siswa SMA sebagai jenius?
Lihat AsliBalas0
WhaleWatcher
· 5jam yang lalu
nah fr Tingkat kesulitan ini tidak semudah yang dikatakan orang, biologi molekuler + arsitektur perangkat keras + integrasi sistem AI... bagaimana mungkin seorang siswa SMA sembarangan bisa menyelesaikannya
Lihat AsliBalas0
shadowy_supercoder
· 5jam yang lalu
Para penguasa pasar, bangunlah, 17 tahun mengerjakan pertanian AI biologi molekuler? Bangunlah, sobat
Lihat AsliBalas0
ApeDegen
· 5jam yang lalu
nah 17 tahun yang mengerti biologi molekuler bisa berapa orang, ini kan cuma omong kosong
"Siapa saja bisa melakukannya di usia 17." Itu klaimnya, tetapi mari kita jujur tentang ini. Berapa banyak remaja yang benar-benar memiliki keahlian biologi molekuler? Kompleksitas di sini jauh melampaui pemahaman permukaan. Mengoperasikan pertanian yang dikendalikan AI membutuhkan pengetahuan teknis yang serius—dari dasar-dasar ilmu molekuler hingga arsitektur perangkat keras dan integrasi sistem. Anda perlu memahami biologi, merancang infrastruktur, dan memastikan AI beroperasi secara otomatis tanpa pengawasan. Ini bukan proyek akhir pekan untuk kebanyakan orang, apalagi untuk seseorang di sekolah menengah. Hambatan untuk masuk sebenarnya cukup tinggi, meskipun konsepnya terdengar sederhana.