Jika sebuah pemerintah utama bergerak untuk membatasi akses ke platform media sosial, apa yang akan terjadi selanjutnya? Pertanyaan ini bukan lagi tentang satu perusahaan atau satu negara saja.
Ketika tekanan regulasi meningkat, ketegangan antara kekuasaan negara dan kebebasan individu menjadi nyata. Kita telah melihatnya terjadi di berbagai wilayah—beberapa negara mengambil sikap keras, yang lain melangkah lebih jauh. Pola ini menimbulkan pertanyaan yang lebih besar: seberapa jauh pemerintah bersedia melangkah dalam mengendalikan aliran informasi dan diskursus publik?
Bagi komunitas crypto dan Web3, ini terasa berbeda. Desentralisasi sebagian ada sebagai respons terhadap kendali terpusat. Ketika platform tradisional menghadapi pembatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya, ini mengungkapkan mengapa banyak orang percaya dalam membangun alternatif yang tidak tunduk pada keinginan satu otoritas.
Perdebatan sebenarnya bukan tentang apakah pemerintah memiliki hak untuk mengatur—melainkan tentang di mana Anda menarik garis antara pengawasan yang sah dan penyalahgunaan kekuasaan. Dan apakah alat yang ada cukup untuk menantangnya ketika garis tersebut dilanggar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FOMOSapien
· 1jam yang lalu
Bro, inilah alasan keberadaan web3, platform terpusat akan akhirnya dirusak.
Lihat AsliBalas0
OnchainHolmes
· 2jam yang lalu
Itulah sebabnya mengapa kita membutuhkan web3, platform terpusat akan segera disalahgunakan.
Lihat AsliBalas0
MetaEggplant
· 2jam yang lalu
Pelar pemerintah secara langsung melarang platform ini, sejujurnya adalah manifestasi puncak dari kekuasaan terpusat, bukankah ini adalah alasan keberadaan web3?
Lihat AsliBalas0
LightningAllInHero
· 2jam yang lalu
Ini benar-benar membuat pemerintah panik, hal-hal yang tidak bisa diatur dengan satu langkah saja masih ingin diatur...
---
Kembali lagi dengan pola ini? Platform terpusat akhirnya pasti akan mati, aku sudah melihatnya dari jauh
---
Eh tidak, yang penting adalah ada sesuatu yang benar-benar bisa menggantikan, cuma bicara tentang desentralisasi saja tidak cukup
---
Dimana garisnya? Pada akhirnya, siapa yang punya kekuatan lebih besar yang akan memutuskan
---
Aku cuma ingin tahu apa yang sebenarnya akan terjadi setelah mereka melarang, pasti ada orang yang tetap bisa mengakses secara aman
---
Pas banget untuk melihat siapa yang benar-benar percaya pada web3 dan siapa hanya omong kosong
---
Jangan bicara soal regulasi yang sah, itu sama saja ingin menguasai opini publik
---
Menarik, pemerintah di berbagai negara ini saling bersaing siapa yang lebih keras hati?
Lihat AsliBalas0
FlatlineTrader
· 2jam yang lalu
ngl Inilah sebabnya mengapa Web3 ada, platform terpusat satu kali pengaturan dan selesai, desentralisasi adalah masa depan
Lihat AsliBalas0
WagmiAnon
· 2jam yang lalu
Ngomong-ngomong, begitu pemerintah mengeluarkan langkah ini, kita tahu mereka panik. Semakin banyak regulasi justru semakin membuktikan bahwa jalan menuju desentralisasi adalah pilihan yang benar.
Lihat AsliBalas0
ProxyCollector
· 2jam yang lalu
ngl Inilah sebabnya mengapa kita membutuhkan web3... platform terpusat akan akhirnya runtuh
Jika sebuah pemerintah utama bergerak untuk membatasi akses ke platform media sosial, apa yang akan terjadi selanjutnya? Pertanyaan ini bukan lagi tentang satu perusahaan atau satu negara saja.
Ketika tekanan regulasi meningkat, ketegangan antara kekuasaan negara dan kebebasan individu menjadi nyata. Kita telah melihatnya terjadi di berbagai wilayah—beberapa negara mengambil sikap keras, yang lain melangkah lebih jauh. Pola ini menimbulkan pertanyaan yang lebih besar: seberapa jauh pemerintah bersedia melangkah dalam mengendalikan aliran informasi dan diskursus publik?
Bagi komunitas crypto dan Web3, ini terasa berbeda. Desentralisasi sebagian ada sebagai respons terhadap kendali terpusat. Ketika platform tradisional menghadapi pembatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya, ini mengungkapkan mengapa banyak orang percaya dalam membangun alternatif yang tidak tunduk pada keinginan satu otoritas.
Perdebatan sebenarnya bukan tentang apakah pemerintah memiliki hak untuk mengatur—melainkan tentang di mana Anda menarik garis antara pengawasan yang sah dan penyalahgunaan kekuasaan. Dan apakah alat yang ada cukup untuk menantangnya ketika garis tersebut dilanggar.