Ekosistem konten perlu kembali ke niat awal, bukan dikendalikan oleh data.
Ada sebuah pepatah yang sangat tepat—"Menciptakan hanya demi data tidak berkelanjutan, data yang baik seharusnya menjadi imbalan alami dari konten berkualitas, bukan tujuan yang dipaksakan."
Platform konten terkemuka tertentu memang berpegang teguh pada hal ini. Editor yang bekerja keras hingga larut malam untuk menyempurnakan setiap kata, di era di mana konten yang dihasilkan AI memenuhi pasar, masih ada orang yang bersungguh-sungguh memeriksa setiap kata. Apakah perjuangan ini masih bermakna? Jawabannya sangat sederhana—ketika kebanyakan orang mencari jalan pintas, ketekunan justru menjadi barang langka. Pembaca bisa merasakan perbedaannya, komunitas juga bisa merasakannya. Konten yang terpendam dan terakumulasi itu akhirnya akan berbicara.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
mev_me_maybe
· 5jam yang lalu
啧,又是那套"认真是稀缺品"的论调...但说实话,现在还能坚持手工打磨的平台确实凤毛麟角了
Balas0
NonFungibleDegen
· 5jam yang lalu
ngl ini memberi vibe "kualitas di atas kuantitas" tapi kayak... apakah ada yang benar-benar punya rentang perhatian untuk itu lagi? ser kita semua cuma ikut-ikutan ke apa yang punya metrik keterlibatan terbaik jujur. mungkin nggak ada apa-apa tho
Lihat AsliBalas0
MEVHunterX
· 5jam yang lalu
Sungguh, sekarang yang memenuhi layar semuanya adalah sampah yang dihasilkan AI, malah membuat orang yang dengan sungguh-sungguh membuat konten menjadi lebih menonjol
Lihat AsliBalas0
ZKSherlock
· 5jam yang lalu
Sebenarnya... kerangka "data sebagai hasil sampingan alami" ini? ini agak menutupi masalah asumsi kepercayaan yang sebenarnya. seperti, siapa yang mendefinisikan apa itu "kualitas" bahkan? algoritma atau pembaca?
Lihat AsliBalas0
AirdropHunter007
· 5jam yang lalu
Eh, benar juga, sekarang semuanya tentang data semata, malah membuat isi kontennya hilang. Agak lelah.
Ekosistem konten perlu kembali ke niat awal, bukan dikendalikan oleh data.
Ada sebuah pepatah yang sangat tepat—"Menciptakan hanya demi data tidak berkelanjutan, data yang baik seharusnya menjadi imbalan alami dari konten berkualitas, bukan tujuan yang dipaksakan."
Platform konten terkemuka tertentu memang berpegang teguh pada hal ini. Editor yang bekerja keras hingga larut malam untuk menyempurnakan setiap kata, di era di mana konten yang dihasilkan AI memenuhi pasar, masih ada orang yang bersungguh-sungguh memeriksa setiap kata. Apakah perjuangan ini masih bermakna? Jawabannya sangat sederhana—ketika kebanyakan orang mencari jalan pintas, ketekunan justru menjadi barang langka. Pembaca bisa merasakan perbedaannya, komunitas juga bisa merasakannya. Konten yang terpendam dan terakumulasi itu akhirnya akan berbicara.