Keunggulan kompetitif sejati? Ambil pengetahuan mutakhir dari pasar maju dan terapkan di ekonomi berkembang. Di situlah celahnya.
Pikirkan—sebagian besar wilayah yang kurang berkembang kekurangan infrastruktur bisnis yang canggih, namun mereka memiliki potensi besar yang belum tergali. Anda membawa keahlian operasional, wawasan pasar, dan praktik terbaik global. Pasar lokal membawa permintaan mentah dan kecepatan pertumbuhan yang tidak bisa lagi disaingi oleh pasar matang.
Asimetri ini luar biasa. Anda tidak bersaing hanya berdasarkan harga atau terjebak dalam pasar komoditas yang kejam. Sebaliknya, Anda memperkenalkan efisiensi, integrasi teknologi, dan model bisnis yang belum ada di sana.
Kesempatan penempatan modal? Hampir tak terbatas. Saluran distribusi yang belum dioptimalkan. Basis konsumen yang lapar akan solusi. Dan seringkali, lingkungan regulasi yang fleksibel daripada mengekang.
Ini bukan tentang amal atau "membantu pasar berkembang." Ini murni ekonomi. Imbal hasil modal, kecepatan penangkapan pasar, ruang untuk berkembang—semuanya bersifat asimetris dibandingkan pasar dunia pertama yang terlalu jenuh.
Keunggulan sejati bukan hanya modal atau keberuntungan. Ini adalah arbitrase pengetahuan. Dan itu adalah buku panduan yang berlipat ganda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ThesisInvestor
· 01-18 07:52
ngl ini adalah apa yang selalu saya katakan, arbitrase pengetahuan adalah jalan utama. Barang-barang dari negara maju digunakan di tempat lain, langsung mengalahkan pesaing... pasar sudah jenuh, seharusnya sudah melihat ke luar sejak lama
Lihat AsliBalas0
VibesOverCharts
· 01-18 07:49
Logika arbitrase pengetahuan ini memang hebat, tapi kunci utamanya tetap pada kemampuan eksekusi. Hanya tahu di mana gap-nya saja tidak cukup, harus benar-benar bisa diimplementasikan.
Lihat AsliBalas0
LiquidatedNotStirred
· 01-18 07:48
Arbitrase pengetahuan, saya sudah lama melihat melalui logika ini, kunci utamanya adalah kemampuan eksekusi dan operasional lokal... Kebanyakan orang hanya berpikir untuk memanen keuntungan cepat, tetapi sebenarnya tidak memahami pasar lokal dengan baik
Lihat AsliBalas0
GovernancePretender
· 01-18 07:46
Saya setuju dengan konsep arbitrase pengetahuan ini, tetapi dalam praktiknya tidak semudah itu, kedalaman airnya sangat dalam
Keunggulan kompetitif sejati? Ambil pengetahuan mutakhir dari pasar maju dan terapkan di ekonomi berkembang. Di situlah celahnya.
Pikirkan—sebagian besar wilayah yang kurang berkembang kekurangan infrastruktur bisnis yang canggih, namun mereka memiliki potensi besar yang belum tergali. Anda membawa keahlian operasional, wawasan pasar, dan praktik terbaik global. Pasar lokal membawa permintaan mentah dan kecepatan pertumbuhan yang tidak bisa lagi disaingi oleh pasar matang.
Asimetri ini luar biasa. Anda tidak bersaing hanya berdasarkan harga atau terjebak dalam pasar komoditas yang kejam. Sebaliknya, Anda memperkenalkan efisiensi, integrasi teknologi, dan model bisnis yang belum ada di sana.
Kesempatan penempatan modal? Hampir tak terbatas. Saluran distribusi yang belum dioptimalkan. Basis konsumen yang lapar akan solusi. Dan seringkali, lingkungan regulasi yang fleksibel daripada mengekang.
Ini bukan tentang amal atau "membantu pasar berkembang." Ini murni ekonomi. Imbal hasil modal, kecepatan penangkapan pasar, ruang untuk berkembang—semuanya bersifat asimetris dibandingkan pasar dunia pertama yang terlalu jenuh.
Keunggulan sejati bukan hanya modal atau keberuntungan. Ini adalah arbitrase pengetahuan. Dan itu adalah buku panduan yang berlipat ganda.