最近 ada pengamatan menarik yang beredar di komunitas——tentang apakah stablecoin benar-benar baik digunakan atau tidak.
Terlihat sangat sederhana, kan? USDT, USDC sudah tersebar di mana-mana. Tapi saat digunakan dalam perdagangan frekuensi tinggi dan skenario transfer, masalah seperti slippage, kedalaman likuiditas yang kurang, dan keterlambatan transaksi tetap muncul. Pada dasarnya, ini bukan soal bisa atau tidaknya menerbitkan stablecoin, melainkan bagaimana membuatnya benar-benar mudah digunakan.
Ada sebuah proyek yang sedang memikirkan hal ini—dengan mengintegrasikan pinjaman, pertukaran, dan pendapatan ke dalam satu kerangka likuiditas untuk meningkatkan efisiensi dana. Ide ini bukan sekadar konsep, tetapi benar-benar menyelesaikan masalah kedalaman transaksi dan efisiensi penyelesaian. Saat ini, proyek ini sudah memberikan lebih dari 60% volume transaksi DEX di salah satu blockchain utama, angka ini sendiri sudah menunjukkan masalahnya.
Yang menarik, pengembang sekarang tidak perlu memulai dari nol untuk mengumpulkan likuiditas, mereka bisa langsung menerapkan fungsi pembayaran dan penyelesaian. Ini mengubah cara integrasi yang dulu lambat dan rumit.
Jika dilihat dari luar, di Afrika dan Asia Tenggara, stablecoin sudah lama bukan lagi instrumen investasi—melainkan alat untuk transfer harian, penerimaan pembayaran, dan pembayaran kecil. Dari sudut pandang ini, peningkatan infrastruktur semacam ini menjadi semakin jelas artinya.
DeFi perlahan beralih dari sekadar bercerita ke benar-benar menyelesaikan masalah. Menjalankan semuanya dengan lancar dan memberikan pengalaman pengguna yang mulus, ini jauh lebih meyakinkan daripada sekadar promosi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ImaginaryWhale
· 15jam yang lalu
Slippage dan delay, masalah lama ini belum pernah diselesaikan. Sejujurnya, ini masih terkait dengan kerangka likuiditas. Saya percaya dengan pendekatan yang menggabungkan pinjaman dan pertukaran ini.
Lihat AsliBalas0
MetaverseVagrant
· 15jam yang lalu
Tidak banyak proyek yang benar-benar tidak bermain konsep, ini adalah arah yang harus dilihat
---
Enam puluh persen volume perdagangan DEX angka ini cukup mengesankan, perlu dipahami lebih dalam bagaimana ini bisa tercapai
---
Benar sekali, stablecoin di Asia dan Afrika adalah uang, bukan instrumen investasi, infrastruktur yang baik sangat penting
---
Slippage dan delay memang menyebalkan, tidak banyak proyek yang benar-benar mampu mengintegrasikan kerangka likuiditas
---
Langkah langsung pengembangan ini terdengar sangat penting, ternyata integrasinya begitu rumit ya
---
Dari bercerita hingga menyelesaikan masalah, defi akhirnya menuju inti permasalahan, sebelumnya terlalu banyak angin
---
Efisiensi adalah kunci utama, pengalaman pengguna yang baik tentu akan memiliki pasar
Lihat AsliBalas0
alpha_leaker
· 15jam yang lalu
Slipage memang benar-benar menyebalkan, sebelumnya saya pikir stablecoin memang harus stable, sekarang baru mengerti bahwa likuiditas adalah kunci utama
Lihat AsliBalas0
LiquidityWitch
· 15jam yang lalu
Tidak, ini baru yang saya ingin lihat—bukan lagi tentang koin palsu yang hanya bersenang-senang sendiri, tetapi benar-benar menyelesaikan masalah yang mengganggu seperti slippage. Enam puluh persen volume perdagangan menunjukkan apa? Menunjukkan bahwa pengguna telah memberikan suara dengan kaki mereka.
最近 ada pengamatan menarik yang beredar di komunitas——tentang apakah stablecoin benar-benar baik digunakan atau tidak.
Terlihat sangat sederhana, kan? USDT, USDC sudah tersebar di mana-mana. Tapi saat digunakan dalam perdagangan frekuensi tinggi dan skenario transfer, masalah seperti slippage, kedalaman likuiditas yang kurang, dan keterlambatan transaksi tetap muncul. Pada dasarnya, ini bukan soal bisa atau tidaknya menerbitkan stablecoin, melainkan bagaimana membuatnya benar-benar mudah digunakan.
Ada sebuah proyek yang sedang memikirkan hal ini—dengan mengintegrasikan pinjaman, pertukaran, dan pendapatan ke dalam satu kerangka likuiditas untuk meningkatkan efisiensi dana. Ide ini bukan sekadar konsep, tetapi benar-benar menyelesaikan masalah kedalaman transaksi dan efisiensi penyelesaian. Saat ini, proyek ini sudah memberikan lebih dari 60% volume transaksi DEX di salah satu blockchain utama, angka ini sendiri sudah menunjukkan masalahnya.
Yang menarik, pengembang sekarang tidak perlu memulai dari nol untuk mengumpulkan likuiditas, mereka bisa langsung menerapkan fungsi pembayaran dan penyelesaian. Ini mengubah cara integrasi yang dulu lambat dan rumit.
Jika dilihat dari luar, di Afrika dan Asia Tenggara, stablecoin sudah lama bukan lagi instrumen investasi—melainkan alat untuk transfer harian, penerimaan pembayaran, dan pembayaran kecil. Dari sudut pandang ini, peningkatan infrastruktur semacam ini menjadi semakin jelas artinya.
DeFi perlahan beralih dari sekadar bercerita ke benar-benar menyelesaikan masalah. Menjalankan semuanya dengan lancar dan memberikan pengalaman pengguna yang mulus, ini jauh lebih meyakinkan daripada sekadar promosi.