Sesi perdagangan Asia-Pasifik bersiap untuk pembukaan yang lebih lembut karena pelaku pasar menyeimbangkan kekhawatiran yang bersaing. Perkembangan geopolitik seputar Greenland telah menambah lapisan ketidakpastian lain terhadap sentimen risiko, sementara trader tetap waspada menunggu rilis data ekonomi penting dari China. Interaksi antara faktor-faktor ini membentuk posisi di seluruh pasar regional, dengan investor menimbang risiko eksternal yang hawkish terhadap data makro yang dapat menandakan pergeseran dalam likuiditas dan ekspektasi pertumbuhan. Volatilitas makro semacam ini biasanya merambat melalui pasar kripto saat trader menilai kembali korelasi aset yang lebih luas dan perdagangan safe-haven.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Akan kembali dihantam oleh data makro, urusan Greenland ini benar-benar menambah kekacauan di dunia kripto
Lihat AsliBalas0
pumpamentalist
· 10jam yang lalu
Kembali lagi, pola lama geopolitik + ekspektasi data... Kali ini giliran Greenland? Rasanya setiap minggu ada "angsa hitam" baru yang akan mengguncang pasar
Data China lah yang utama, yang lain hanyalah gangguan
Gelombang ini benar-benar tergantung pada bagaimana Asia-Pasifik bergerak, dana di chain semua menunggu sinyal
Lihat AsliBalas0
GateUser-cff9c776
· 10jam yang lalu
Masalah Greenland membuat pasar menjadi cemas, tetapi sejujurnya, kurva penawaran dan permintaan tidak akan pernah berubah karena geopolitik, justru ketidakpastian ini yang membuat relevansi aset menjadi menarik
Data China keluar, kemungkinan besar akan memicu pasar bullish Schrödinger lagi, apakah likuiditas cukup atau pertumbuhan mengkhawatirkan, ketidakpastian ini lebih luar biasa daripada kelangkaan seri NFT mana pun
Guncangan volatilitas makro terhadap pasar kripto, aku cuma mau tertawa, ini benar-benar menggambarkan mengapa harus all in pada aset risiko—dalam transaksi flight-to-safety, justru hal-hal yang tampaknya gila yang bisa bertahan
Lihat AsliBalas0
SelfCustodyIssues
· 10jam yang lalu
Risiko Pulau Hijau kembali mengacau, data China belum keluar, kawasan Asia-Pasifik sudah mulai melemah terlebih dahulu
Sesi perdagangan Asia-Pasifik bersiap untuk pembukaan yang lebih lembut karena pelaku pasar menyeimbangkan kekhawatiran yang bersaing. Perkembangan geopolitik seputar Greenland telah menambah lapisan ketidakpastian lain terhadap sentimen risiko, sementara trader tetap waspada menunggu rilis data ekonomi penting dari China. Interaksi antara faktor-faktor ini membentuk posisi di seluruh pasar regional, dengan investor menimbang risiko eksternal yang hawkish terhadap data makro yang dapat menandakan pergeseran dalam likuiditas dan ekspektasi pertumbuhan. Volatilitas makro semacam ini biasanya merambat melalui pasar kripto saat trader menilai kembali korelasi aset yang lebih luas dan perdagangan safe-haven.